Harga Emas Pegadaian Naik, Antam Tembus Rp 2,56 Juta

Ketiga produk emas batangan kompak menguat. Antam mencatat harga tertinggi Rp 2,56 juta per gram.

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 kompak naik di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 kompak naik di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, iNBrita.com – Harga emas batangan Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian kompak mengalami kenaikan pada Senin (2/11/2026). Ketiga produk logam mulia tersebut mencatatkan kenaikan harga dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Harga emas Antam masih menempati posisi tertinggi. Pegadaian menjual emas Antam seharga Rp 2.569.000 per gram.

Berdasarkan pantauan di laman resmi Pegadaian pada pukul 11.32 WIB, harga emas Galeri24 mencapai Rp 2.451.000 per gram. Angka tersebut naik Rp 8.000 dibandingkan harga pada Sabtu (31/10/2026), yakni Rp 2.443.000 per gram.

Sementara itu, harga emas Antam juga mengalami kenaikan. Pegadaian menaikkan harga emas Antam sebesar Rp 5.000 dari Rp 2.564.000 menjadi Rp 2.569.000 per gram.

Emas UBS turut mencatatkan kenaikan harga. Pegadaian kini menjual emas UBS seharga Rp 2.475.000 per gram. Harga tersebut naik Rp 8.000 dari posisi sebelumnya sebesar Rp 2.467.000 per gram.

Namun, calon pembeli perlu memperhatikan perubahan harga setiap saat. Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya mengecek harga terbaru sebelum melakukan transaksi.

Pilihan Ukuran Emas di Pegadaian

Pegadaian menawarkan emas batangan dalam berbagai pilihan berat. Dengan demikian, masyarakat dapat menyesuaikan pembelian berdasarkan kebutuhan dan anggaran.

Galeri24 menyediakan emas mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara itu, UBS menawarkan pilihan mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram.

Adapun emas Antam tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 100 gram. Perbedaan pilihan tersebut memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk menentukan produk investasi.

Berikut daftar lengkap harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian pada Senin (2/11/2026).

Galeri24

    • 0,5 gram: Rp 1.286.000

    • 1 gram: Rp 2.451.000

    • 2 gram: Rp 4.842.000

    • 5 gram: Rp 12.016.000

    • 10 gram: Rp 23.967.000

    • 25 gram: Rp 59.596.000

    • 50 gram: Rp 119.098.000

    • 100 gram: Rp 238.078.000

    • 250 gram: Rp 593.732.000

    • 500 gram: Rp 1.187.463.000

    • 1.000 gram: Rp 2.374.926.000

Antam

    • 0,5 gram: Rp 1.336.000

    • 1 gram: Rp 2.569.000

    • 2 gram: Rp 5.078.000

    • 3 gram: Rp 7.591.000

    • 5 gram: Rp 12.617.000

    • 10 gram: Rp 25.178.000

    • 25 gram: Rp 62.816.000

    • 50 gram: Rp 125.551.000

    • 100 gram: Rp 251.022.000

UBS

    • 0,5 gram: Rp 1.337.000

    • 1 gram: Rp 2.475.000

    • 2 gram: Rp 4.910.000

    • 5 gram: Rp 12.133.000

    • 10 gram: Rp 24.139.000

    • 25 gram: Rp 60.228.000

    • 50 gram: Rp 120.210.000

    • 100 gram: Rp 240.325.000

    • 250 gram: Rp 600.636.000

    • 500 gram: Rp 1.199.861.000

Prediksi Harga Emas Sepekan ke Depan

Harga emas dunia berpotensi mengalami tekanan sepanjang pekan ini. Survei Emas Mingguan Kitco News menunjukkan perubahan pandangan di kalangan analis Wall Street setelah harga emas turun di bawah US$ 3.900.

Mengutip Kitco pada Senin (2/11/2026), sebanyak 16 analis mengikuti survei tersebut pada pekan lalu. Hasil survei memperlihatkan mayoritas analis memperkirakan harga emas akan melemah.

Hanya satu analis atau sekitar 6% yang memprediksi harga emas akan menguat. Sebaliknya, 10 analis atau 63% memperkirakan harga logam mulia tersebut akan turun.

Sementara itu, lima analis lainnya atau 31% memperkirakan harga emas bergerak mendatar. Mereka juga belum dapat memastikan arah pergerakan harga sepanjang pekan ini.

Berbeda dengan analis Wall Street, investor ritel masih menunjukkan optimisme. Jajak pendapat Kitco mencatat 184 suara dari para investor.

Sebanyak 98 investor atau 53% memperkirakan harga emas akan menguat. Kemudian, 56 investor atau 30% memprediksi harga emas kembali melemah.

Adapun 30 investor lainnya atau 16% memperkirakan harga emas akan bergerak stabil atau memasuki fase konsolidasi.

Pemilu AS dan Konflik Iran Membayangi Harga Emas

Direktur Pelaksana Bannockburn Global Forex, Marc Chandler, menilai daya tarik emas mulai memudar. Menurutnya, harga logam mulia tersebut sempat mendekati US$ 4.700 pada akhir Agustus lalu.

Chandler juga menyoroti pergerakan harga emas yang berada di bawah batas Bollinger Bands. Indikator teknikal tersebut menunjukkan posisi harga berada dua standar deviasi di bawah rata-rata pergerakan 20 hari.

Meski demikian, Chandler belum melihat tanda-tanda aksi jual besar-besaran. Namun, ia memperingatkan kemungkinan penurunan lebih dalam jika harga emas kembali mencetak level terendah baru sepanjang tahun ini.

“Jika harga terus turun hingga mencapai level terendah baru tahun ini, saya menduga emas bisa jatuh di kisaran US$ 3.750-US$ 3.850,” ujar Chandler.

Senada dengan Chandler, Head of Currency Strategy InvestingLive, Adam Button, juga memperkirakan harga emas akan melemah.

Button menilai pekan ini menjadi periode penting bagi pasar keuangan. Pasalnya, pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat (AS) berpotensi memengaruhi sentimen investor.

Selain itu, perkembangan konflik yang melibatkan Iran juga dapat meningkatkan ketidakpastian pasar.

Button mengkhawatirkan kemungkinan Presiden AS Donald Trump mengambil langkah keras dan meningkatkan eskalasi konflik. Kondisi tersebut berpotensi mendorong investor menghindari aset berisiko.

“Saya khawatir Trump mungkin bereaksi keras dan meningkatkan eskalasi, yang dapat memicu sentimen penghindaran risiko yang signifikan di pasar,” kata Button.

Chief Market Strategist SIA Wealth Management juga menyampaikan pandangan negatif terhadap prospek emas. Ia memperkirakan harga logam mulia tersebut masih menghadapi tekanan sepanjang pekan ini.

Menurutnya, penurunan harga emas hingga menembus level US$ 4.000 menjadi sinyal teknikal yang cukup penting. Kondisi tersebut memperkuat kekhawatiran terhadap potensi pelemahan harga emas dalam waktu dekat.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Turun 1%, Seluruh Sektor Saham Melemah pada Senin
Rupiah Melemah, Investor Menanti Data Ekonomi Domestik
Harga Perak Antam Naik, Perak Dunia Mendekati US$ 50
Harga Emas Tertekan, Analis Wall Street Prediksi Melemah
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Masih Stagnan
Harga Emas Perhiasan Raja Emas dan Laku Emas
Daftar Harga BBM Terbaru 1 November 2026 Lengkap
Rupiah Anjlok, Yield Obligasi Melonjak, Investor Mulai Khawatir
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:00 WIB

IHSG Turun 1%, Seluruh Sektor Saham Melemah pada Senin

Senin, 2 November 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Naik, Antam Tembus Rp 2,56 Juta

Senin, 2 November 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Melemah, Investor Menanti Data Ekonomi Domestik

Senin, 2 November 2026 - 12:00 WIB

Harga Perak Antam Naik, Perak Dunia Mendekati US$ 50

Senin, 2 November 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Tertekan, Analis Wall Street Prediksi Melemah

Berita Terbaru

IHSG terkoreksi 1% pada awal perdagangan Senin. (Foto : BAY ISMOYO/AFP)

Ekonomi

IHSG Turun 1%, Seluruh Sektor Saham Melemah pada Senin

Senin, 2 Nov 2026 - 15:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 kompak naik di Pegadaian.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Naik, Antam Tembus Rp 2,56 Juta

Senin, 2 Nov 2026 - 14:00 WIB

Rupiah melemah ke level Rp18.149 per dolar AS di tengah tekanan pasar global.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah, Investor Menanti Data Ekonomi Domestik

Senin, 2 Nov 2026 - 13:00 WIB

Harga perak Antam menguat Rp 450 per gram seiring kenaikan harga perak dunia.(Foto : Ilustrasi perak-silver by AI)

Ekonomi

Harga Perak Antam Naik, Perak Dunia Mendekati US$ 50

Senin, 2 Nov 2026 - 12:00 WIB

 Ilustrasi emas batangan di tengah tekanan harga emas dunia.(Foto: DAVID GRAY | AFP)

Ekonomi

Harga Emas Tertekan, Analis Wall Street Prediksi Melemah

Senin, 2 Nov 2026 - 11:00 WIB