Home / SUNGAI PENUH

Kamis, 16 Oktober 2025 - 01:07 WIB

ASN Bengkulu Viral Injak Al-Qur’an, Laporkan Mantan Kekasih

ASN di Bengkulu yang viral karena menginjak Al-Quran (Dok. Istimewa/Tangkap Layar)

ASN di Bengkulu yang viral karena menginjak Al-Quran (Dok. Istimewa/Tangkap Layar)

Jambi , iNBrita.com – Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Bengkulu bernama Vita Melia menjadi perhatian publik. Namanya viral setelah video dirinya menginjak Al-Qur’an beredar luas di media sosial.

Dilansir dari detik.com, Vita menegaskan bahwa video itu ia buat atas permintaan mantan kekasihnya dan tidak pernah ia sebarkan sendiri.

Kejadian ini bermula dari tuduhan perselingkuhan. Mantan pacar Vita menuduhnya membawa laki-laki lain ke rumah.

Vita sudah berulang kali membantah tuduhan itu, tetapi mantannya tetap tidak percaya. Karena tertekan, ia akhirnya menuruti permintaan tersebut agar hubungan mereka tidak semakin memburuk.

“Saya dituduh berselingkuh. Saya sudah menyangkal, tetapi dia tetap tidak percaya. Dia meminta saya menginjak kitab suci agar dianggap jujur,” ujar Vita, Rabu  (15/10/2025).

Baca juga :   Ketua DPRD Hadiri Penutupan Jambore PKK 2025 Sungai Penuh

Setelah merekam video itu, Vita langsung mengirimkannya hanya kepada mantan pacarnya. Dua hari kemudian, video tersebut tersebar di media sosial. Ribuan warganet membagikan ulang video itu dan mengkritik tindakannya.

Vita mengaku terkejut saat mengetahui videonya viral. Polisi juga menghubunginya untuk memastikan kebenaran peristiwa tersebut. Ia pun segera menelusuri penyebab penyebaran video dan berniat melaporkannya.

“Saya tidak pernah mengunggah video itu ke media sosial. Mantan pacar saya yang menyebarkannya. Saya akan melaporkannya ke polisi,” tegas Vita.

Baca juga :   AKP Edi Mardi Resmi Jabat Kabag Ops.Polres Kerinci

Ia menjelaskan bahwa aksinya sama sekali tidak bertujuan menghina agama. Ia menyesal telah menuruti permintaan mantannya dan berharap masyarakat dapat memahami duduk perkaranya. Vita juga meminta agar publik berhenti membagikan video tersebut.

Polisi kini memeriksa bukti digital untuk menelusuri penyebar video pertama. Dengan langkah itu, aparat berupaya memastikan pihak yang bertanggung jawab segera diproses sesuai hukum.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat. Setiap orang perlu berhati-hati dalam membuat dan mengirimkan konten pribadi, sebab penyebaran tanpa izin dapat menimbulkan konsekuensi serius.

(ES)

Berita ini 15 kali dibaca

Share :

Baca Juga

SUNGAI PENUH

Alfin & Azhar:Akan Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Transparan, dan Akuntabel
Wako Alfin melantik Tim Pembina Posyandu Kota Sungai Penuh periode 2025-2029

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Lantik Tim Pembina Posyandu Sungai Penuh
Bupati Kerinci menyerahkan truk sampah kepada enam kecamatan untuk program lingkungan bersih.

SUNGAI PENUH

Kerinci Bersih Program Satu Mobil Sampah Setiap Kecamatan

SUNGAI PENUH

Tingkatkan Layanan Kesehatan Wako Alfin Dorong Percepatan Akreditasi RSUD H. Bakri
Ketua I GOW Sungai Penuh dan Ketua Bidang Kesehatan memberikan edukasi pencegahan stunting di Posyandu Desa Gedang.

SUNGAI PENUH

GOW Sungai Penuh Edukasi Pencegahan Stunting di Posyandu
Sekda Alpian memimpin rapat persiapan verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Nasional 2025 di Rumah Dinas Walikota Sungai Penuh

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh Matangkan Persiapan Kota Sehat 2025

SUNGAI PENUH

Al Azhar Bawa Perubahan: Program Berpihak pada Masyarakat

SUNGAI PENUH

Ny. Sri Kartini S.Kep., Ns Resmi Dilantik Sebagai Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh