Cara Cerdas Mengatur THR Agar Tidak Cepat Habis

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi THR. (Foto: Shutterstock)

Ilustrasi THR. (Foto: Shutterstock)

Jakarta , iNBrita.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Indonesia mulai menerima pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). Pada momen ini, banyak orang menggunakan dana tersebut untuk memenuhi berbagai kebutuhan Lebaran. Namun demikian, tanpa pengelolaan yang tepat, uang THR sering kali cepat habis.

Oleh karena itu, dosen Ilmu Keluarga dan Konsumen dari IPB University, Dr. Istiqlaliyah Muflikhati, membagikan sejumlah strategi agar masyarakat dapat mengelola THR secara lebih bijak.

Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik sangat penting. Dengan demikian, THR tidak hanya habis untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga masih menyisakan dana setelah Lebaran.

Buat Rencana Keuangan Sejak Awal

Pertama-tama, Dr. Istiqlaliyah menyarankan masyarakat membuat rencana keuangan terlebih dahulu. Dengan perencanaan yang jelas, seseorang dapat mengontrol pengeluaran secara lebih terarah.

Selanjutnya, masyarakat perlu mencatat seluruh kebutuhan dan menyusunnya berdasarkan skala prioritas. Dalam hal ini, kebutuhan utama harus dipenuhi terlebih dahulu, seperti kebutuhan rumah tangga, bahan makanan, dan biaya perjalanan mudik.

Setelah itu, barulah masyarakat dapat mempertimbangkan kebutuhan sekunder. Misalnya, membeli pakaian Lebaran, menghias rumah, atau melakukan rekreasi bersama keluarga.

Baca Juga :  Cara Menanam Bunga Matahari Agar Cepat Tumbuh Subur

Selain itu, ia menegaskan bahwa masyarakat harus menyesuaikan anggaran dengan kondisi keuangan masing-masing. Dengan kata lain, THR sebaiknya menjadi tambahan dana untuk kebutuhan yang telah direncanakan sebelumnya, bukan untuk dihabiskan sekaligus.

Di samping itu, jika ingin membawa oleh-oleh saat mudik, masyarakat sebaiknya tetap membatasi pengeluaran agar tidak berlebihan.

Manfaatkan Diskon Secara Bijak

Sementara itu, menjelang Lebaran berbagai toko biasanya menawarkan promo dan potongan harga. Oleh sebab itu, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menghemat pengeluaran.

Namun demikian, Dr. Istiqlaliyah mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergoda membeli barang yang sebenarnya tidak mereka butuhkan hanya karena harga sedang murah.

Sebaliknya, masyarakat sebaiknya membeli barang yang memang sudah masuk dalam daftar kebutuhan. Dengan cara ini, mereka dapat mengontrol pengeluaran dan menghindari pemborosan.

Selain itu, masyarakat juga sebaiknya tidak berbelanja saat berada dalam kondisi emosional, seperti lapar, lelah, atau stres. Pasalnya, kondisi tersebut sering mendorong seseorang mengambil keputusan belanja secara impulsif.

Kurangi Kebiasaan Melihat-lihat Barang

Di sisi lain, Dr. Istiqlaliyah juga menyarankan masyarakat untuk mengurangi kebiasaan melihat-lihat barang di pusat perbelanjaan maupun toko daring. Meskipun terlihat sepele, aktivitas tersebut sering memicu keinginan membeli barang secara spontan.

Baca Juga :  Tips Menanam Tomat Subur dan Berbuah Lebat di Rumah

Oleh karena itu, jika seseorang merasa ingin membeli barang yang tidak ada dalam daftar belanja, sebaiknya ia menunda keputusan tersebut.

Sebagai langkah bijak, seseorang dapat menunggu hingga keesokan hari sebelum memutuskan untuk membeli. Dengan demikian, keputusan yang diambil akan lebih rasional dan tidak didorong oleh keinginan sesaat.

Hindari Utang dan Sisihkan Dana Setelah Lebaran

Terakhir, Dr. Istiqlaliyah menekankan pentingnya disiplin dalam mengelola keuangan selama masa Lebaran. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat menghindari utang untuk memenuhi kebutuhan konsumtif.

Selain itu, masyarakat juga perlu menyisihkan sebagian THR sebagai dana cadangan setelah Lebaran. Dengan langkah ini, kondisi keuangan dapat tetap stabil meskipun pengeluaran meningkat selama masa perayaan.

Pada akhirnya, pengelolaan THR yang bijak akan membantu masyarakat menjalani Lebaran dengan lebih tenang. Dengan demikian, mereka tidak perlu khawatir menghadapi kondisi keuangan setelah perayaan berakhir.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua OSIS dan MPK SMAN 1 Solsel Terbaik Nasional Ikuti ISLT
Aksi Mahasiswa UNP Hijaukan Wisata Koto Periang Kerinci
Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga
Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga Indah
Cara Menanam Bunga Fuchsia Agar Rajin Berbunga Maksimal
Cara Menanam Candytuft untuk Taman Cantik Berwarna Cerah
Cara Menanam Biji Geranium Agar Cepat Berbunga Lebat
Cara Menanam Bunga Sakura dari Biji agar Cepat Tumbuh
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Ketua OSIS dan MPK SMAN 1 Solsel Terbaik Nasional Ikuti ISLT

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Aksi Mahasiswa UNP Hijaukan Wisata Koto Periang Kerinci

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Agapanthus agar Cepat Berbunga

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Alstroemeria Agar Rajin Berbunga Indah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:00 WIB

Cara Menanam Bunga Fuchsia Agar Rajin Berbunga Maksimal

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB