Kontroversi Selebrasi Pemain Aljazair Usai Lawan Kongo

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fans Kongo bergaya seperti patung Patrice Lumumba..Foto: DeFodi Images via Getty

Fans Kongo bergaya seperti patung Patrice Lumumba..Foto: DeFodi Images via Getty

Rabat, iNBrita.com  – Kemenangan Aljazair atas Republik Demokratik Kongo di Piala Afrika 2025 tercoreng kontroversi di luar lapangan. Penyerang Aljazair, Mohammed Amoura, menuai kritik keras akibat tindakannya seusai laga.

Pertandingan babak 16 besar di Stadion Moulay Hassan, Selasa (6/1/2026), berlangsung ketat hingga perpanjangan waktu. Aljazair akhirnya menang 1-0 berkat gol Adil Boulbina pada menit ke-119 dan memastikan tiket ke perempat final.

Namun, sorotan publik tidak tertuju pada gol penentu tersebut. Kamera menangkap momen ketika Amoura berlari ke arah tribun pendukung Kongo. Ia menirukan pose Michel Nkuka Mboladinga, suporter Kongo yang viral karena berdiri kaku seperti patung selama pertandingan.

Baca Juga :  Hwang Un Minta Maaf Usai Korea Dikalahkan Indonesia

Amoura kemudian menjatuhkan diri dan bergaya santai di depan Mboladinga. Banyak pihak menilai gestur itu sebagai bentuk ejekan.

Reaksi keras pun bermunculan di media sosial. Warganet menilai Amoura tidak hanya merendahkan seorang suporter, tetapi juga menyinggung simbol sejarah Afrika. Mboladinga diketahui meniru sosok Patrice Lumumba, tokoh perjuangan anti-kolonialisme Afrika.

Patrice Lumumba merupakan perdana menteri pertama Kongo dan figur penting dalam sejarah perlawanan terhadap kolonialisme. Gagasannya menginspirasi banyak negara Afrika, termasuk Aljazair yang merdeka pada 1962.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Mulai Rombak Pejabat Bea Cukai

Kecaman tidak hanya datang dari publik Kongo. Sejumlah warga Aljazair juga mengecam tindakan Amoura. Mereka menilai sang pemain tidak memahami sejarah Afrika, bahkan sejarah bangsanya sendiri.

Insiden ini memicu diskusi lebih luas tentang pentingnya sikap hormat dan kesadaran sejarah di ajang Piala Afrika, turnamen yang sarat makna identitas dan perjuangan bangsa-bangsa Afrika.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB