Sungai Penuh ,inBrita.com – Setiap tahun, warga Lingkungan satu Kelurahan Sungai Penuh rutin melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 H
Kegiatan ini telah menjadi tradisi sejak berdirinya Pengajian Ihwanur Rahmah pada tahun 1980-an, dan terus berlanjut hingga hari ini.
Kegiatan kurban dilakukan di Lingkungan satu yang melibatkan RT 1, RT 2, dan RT 3, Anggota Pengajian lingkungan satu, pemuda,serta ibu – ibu linksat.
” Alhamdulillah peserta yang berasal dari warga lingkungan satu serta simpatisan dari luar lingkungan “Ujar Dpt Vendra.
Hari Raya Idul Adha 2025 ini , jumlah hewan kurban yang akan disembelih sebanyak 5 ekor sapi dan 6 ekor kambing.
Menurut Ketua Lingkungan satu, Dpt Vendra Veda, pelaksanaan kurban setiap tahun dapat berjalan berkat kekompakan seluruh warga.
“Alhamdulillah, setiap tahunnya pelaksanaan ibadah kurban terus dilaksanakan dengan sistem tabungan ibadah kurban (Tabiqur). Semua ini terlaksana karena kekompakan warga Lingkungan satu,” ujar Dpt Vendra.
Dpt Vendra juga menambahkan, semangat kebersamaan sangat terasa karena seluruh elemen masyarakat terlibat langsung, termasuk para pemuda.
” Kita merasa bangga partisipasi dari pemuda yang ikut dalam proses penyembelihan dan mendistribusi, sementara para ibu-ibu bertugas memasak untuk kegiatan makan bersama dan do’a Aqiqah serta mengundang anak-anak panti asuhan putra dan putri”.
“Apresiasi yang tinggi saya sampaikan kepada seluruh warga dan para pemuda Lingkungan 1 yang turun langsung yang akan membantu pelaksanaan kurban, dan juga kepada ibu-ibu yang memasak dengan penuh semangat. Kita berharap penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha nanti bisa berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.
Lebih lanjut, Dpt Vendra mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah ikut akan berkurban.
“Terima kasih kepada semua yang telah ikut berkurban. Semoga segala niat baik dan amal ibadah yang dilakukan mendapat balasan dari Allah SWT,” tutupnya.
Tradisi kurban di Lingkungan satu bukan hanya bentuk ibadah, tapi juga menjadi momen untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai gotong royong antar warga.( Eni syamsir )














