Bupati Monadi Pimpin TPID Kerinci Kendalikan Inflasi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kerinci meninjau langsung harga cabai dan bahan pangan di pasar tradisional saat pelaksanaan operasi pasar TPID.

Bupati Kerinci meninjau langsung harga cabai dan bahan pangan di pasar tradisional saat pelaksanaan operasi pasar TPID.

Kerinci, iNBrita.com — Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bergerak cepat menekan laju inflasi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi year on year (y-on-y) Kerinci pada September 2025 mencapai 5,90 persen.

Komoditas cabai merah, emas perhiasan, dan beras menjadi penyumbang utama. Kenaikan harga cabai merah, daging ayam ras, dan cabai hijau juga memicu inflasi bulanan akibat pasokan terbatas dan permintaan tinggi.

Bupati Kerinci, Monadi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga. Ia meminta seluruh perangkat daerah bekerja cepat di lapangan.

“Kami bekerja keras bersama seluruh instansi untuk menjaga kestabilan harga. TPID sudah turun langsung melakukan operasi pasar dan memperkuat kerja sama antar daerah agar harga bahan pokok tetap terkendali,” kata Monadi, Sabtu (12/10).

Ia memastikan TPID segera mengeksekusi langkah strategis. “Kami tidak ingin masyarakat terbebani oleh kenaikan harga. Karena itu, kami memastikan setiap langkah cepat terlaksana,” tegasnya.

Ketua TPID Kerinci, Zainal Efendi, menjelaskan bahwa timnya telah melaksanakan empat langkah konkret sepanjang Triwulan III 2025.

TPID menggelar High Level Meeting Semester II 2025 bersama Bank Indonesia Provinsi Jambi. Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci menandatangani MoU dengan Perum Bulog Cabang Sungai Penuh untuk menjamin pasokan beras dan bahan pangan pokok.

Selain itu TPID memperkuat kerja sama lintas daerah dengan Pemerintah Kota Jambi pada 3 Agustus 2025 dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun pada 3 Oktober 2025 di Kayu Aro. Kerja sama ini memperlancar distribusi pangan antarwilayah.

TPID menggelar rapat koordinasi khusus pada 6 Oktober 2025 menindaklanjuti data BPS. Tim memutuskan intervensi pasar melalui Operasi Pasar (OP) untuk cabai merah, beras, dan minyak goreng. Pemerintah juga menggunakan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung kegiatan tersebut.

Serta melaksanakan Operasi Pasar langsung di Desa Talang Kemuning, Desa Lolo Hilir Kecamatan Bukit Kerman, dan Pasar Hiang pada 9 Oktober 2025. Wakil Bupati Kerinci memimpin kegiatan itu. Hasilnya, harga bahan pokok mulai turun di tingkat konsumen.

Sekretaris TPID, H. Atmir, menjelaskan bahwa inflasi di Kerinci terjadi akibat faktor alam dan perilaku konsumsi. “Cuaca ekstrem dan gagal panen di beberapa wilayah menghambat pasokan. Masyarakat juga lebih memilih beras lokal daripada beras SPHP, sehingga permintaan meningkat,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal itu, TPID meningkatkan komunikasi publik, memperluas pemanfaatan pangan lokal, dan memperbanyak operasi pasar di berbagai kecamatan.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa pemerintah hadir di tengah mereka. Edukasi harga, operasi pasar, dan dukungan kepada petani menjadi langkah penting agar inflasi tidak menekan ekonomi rumah tangga,” tambahnya.

TPID Kerinci menggandeng Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, BPS, dan Forkopimda. Tim ini rutin mengevaluasi kondisi pasar setiap triwulan. Jika terjadi lonjakan harga, TPID langsung menggelar rapat tematik untuk menentukan langkah cepat.

“Kami merekomendasikan penambahan operasi pasar, pemantauan pasokan secara rutin, dan peningkatan konsumsi pangan lokal agar harga tetap stabil,” ujar Atmir.

Menjelang Triwulan IV 2025, TPID menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi kenaikan harga menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kami sudah menyiapkan langkah pencegahan. Operasi pasar akan kami lakukan di berbagai kecamatan, terutama untuk komoditas rawan naik seperti cabai merah, daging ayam ras, cabai hijau, beras, dan minyak goreng,” ungkap Atmir.

TPID juga berkoordinasi dengan TPID Provinsi Jambi dan Perum Bulog untuk menjamin ketersediaan stok hingga akhir tahun. “Kami ingin masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa khawatir lonjakan harga. Itu prioritas kami,” tegasnya.

Kabupaten Kerinci menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi. Melalui kerja sama lintas sektor, intervensi cepat di lapangan, dan koordinasi antar daerah.

Pemerintah Kabupaten Kerinci membuktikan bahwa pengendalian inflasi bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi kerja nyata yang langsung dirasakan masyarakat.

(ES)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Produktif
Wako Alfin Geram, Pembuang Sampah di Sungai Terancam Sanksi
Wako Alfin Lepas 41 Kafilah MTQ Kota Sungai Penuh
Hardizal Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98
Wali Kota Alfin Salurkan Sembako dan Apresiasi Pemuda
Wali Kota Alfin Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda
Satlantas Polres Kerinci dan Dishub Siaga JUARA FUN RUN 2.0
Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Pelantikan Pimpinan STKIP
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Produktif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Wako Alfin Geram, Pembuang Sampah di Sungai Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Hardizal Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wali Kota Alfin Salurkan Sembako dan Apresiasi Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wali Kota Alfin Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda

Berita Terbaru

Ilustrasi game susun buah yang menawarkan reward dan klaim penarikan saldo DANA melalui aplikasi penghasil uang 2026. ( Foto AI INBRITA)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Cara Dapat Saldo DANA

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:00 WIB

Kapolres bersama jajaran melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

SUNGAI PENUH

Kapolres Kerinci Pimpin Green Policing, Tanam Pohon Produktif

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:00 WIB

Wako Alfin sidak sampah di Jembatan Pinggir Air, Jumat (30/10/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Geram, Pembuang Sampah di Sungai Terancam Sanksi

Jumat, 30 Okt 2026 - 22:00 WIB