Ketegangan AS Iran Memanas Jelang Akhir Gencatan Senjata

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas dengan ancaman militer dan ketidakpastian perundingan damai.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas dengan ancaman militer dan ketidakpastian perundingan damai.

iNBita.com – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memuncak hingga mencapai titik kritis. Kedua negara saling melontarkan ancaman militer keras menjelang berakhirnya masa gencatan senjata dua minggu yang rapuh.

Ultimatum AS Jelang Batas Waktu
Mengutip laporan Al Jazeera, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan bahwa Iran siap mengeluarkan strategi baru di medan perang. Ia menyatakan Iran telah menyiapkan berbagai skenario setelah Presiden AS Donald Trump mengancam Teheran jika gencatan senjata berakhir tanpa kesepakatan pada Rabu mendatang.

Iran Siap Buka ‘Kartu Baru’
Ghalibaf menegaskan bahwa Iran tidak tinggal diam menghadapi tekanan. Ia menyebut negaranya telah mempersiapkan langkah strategis untuk merespons segala kemungkinan di lapangan.

“Kami menolak negosiasi di bawah ancaman. Dalam dua minggu terakhir, kami telah bersiap mengungkap strategi baru di medan perang,” tegasnya melalui platform X.

Insiden Selat Hormuz Perkeruh Situasi
Ketegangan meningkat setelah AS menyita kapal berbendera Iran di sekitar Selat Hormuz pada akhir pekan lalu. Langkah tersebut memicu kemarahan Iran dan berdampak langsung pada kenaikan harga minyak global.

Di saat yang sama, ketidakpastian menyelimuti rencana perundingan damai lanjutan antara kedua negara yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan pekan ini.

Nasib Perundingan di Islamabad Masih Abu-abu
Koresponden Al Jazeera di Teheran, Tohid Asadi, melaporkan bahwa belum ada kepastian terkait partisipasi Iran dalam pembicaraan di Islamabad.

“Iran masih berusaha membuka jalur diplomasi, jadi peluang negosiasi tetap ada,” ujarnya.

Namun, ia juga menilai proses negosiasi tidak akan berjalan mudah karena kedua pihak memiliki banyak tuntutan penting.

Daftar Isu Krusial dalam Negosiasi
Asadi menjelaskan bahwa sejumlah isu sensitif akan menjadi hambatan utama dalam perundingan. Topik tersebut meliputi Selat Hormuz, sanksi ekonomi, ganti rugi perang, program rudal balistik, hingga pengaruh regional Iran.

Ancaman Trump: Konflik Bisa Meledak
Di sisi lain, Trump tetap optimistis Iran akan bersedia berunding. Meski begitu, ia juga melontarkan peringatan keras jika negosiasi gagal mencapai kesepakatan.

Dalam wawancara dengan PBS News, Trump menyebut situasi bisa berubah drastis.

“Jika mereka tidak bernegosiasi, mereka akan menghadapi masalah besar yang belum pernah mereka alami sebelumnya,” katanya dalam wawancara dengan program radio John Fredericks Show.

AS Tegaskan Tolak Nuklir Iran
Trump menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan membiarkan Iran mengembangkan senjata nuklir. Ia menilai hal tersebut berpotensi memicu kehancuran global dan mengancam stabilitas dunia.

Ia juga berharap Iran memilih jalur damai dengan mencapai kesepakatan yang adil dan fokus membangun kembali negaranya.

(VVR*)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama
Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global
Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate
Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak
Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia
Robert Hall dan Michael Woodford Raih Nobel Ekonomi 2026
Serangan Houthi di Bandara Riyadh Tewaskan 13 Orang
Jihan Dimack Cetak Sejarah, Miss Grand International 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Hamza Abdelkarim Cetak Gol, Barcelona Buka Peluang Tim Utama

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Megawati Hangestri Jadi Kunci Kebangkitan Hyundai Hillstate

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Megawati Cetak 14 Poin, Hyundai Hillstate Tumbang Telak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Ronaldo Cium Lambang Arab Saudi, Gesturnya Jadi Sorotan Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi kode redeem FF 22 Oktober 2026 untuk pemain Free Fire yang ingin mencoba klaim hadiah gratis melalui situs resmi Garena.(AI INBRITA)

Game

Kode Redeem FF 22 Oktober 2026, Klaim Hadiah Gratis

Kamis, 22 Okt 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi aplikasi nonton drama penghasil saldo DANA 2026. ( Foto inbrita)

Uncategorized

Aplikasi Penghasil Uang Terpercaya 2026, Begini Cara Kerjanya

Kamis, 22 Okt 2026 - 00:00 WIB

Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Baca artikel detiknews,

Nasional

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:00 WIB