Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah di Nepal yang masih berdiri kokoh meski diterjang banjir bandang. Foto: X.com

Rumah di Nepal yang masih berdiri kokoh meski diterjang banjir bandang. Foto: X.com

Jakarta , iNBrita.com — Banjir bandang menerjang kawasan Sungai Trishuli, Nepal, pada Rabu (26/8). Arus deras membawa lumpur, puing-puing, dan material bangunan hingga menghancurkan sejumlah rumah di sekitar sungai.

Di tengah bencana tersebut, sebuah rumah berwarna hijau justru tetap berdiri kokoh. Air bah mengalir deras mengelilingi bangunan itu, sementara arus menghantam berbagai bangunan lain di sekitarnya hingga roboh dan terseret.

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan dahsyatnya banjir tersebut. Dalam video itu, warga melihat beberapa bangunan di sekitar rumah hijau runtuh satu per satu akibat terjangan air.

Baca Juga :  Serangan AS & Israel ke Iran Picu Emas Naik

Kondisi penghuni rumah sempat membuat warganet cemas. Beberapa orang terlihat bertahan di balkon ketika banjir mengepung bangunan tersebut. Saat itu, publik belum mengetahui identitas maupun kondisi mereka.

Video lain kemudian menunjukkan kabar yang lebih melegakan. Para penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dan tetap bertahan di dalam bangunan yang masih berdiri kokoh.

Peristiwa tersebut menarik perhatian jutaan pengguna media sosial. Banyak warganet merasa kagum melihat rumah hijau itu mampu menghadapi derasnya arus, sementara bangunan lain di sekitarnya mengalami kerusakan berat.

Baca Juga :  30 September 2025: Mengenang Tragedi G30S/PKI di Indonesia

Sejumlah warganet bahkan memuji orang yang membangun rumah tersebut. Mereka menilai kekuatan konstruksi kemungkinan membantu bangunan itu bertahan menghadapi terjangan banjir.

Banjir bandang Nepal menarik perhatian dunia setelah masyarakat menyebarkan berbagai rekaman bencana melalui media sosial. Arus air yang sangat deras menghancurkan rumah, merusak bangunan, dan membawa berbagai material dalam waktu singkat.

Namun, rumah hijau tersebut menghadirkan pemandangan berbeda. Bangunan itu tetap berdiri di tengah lumpur dan reruntuhan, sekaligus menjadi salah satu kisah yang menarik perhatian publik setelah bencana menerjang kawasan tersebut.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Berita Terbaru

Rumah di Nepal yang masih berdiri kokoh meski diterjang banjir bandang. Foto: X.com

Internasional

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:00 WIB

Sri Kartini Alfin nahkodai Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh periode 2026–2030.

SUNGAI PENUH

Sri Kartini Alfin Nahkodai Dewan Kesenian Sungai Penuh

Minggu, 30 Agu 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi permainan Arrow To Rich yang menawarkan fitur game puzzle dan hadiah saldo digital. (Foto AI)

Teknologi

Arrow To Rich 2026, Cara Main dan Tarik Saldo

Minggu, 30 Agu 2026 - 10:00 WIB

Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS di Pegadaian kembali turun pada Sabtu (29/8/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Turun, Antam Masih Rp 2,71 Juta

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:00 WIB

Penyebab penumpukan kalsium di pembuluh darah. Foto: Getty Images/tussik13

Kesehatan

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:00 WIB