Jakarta, iNBrita.com – Pertamina belum mengubah harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 November 2026. Berdasarkan informasi di situs resmi Pertamina Patra Niaga, perusahaan masih mencantumkan harga yang berlaku sejak awal September 2026.
Biasanya, Pertamina mengumumkan penyesuaian harga BBM pada awal bulan. Namun, hingga 1 November 2026, Pertamina belum mengumumkan perubahan harga terbaru.
Di Jakarta, Pertamina masih menjual Pertalite seharga Rp 10.000 per liter. Pemerintah juga menetapkan harga Biosolar bersubsidi sebesar Rp 6.800 per liter.
Sementara itu, Pertamina tetap mempertahankan harga BBM nonsubsidi. Perusahaan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat dan perkembangan harga minyak dunia saat menentukan kebijakan harga.
Harga BBM Pertamina di Jakarta
Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku di Jakarta pada 1 November 2026:
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Biosolar: Rp 6.800 per liter
- Pertamax: Rp 15.950 per liter
- Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
- Pertamax Green 95: Rp 19.150 per liter
- Dexlite: Rp 23.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter
Perlu diketahui, Pertamina menetapkan harga BBM yang berbeda di setiap daerah. Perbedaan tersebut terjadi karena setiap wilayah menerapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dengan besaran yang berbeda.
Daftar Harga BBM Pertamina Berdasarkan Wilayah
1. Aceh
Pertamina menetapkan harga BBM di wilayah Aceh sebagai berikut:
- Pertamax: Rp 16.200 per liter
- Pertamax Turbo: Rp 20.000 per liter
- Pertamax Green 95: Tidak tersedia
- Dexlite: Rp 24.200 per liter
- Pertamina Dex: Rp 25.750 per liter
2. Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Masyarakat di kawasan perdagangan bebas Sabang dapat membeli BBM dengan harga berikut:
- Pertamax: Rp 14.950 per liter
- Pertamax Turbo: Tidak tersedia
- Pertamax Green 95: Tidak tersedia
- Dexlite: Rp 22.150 per liter
- Pertamina Dex: Tidak tersedia
- Biosolar: Rp 6.800 per liter
3. Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, dan Sejumlah Wilayah Kalimantan serta Sulawesi
Kelompok wilayah ini meliputi Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Papua.
Berikut daftar harga BBM yang berlaku:
- Pertamax Turbo: Rp 20.000 per liter
- Pertamax: Rp 16.300 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp 16.200 per liter
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp 25.750 per liter
- Dexlite: Rp 24.200 per liter
- Biosolar bersubsidi: Rp 6.800 per liter
Daftar Harga BBM Pertamina di Wilayah Lainnya
4. Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara
Pertamina memberlakukan harga BBM berikut di empat wilayah tersebut:
- Pertamax Turbo: Rp 20.450 per liter
- Pertamax: Rp 16.300 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp 16.550 per liter
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp 26.300 per liter
- Dexlite: Rp 24.750 per liter
- Biosolar bersubsidi: Rp 6.800 per liter
5. DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur
Masyarakat di wilayah Pulau Jawa dapat membeli BBM Pertamina dengan harga berikut:
- Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
- Pertamax Green 95: Rp 19.150 per liter
- Pertamax: Rp 15.950 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp 15.850 per liter
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter
- Dexlite: Rp 23.700 per liter
- Biosolar bersubsidi: Rp 6.800 per liter
Pertamina hanya menyediakan Pertamax Green 95 di enam wilayah tersebut. Perusahaan menetapkan harganya sebesar Rp 19.150 per liter.
6. Bali dan Nusa Tenggara Barat
Pertamina juga mempertahankan harga BBM berikut di Bali dan Nusa Tenggara Barat:
- Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
- Pertamax: Rp 15.950 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp 15.850 per liter
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter
- Dexlite: Rp 23.700 per liter
- Biosolar bersubsidi: Rp 6.800 per liter
7. Nusa Tenggara Timur
Berikut daftar harga BBM Pertamina di Nusa Tenggara Timur:
- Pertamax Turbo: Rp 19.600 per liter
- Pertamax: Rp 15.950 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp 15.850 per liter
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp 25.200 per liter
- Dexlite: Rp 23.700 per liter
- Biosolar nonsubsidi: Rp 23.600 per liter
- Biosolar bersubsidi: Rp 6.800 per liter
8. Free Trade Zone (FTZ) Batam
Masyarakat di kawasan perdagangan bebas Batam dapat membeli BBM dengan harga berikut:
- Pertamax Turbo: Rp 18.550 per liter
- Pertamax: Rp 15.150 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp 15.050 per liter
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp 23.950 per liter
- Dexlite: Rp 22.500 per liter
- Biosolar bersubsidi: Rp 6.800 per liter
Daftar Harga BBM Pertamina di Maluku dan Papua
9. Maluku, Maluku Utara, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah
Pertamina mencantumkan harga BBM berikut untuk wilayah Maluku dan sejumlah provinsi di Papua:
- Pertamax: Rp 16.300 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp 16.200 per liter
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Dexlite: Rp 24.200 per liter
- Biosolar bersubsidi: Rp 6.800 per liter
Namun, Pertamina tidak mencantumkan Pertamax Turbo dan Pertamina Dex sebagai produk yang tersedia di seluruh wilayah dalam kelompok tersebut.
10. Papua Barat dan Papua Barat Daya
Sementara itu, masyarakat di Papua Barat dan Papua Barat Daya dapat membeli BBM dengan harga berikut:
- Pertamax: Rp 16.300 per liter
- Pertamax Pertashop: Rp 16.200 per liter
- Pertalite: Rp 10.000 per liter
- Pertamina Dex: Rp 25.750 per liter
- Dexlite: Rp 24.200 per liter
- Biosolar bersubsidi: Rp 6.800 per liter
Harga BBM Pertamina Belum Berubah pada November 2026
Berdasarkan daftar tersebut, Pertamina masih mempertahankan harga BBM yang tercantum sejak September 2026 hingga 1 November 2026.
Meskipun demikian, masyarakat perlu memantau informasi resmi dari Pertamina Patra Niaga. Dengan begitu, konsumen dapat mengetahui jika perusahaan mengumumkan penyesuaian harga BBM pada awal bulan berikutnya.
(vvr*)









