Gedung Putih: Iran Batalkan Eksekusi 800 Pengunjuk Rasa

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt (Foto: Chip Somodevilla/Getty Images)

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt (Foto: Chip Somodevilla/Getty Images)

Jakarta, iNBrita.com  – Gedung Putih mengumumkan bahwa otoritas Iran membatalkan 800 eksekusi mati terhadap demonstran di tengah gelombang protes. Keputusan itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menekan Iran secara diplomatik. Selain itu, Gedung Putih menegaskan bahwa tekanan internasional memainkan peran penting dalam keputusan Iran. Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan pengumuman tersebut pada Kamis (15/1), dilaporkan AFP pada Jumat (16/1/2026).

Leavitt mengatakan, “Presiden diberitahu hari ini bahwa 800 eksekusi yang dijadwalkan kemarin telah dihentikan.” Ia menambahkan bahwa Trump tetap dapat mengambil tindakan militer jika pemerintah Iran terus melakukan kekerasan. Oleh karena itu, semua opsi tetap terbuka. Ia juga menekankan bahwa Trump memperingatkan Teheran tentang konsekuensi serius bila mereka kembali menindas demonstran.

Baca Juga :  Perang Iran-AS-Israel Sebabkan Krisis Ekonomi Dunia Meluas

Iran Bantah Rencana Eksekusi

Sementara itu, pemerintah Iran membantah klaim adanya rencana eksekusi terhadap pengunjuk rasa. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan kepada Fox News bahwa pemerintah tidak akan menggantung pengunjuk rasa, baik hari ini maupun besok. Ia menegaskan, “Saya bisa katakan dengan yakin, kami tidak berencana melakukan hukuman gantung sama sekali.”

Araghchi menambahkan bahwa pemerintah mengendalikan situasi penuh di Iran. Ia menilai kerusuhan itu sebagai operasi terorisme berskala besar. Selain itu, pejabat Iran menuding Amerika Serikat dan Israel mendukung kerusuhan, yang mereka sebut sebagai intervensi asing terhadap negara mereka.

Baca Juga :  Kesadaran Bersama Penting untuk Atasi Sampah Danau Kaco

Gelombang Protes dan Tekanan Internasional

Warga Iran memulai gelombang protes sejak akhir bulan lalu karena memburuknya kondisi ekonomi dan ketidakpuasan publik terhadap pemerintah. Tekanan internasional, termasuk ancaman sanksi dan retorika keras dari Washington, mendorong pemerintah Iran menunda eksekusi. Akibatnya, keputusan itu menarik perhatian luas karena banyak pihak menilai eksekusi terhadap demonstran melanggar hak asasi manusia.

Gedung Putih menegaskan bahwa Amerika Serikat akan terus memantau situasi di Iran. Selain itu, Washington akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah pemerintah menggunakan kekerasan terhadap warganya.

(tim)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Gerai KDMP Desa Wonokerto yang kini berkembang menjadi ritel modern.(Foto : Kompas.com/MOH.ANAS)

Ekonomi

Modal Rp2 Juta, KDMP Raup Omzet Rp260 Juta

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:00 WIB

BCA dan Pegadaian meluncurkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi dan situs web myBCA.(Foto : kompas.com/PEXELS/ZLATAKY.CZ)

Ekonomi

Tabungan Emas BCA Mulai Rp10.000, Cek Keuntungannya

Jumat, 14 Agu 2026 - 18:00 WIB

Prabowo kecam korupsi program MBG. (TV Parlemen)

Nasional

Prabowo Kecam Korupsi MBG, Tegaskan Anak Wajib Bergizi

Jumat, 14 Agu 2026 - 14:00 WIB

DPRD Kota Sungai Penuh menggelar rapat paripurna membahas perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan KUA dan PPAS 2026

Jumat, 14 Agu 2026 - 11:00 WIB

Bulog sosialisasikan penyaluran beras bantuan pangan tahap II 2026. (Foto Alfatimenewa,com)

KERINCI

Bulog Pastikan Bantuan Beras Tahap II Tepat Sasaran

Jumat, 14 Agu 2026 - 10:00 WIB