Harga Minyak Dunia Melonjak, Ketegangan Iran Picu Kekhawatiran

Harga Brent dan WTI menguat di tengah meningkatnya ketegangan Iran serta ancaman gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 November 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenaikan harga minyak dunia dipicu kekhawatiran konflik Iran dan gangguan pasokan di Selat Hormuz.(AP Photo/Leo Correa)

Kenaikan harga minyak dunia dipicu kekhawatiran konflik Iran dan gangguan pasokan di Selat Hormuz.(AP Photo/Leo Correa)

Jakarta, iNBrita.com – Harga minyak dunia melonjak lebih dari 2 persen pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kenaikan tersebut membawa harga minyak ke level tertinggi sejak akhir April 2026. Pelaku pasar mulai mengantisipasi kemungkinan meningkatnya ketegangan perang yang melibatkan Iran setelah pemilihan paruh waktu Amerika Serikat (AS). Serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz juga memperbesar kekhawatiran pasar terhadap pasokan minyak dunia.

Mengutip CNBC, Sabtu, 31 Oktober 2026, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember menguat US$ 2,76 atau 2,4 persen. Brent pun ditutup pada level US$ 117,64 per barel setelah sempat menyentuh US$ 118 per barel.

Sementara itu, kontrak minyak Brent untuk pengiriman Januari yang lebih aktif diperdagangkan naik US$ 2,63 menjadi US$ 113,43 per barel.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) juga mencatat kenaikan. WTI menguat US$ 2,12 atau 2,08 persen menjadi US$ 104,12 per barel.

Sepanjang Oktober 2026, harga Brent mencatat kenaikan sebesar 13,6 persen. Pada periode yang sama, harga WTI melonjak 15,2 persen.

Wakil Presiden Senior Bidang Perdagangan BOK Financial, Dennis Kissler, mengatakan pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah.

“Para pedagang akan tetap fokus pada arus minyak dari Timur Tengah serta kemungkinan eskalasi oleh pasukan AS dan sekutunya,” ujar Dennis Kissler.

Serangan Kapal Tanker di Selat Hormuz Picu Kekhawatiran

Pada Jumat, sebuah kapal tanker terkena perangkat peledak yang dipasang dari perahu kecil di Selat Hormuz. UKMTO, layanan keamanan maritim Inggris, melaporkan insiden tersebut.

Hingga saat ini, pihak berwenang belum memastikan siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Insiden ini kembali meningkatkan perhatian pasar terhadap keamanan Selat Hormuz. Jalur laut tersebut memiliki peran penting dalam distribusi minyak mentah dan bahan bakar dari kawasan Teluk ke berbagai negara.

Gangguan terhadap aktivitas pelayaran di kawasan tersebut berpotensi menghambat distribusi energi dunia. Kondisi ini juga dapat mendorong harga minyak semakin tinggi apabila ketegangan terus meningkat.

3 Artikel Terpopuler Kanal Bisnis Liputan6.com

Berita mengenai lonjakan harga minyak dunia menjadi salah satu artikel yang menarik perhatian pembaca Kanal Bisnis Liputan6.com pada akhir pekan.

Selain berita tersebut, pembaca juga mengikuti perkembangan kekayaan pengusaha dunia serta pergerakan harga emas di Pegadaian.

Berikut tiga artikel terpopuler Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Minggu, 1 November 2026.

1. Harga Minyak Melonjak 2% Imbas Kekhawatiran Ketegangan di Iran

Harga minyak dunia menguat lebih dari 2 persen pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kenaikan ini membawa harga minyak ke level tertinggi sejak akhir April 2026.

Pelaku pasar mengantisipasi kemungkinan meningkatnya ketegangan perang yang melibatkan Iran setelah pemilihan paruh waktu Amerika Serikat. Selain itu, serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz turut meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan minyak.

Mengutip CNBC, Sabtu, 31 Oktober 2026, harga minyak Brent untuk pengiriman Desember naik US$ 2,76 atau 2,4 persen menjadi US$ 117,64 per barel. Harga tersebut sempat menyentuh level US$ 118 per barel.

Kontrak Brent untuk pengiriman Januari juga menguat US$ 2,63 menjadi US$ 113,43 per barel.

Di sisi lain, harga minyak WTI naik US$ 2,12 atau 2,08 persen menjadi US$ 104,12 per barel.

Secara bulanan, harga Brent meningkat 13,6 persen. Sementara itu, WTI mencatat kenaikan lebih besar, yakni 15,2 persen.

Dennis Kissler, Wakil Presiden Senior Bidang Perdagangan BOK Financial, mengatakan pelaku pasar masih memantau arus minyak dari Timur Tengah dan potensi peningkatan konflik.

“Para pedagang akan tetap fokus pada arus minyak dari Timur Tengah serta kemungkinan eskalasi oleh pasukan AS dan sekutunya,” kata Kissler.

2. Nekat Gadaikan Rumah di Usia 40, Anak Tukang Kayu Kini Berharta Rp 706 Triliun

Seorang anak dari keluarga sederhana berhasil membangun kerajaan bisnis bernilai ratusan triliun rupiah. Sosok tersebut adalah Sir Jim Ratcliffe, pengusaha asal Inggris yang kini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di negaranya.

Saat masih kecil, Ratcliffe sering menghabiskan waktu dengan memandangi cerobong asap pabrik dari jendela kamar masa kecilnya di Greater Manchester. Pemandangan kawasan industri tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan hidupnya dalam membangun bisnis.

Mengutip Headspace Group, Sabtu, 31 Oktober 2026, Ratcliffe tumbuh dalam keluarga kelas pekerja. Ayahnya bekerja sebagai tukang kayu sebelum mengelola pabrik furnitur laboratorium. Sementara itu, ibunya bekerja sebagai pegawai kantor akuntansi.

Kondisi keluarga yang sederhana tidak menghalangi Ratcliffe untuk mengejar pendidikan tinggi. Ia menempuh pendidikan teknik kimia di University of Birmingham.

Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, Ratcliffe melanjutkan studinya dan meraih gelar MBA dari London Business School.

Perjalanan hidup Ratcliffe menunjukkan bagaimana pendidikan, keberanian mengambil risiko, dan kemampuan melihat peluang dapat membuka jalan menuju kesuksesan bisnis.

3. Harga Emas Pegadaian 31 Oktober 2026: Galeri24, Antam, dan UBS Kembali Tertekan

Harga emas batangan Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian kembali melemah pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Dari ketiga produk tersebut, emas Antam masih mencatat harga tertinggi. Pegadaian menetapkan harga emas Antam sebesar Rp 2.564.000 per gram.

Mengutip laman resmi Pegadaian yang dipantau pada pukul 12.29 WIB, harga emas Galeri24 mencapai Rp 2.443.000 per gram.

Harga tersebut turun Rp 35.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang mencapai Rp 2.478.000 per gram.

Emas Antam juga mengalami penurunan. Pegadaian mematok harganya sebesar Rp 2.564.000 per gram, atau turun Rp 21.000 dari posisi sebelumnya sebesar Rp 2.585.000 per gram.

Sementara itu, harga emas UBS ikut melemah. Harga produk tersebut turun Rp 34.000 menjadi Rp 2.467.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.501.000 per gram.

Pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa ketiga produk emas mengalami koreksi pada akhir pekan.

Pegadaian menyediakan produk emas batangan dalam berbagai pilihan berat. Calon pembeli sebaiknya memeriksa harga terbaru sebelum melakukan transaksi karena harga emas dapat berubah sewaktu-waktu.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Anjlok, Yield Obligasi Melonjak, Investor Mulai Khawatir
Rupiah Melemah, Dolar AS Diprediksi Tembus Rp 18.320
Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Turun Tajam Akhir Pekan
Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Terbaru Indonesia
IDX Commodity 20 Resmi Diluncurkan, Ini Daftar Sahamnya
Rekomendasi Saham Hari Ini, IHSG Berpeluang Rebound Jumat
Rupiah Menguat ke Rp18.123, Ini Sentimen Penggerak Dolar
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam, UBS, Galeri24
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:00 WIB

Rupiah Anjlok, Yield Obligasi Melonjak, Investor Mulai Khawatir

Minggu, 1 November 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Melemah, Dolar AS Diprediksi Tembus Rp 18.320

Minggu, 1 November 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Turun Tajam Akhir Pekan

Minggu, 1 November 2026 - 10:00 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Ketegangan Iran Picu Kekhawatiran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:00 WIB

IDX Commodity 20 Resmi Diluncurkan, Ini Daftar Sahamnya

Berita Terbaru

Pergerakan rupiah menghadapi tekanan dolar AS dan ketidakpastian pasar keuangan.(Foto: Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Dolar AS Diprediksi Tembus Rp 18.320

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota Alfin bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah melepas ratusan peserta Juara Run 2.0 dalam rangka HUT ke-18 Kota Sungai Penuh.(Foto : Diskominfosta Sungai Penuh

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Lepas 500 Peserta Juara Run 2026

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:04 WIB

Harga emas batangan Antam turun menjadi Rp 2.526.000 per gram pada Sabtu, 31 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok, Buyback Turun Tajam Akhir Pekan

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:00 WIB