Jambi, iNBrita.com – Bazar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Jambi menjadi kesempatan bagi daerah untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperluas pasar UMKM. Momentum ini turut dimanfaatkan Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mempromosikan potensi produk lokal.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh, Alpian, bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ny. Winda Rahayu Alpian, menghadiri pembukaan bazar di halaman Kantor Wali Kota Jambi, Minggu (1/11/2026).
Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E., membuka langsung kegiatan tersebut. Bazar ini menjadi bagian dari rangkaian MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang melibatkan seluruh kabupaten dan kota.
Bazar MTQ Tampilkan Produk Khas Daerah
Berbagai produk unggulan meramaikan bazar tersebut. Setiap daerah membawa hasil kerajinan, produk kreatif, hingga aneka kuliner khas untuk menarik perhatian pengunjung.
Selain menjadi ajang promosi, bazar ini juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran. Mereka dapat memperkenalkan produk secara langsung sekaligus menjangkau calon konsumen dari berbagai daerah.
Melalui kegiatan ini, Kota Sungai Penuh turut memperkenalkan potensi produk lokal agar semakin dikenal masyarakat luas.
Sekda Alpian Dukung Promosi Produk UMKM
Sekda Alpian menyambut positif penyelenggaraan bazar MTQ. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk menunjukkan hasil kreativitas dan produk unggulan mereka.
Ia berharap keikutsertaan daerah dalam bazar tersebut dapat membantu produk lokal menembus pasar yang lebih luas.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap produk-produk unggulan Kota Sungai Penuh semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Pemerintah Kota Sungai Penuh tentu terus mendukung pengembangan UMKM dan kreativitas para pelaku usaha lokal,” ujar Alpian.
Karena itu, ia mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk. Dengan begitu, produk lokal tidak hanya mampu menarik minat konsumen, tetapi juga memiliki daya saing di tengah perkembangan pasar.
Dekranasda Jambi Dorong UMKM Lebih Kompetitif
Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E., mengatakan bazar MTQ memiliki peran penting dalam memperkenalkan kerajinan dan kuliner khas daerah.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
“Melalui bazar ini, kita ingin memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulannya, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal. Kita berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap bazar tersebut mampu mendorong pelaku usaha untuk terus mengembangkan kreativitas. Selain itu, para pelaku UMKM perlu meningkatkan kualitas agar produk daerah semakin diminati.
Perluas Pasar, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Partisipasi Kota Sungai Penuh dalam bazar MTQ tidak sekadar memeriahkan kegiatan. Lebih dari itu, kesempatan ini menjadi langkah untuk memperkenalkan kekayaan produk lokal kepada masyarakat di luar daerah.
Di sisi lain, keikutsertaan seluruh kabupaten dan kota juga memperkuat hubungan antardaerah dalam mengembangkan UMKM. Melalui promosi dan kolaborasi tersebut, produk kerajinan serta kuliner khas daerah memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap kegiatan seperti ini terus membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal. Dengan semakin luasnya pemasaran, UMKM diharapkan tumbuh, semakin kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat.
(eny)









