Dugaan Korupsi PJU Rp. 5,4 Milyar Dishub Kerinci Naik Penyidikan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Press Release Kejari Sungai Penuh

Foto : Press Release Kejari Sungai Penuh

INBRITA.COM,Dugaan tindak pidana korupsi di kasus proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) senilai Rp. 5,4 milyar tahun anggaran 2023 Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Sungai Penuh mengungkapkan Kasus tersebut kini telah naik ke tahap penyidikan.

“Untuk diketahui sekarang kasus ini bukan lagi di tahap penyelidikan, tapi sudah tahap penyidikan,” ujar Yogi Purnomo, SH Kasi pidsus Kejaksaan Negeri Sungai Penuh dalam konferensi pers di kantor kejari Sungai Penuh usai melakukan penggeledahan pada Dinas Dishub Kerinci di Siulak.

Yogi menjelaskan penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh telah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan sejumlah pihak yang terkait. Namun, hingga sejauh ini Kejaksaan Negeri Sungai Penuh belum menentukan siapa tersangka nya.

“Sampai sejauh ini belum ada ditetapkan tersangkanya. Dalam penyelidikan kita sudah menemukan ada tindak pidana (korupsi) dalam kegiatan ini,” ujar Yogi

Dalam konferensi pers tersebut yang dihadiri oleh Kasi Intel, Kasi Datu dan penyidik kejaksaan negeri Sungaipenuh, Kejaksaan Negeri Sungai Penuh memperlihatkan dokumen dokumen hasil penggeledahan yang telah dilakukan kepada media. (*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Pastikan Pelayanan Peserta PBI Setara dengan Mandiri
Polda Jambi Didesak Tuntaskan Dugaan Penipuan Ekskavator
Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai
Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun
Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci
Dedi Mulyadi Guyur Rp1 Miliar untuk Juara Persib Bandung
Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan
RSUD Mayjen Thalib Hadirkan Layanan Prioritas Rawat Jalan
Berita ini 215 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:00 WIB

BPJS Pastikan Pelayanan Peserta PBI Setara dengan Mandiri

Senin, 27 Juli 2026 - 22:00 WIB

Polda Jambi Didesak Tuntaskan Dugaan Penipuan Ekskavator

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:00 WIB

Jasa Raharja Pastikan Hak Korban Tragedi Tol Pekanbaru-Dumai

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:00 WIB

Dua Pelajar Tewas Tenggelam Saat Liburan di Simalungun

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

Kecelakaan Maut Tol Permai Tewaskan Lima Warga Kerinci

Berita Terbaru

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

BYD Racco Dijual di Sri Lanka, Harga Tembus Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

MSCI berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia dan memicu arus keluar dana asing hingga Rp 132 triliun.(Foto : YASUYOSHI CHIBA/AFP)

Ekonomi

MSCI Ubah Status Indonesia, Dana Asing Terancam Keluar

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,57 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 10:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 03:00 WIB