Jakarta, iNBrita.com – Polisi menangkap seorang pedagang tahu bulat berinisial A (33) setelah ia melecehkan seorang bocah perempuan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sebelumnya, warga sempat mengamuk hingga pelaku mengalami luka-luka akibat kemarahan massa.
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, mengatakan kepada wartawan pada Selasa (30/12/2025) bahwa pihaknya telah mengamankan A yang diduga melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur. Ia menambahkan, kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan anak-anak.
“Pelaku datang berkeliling sebagai penjual tahu bulat, kemudian mendatangi dua teman korban dan menggelitik perut mereka. Setelah itu, pelaku menghampiri korban dan melakukan pelecehan,” jelas Kompol Anggiat.
Korban langsung berteriak minta tolong kepada ibunya, sehingga pelaku melarikan diri dari lokasi. Namun, keesokan harinya pada Senin (29/12), pelaku kembali berjualan di wilayah tersebut. Warga yang mengetahui kejadian sebelumnya mengejarnya dan memukuli hingga ia mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh.
“Ketika petugas datang, pelaku dalam keadaan luka-luka. Situasi tidak kondusif karena warga terus berusaha memukuli pelaku. Petugas kemudian mengamankan dan membawa pelaku ke komando,” tambah Kompol Anggiat.
Saat ini, polisi tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku dan mengumpulkan saksi-saksi di sekitar lokasi. Polisi juga berencana melakukan visum terhadap korban untuk memastikan kondisi psikologis dan fisiknya.
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwenang. “Kami meminta masyarakat tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada polisi. Keselamatan anak-anak tetap menjadi prioritas,” kata Kompol Anggiat.
Warga Pasar Minggu mengaku khawatir dan berharap aparat terus meningkatkan patroli demi keamanan anak-anak di sekitar pasar. Sementara itu, keluarga korban menerima dukungan dari tetangga dan komunitas lokal untuk membantu pemulihan psikologis korban. (Tim*)












