Masyarakat Enam Luhah Siap Sambut Kenduri SKO 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang anak tampil dalam busana adat Kerinci pada persiapan Kenduri SKO 2026.

Seorang anak tampil dalam busana adat Kerinci pada persiapan Kenduri SKO 2026.

Sungai Penuh, iNBrita.com – Warga Enam Luhah Sungai Penuh mulai bersiap menyambut Kenduri SKO 2026. Pesta adat terbesar ini terakhir kali digelar pada tahun 2007.

Masyarakat di berbagai dusun bergotong royong membersihkan lingkungan. Mereka juga memperbaiki balai adat dan menyiapkan perlengkapan upacara.

Ketua Lembaga Adat Enam Luhah Sungai Penuh, Dpt. Maifendri, S.PKP, bergelar Depati Santiodo Tuo Tiang Agama, menyebut Kenduri SKO 2026 sebagai momentum penting untuk menguatkan nilai budaya leluhur.

“Kenduri SKO 2026 menjadi acara adat terbesar karena terakhir kita laksanakan 19 tahun lalu. Ini saat yang tepat untuk menghidupkan kembali tradisi Sungai Penuh,” ujarnya.

Maifendri menjelaskan, Kenduri SKO bukan hanya ritual adat. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antar-pemangku adat, ninik mamak, dan generasi muda. Melalui kenduri, masyarakat memperkuat persaudaraan dan menanamkan nilai adat agar generasi penerus tetap kokoh menghadapi perubahan zaman.

Makna utama Kenduri SKO terletak pada semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap leluhur. Nilai-nilai adat inilah yang membentuk jati diri masyarakat Sungai Penuh. Karena itu, ia mengajak seluruh luhah dan warga berpartisipasi aktif agar Kenduri SKO 2026 berlangsung sukses dan berkesan.

Berbagai kegiatan pendukung telah dimulai. Masyarakat berlatih tari tradisional (tari iyo-iyo), pencak silat, serta membuat baju adat. Mereka juga menyiapkan calon pemangku adat yang akan diangkat pada puncak acara nanti.

Antusiasme warga terlihat tinggi, terutama dari generasi muda yang ingin mengenal kembali akar budayanya.

Dengan semangat gotong royong, masyarakat Sungai Penuh bertekad menjadikan Kenduri SKO 2026 sebagai simbol kebangkitan adat dan budaya. Kenduri ini menjadi pengingat bahwa nilai leluhur tetap hidup di tengah kemajuan zaman.

(*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hardizal Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98
Wali Kota Alfin Salurkan Sembako dan Apresiasi Pemuda
Wali Kota Alfin Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda
Satlantas Polres Kerinci dan Dishub Siaga JUARA FUN RUN 2.0
Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Pelantikan Pimpinan STKIP
Pemkot Sungai Penuh Dukung Kemajuan STKIP Muhammadiyah
Wawako Azhar Hadiri Apel Gelar Pasukan Aksi Patuh 2026
Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Pelantikan Pengurus PKPS
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Hardizal Hadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wali Kota Alfin Salurkan Sembako dan Apresiasi Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wali Kota Alfin Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Satlantas Polres Kerinci dan Dishub Siaga JUARA FUN RUN 2.0

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Pelantikan Pimpinan STKIP

Berita Terbaru

Polisi mengamankan delapan orang terkait insiden di Kabupaten Merangin, Jambi.

Daerah

Penyerangan Polres Merangin, Delapan Orang SAD Ditangkap

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:00 WIB

Lahan gambut yang menjadi fokus restorasi untuk mencegah karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan.

Nasional

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 30 Okt 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi suasana Jazirah Arab pada masa awal Islam, menggambarkan latar sejarah perjuangan Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah.

Khasanah

Hamzah bin Abdul Muthalib, Singa Allah Pembela Rasulullah SAW

Jumat, 30 Okt 2026 - 06:00 WIB

Ilustrasi teh kemasan berbusa saat aksi demo. ( Foto AI INBRITA)

Nasional

Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:00 WIB