Kerinci, iNBrita.com – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., melepas 78 anggota kafilah Kabupaten Kerinci yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 di Kota Jambi, Kamis (29/10/2026).
Dalam ajang keagamaan tersebut, Kabupaten Kerinci mengandalkan potensi putra-putri asli daerah untuk bersaing di sembilan cabang perlombaan. Pemerintah daerah juga berharap keikutsertaan ini memperkuat pembinaan generasi Qur’ani sekaligus mengharumkan nama Kerinci di tingkat provinsi.
Sejumlah Pejabat Hadiri Pelepasan Kafilah
Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., yang menjabat Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kerinci, menghadiri kegiatan tersebut bersama Sekretaris Daerah Zainal Efendi, SP., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci Pahrizal, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat.
Kabag Kesra, Herlius, mengawali acara dengan menyampaikan laporan mengenai kesiapan kontingen, komposisi anggota, cabang yang diikuti, dan jadwal keberangkatan menuju Kota Jambi.
Monadi Apresiasi Persiapan Kontingen
Dalam sambutannya, Bupati Monadi mengapresiasi kerja keras peserta, pembina, pelatih, official, dan seluruh pihak yang mendukung persiapan kafilah.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kerinci, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta kafilah, para pembina, pelatih, official, serta semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan diri untuk mengikuti MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi,” ujar Monadi.
Ia menilai dedikasi seluruh unsur tersebut menjadi bekal penting bagi kontingen untuk menghadapi persaingan sekaligus menunjukkan hasil pembinaan keagamaan di Kabupaten Kerinci.
Peserta Diminta Tampil Percaya Diri
Monadi berpesan agar setiap peserta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mengerahkan kemampuan terbaik, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga meminta mereka menjaga kekompakan serta membangun rasa percaya diri ketika berhadapan dengan perwakilan daerah lain.
Menurutnya, para peserta membawa harapan masyarakat sehingga perlu menunjukkan sikap disiplin, pantang menyerah, dan saling mendukung selama kompetisi berlangsung.
Bupati Tekankan Makna MTQH bagi Generasi Muda
Monadi mengingatkan bahwa MTQH tidak hanya berorientasi pada kemenangan atau perolehan piala. Ajang ini juga menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman agama dan menumbuhkan kebiasaan mengamalkan ajaran Al-Qur’an serta hadis.
Pesan tersebut menegaskan bahwa kualitas peserta tidak hanya tercermin melalui kemampuan membaca, menghafal, atau memahami ayat-ayat suci, tetapi juga melalui perilaku sehari-hari.
Kerinci Prioritaskan Putra-Putri Asli Daerah
Kabupaten Kerinci mengusung semangat mengutamakan dan memberdayakan talenta lokal dalam keikutsertaan pada MTQH tahun ini.
Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah ingin memberikan kesempatan kepada putra-putri asli Kerinci untuk tampil sebagai representasi daerah sekaligus membuktikan kemampuan mereka dalam kompetisi tingkat provinsi.
Komitmen ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan potensi lokal agar generasi muda memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi dalam bidang keagamaan.
Jaga Kesehatan, Disiplin, dan Akhlak Selama Kompetisi
Selain mempersiapkan kemampuan teknis, Monadi mengingatkan peserta agar menjaga kesehatan, kesiapan mental, dan konsentrasi selama mengikuti perlombaan di Kota Jambi.
Ia juga meminta seluruh anggota kafilah menjaga nama baik daerah melalui sikap santun, rendah hati, dan akhlakul karimah. Dengan demikian, kontingen Kerinci dapat menunjukkan kualitas diri, baik sebagai peserta kompetisi maupun sebagai representasi masyarakat daerah.
78 Anggota Ikuti Sembilan Cabang Perlombaan
Kafilah Kabupaten Kerinci berjumlah 78 orang, terdiri atas 38 peserta, 10 pelatih, dan 30 official. Kontingen tersebut akan mengikuti sembilan dari total 12 cabang yang diperlombakan, meskipun tidak semua golongan dalam setiap cabang diikuti.
Adapun cabang perlombaan yang diikuti meliputi:
- Tilawah Anak-anak dan Tartil Al-Qur’an.
- Tilawah Remaja dan Dewasa.
- Qira’at Mujawwad.
- Tahfiz 1–5 Juz.
- Tahfiz 10, 20, dan 30 Juz Putra.
- Fahmil Qur’an Putra.
- Syarhil Qur’an Putra dan Putri.
- Khat Al-Qur’an kategori Kontemporer dan Dekorasi Putri.
- Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dan Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH) Putra dan Putri.
Keikutsertaan dalam cabang-cabang tersebut memberi kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan di bidang tilawah, hafalan, pemahaman Al-Qur’an, seni kaligrafi, serta penulisan karya ilmiah Al-Qur’an dan hadis.
Pemkab Kerinci Harapkan Hasil Membanggakan
Pemerintah Kabupaten Kerinci menaruh harapan agar kontingen mampu meraih prestasi terbaik sekaligus menjaga kehormatan daerah selama MTQH ke-55 berlangsung.
Lebih dari itu, pemerintah daerah ingin menjadikan partisipasi ini sebagai momentum untuk memperkuat syiar Islam, mengembangkan talenta lokal, dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an serta hadis.
(eny)









