Home / Internasional

Kamis, 5 Februari 2026 - 02:00 WIB

Zelensky Upayakan Pemulihan Listrik Usai Serangan Rusia

Warga bermalam di stasiun metro Kyiv akibat pemadaman listrik usai serangan Rusia yang menargetkan sektor energi Ukraina.

Warga bermalam di stasiun metro Kyiv akibat pemadaman listrik usai serangan Rusia yang menargetkan sektor energi Ukraina.

Kyiv, iNBrita.comPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan pemerintah terus berupaya memulihkan pasokan listrik di Kyiv dan sejumlah wilayah lain setelah Rusia melancarkan serangan yang menargetkan sektor energi.

Mengutip BBC, Rabu (4/2/2026), Zelensky mengatakan lebih dari 1.100 gedung apartemen di ibu kota masih mengalami pemadaman listrik. Rusia kembali menyerang setelah menghentikan operasi selama sekitar sepekan akibat cuaca dingin, menyusul permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada Presiden Rusia Vladimir Putin.

Di sisi lain, pejabat Amerika Serikat, Ukraina, dan Rusia kembali menggelar pertemuan di Abu Dhabi untuk membahas rincian rencana perdamaian.

Baca juga :   Polisi Tangkap Pelaku Masturbasi di TransJakarta 1A

“Hingga hari ini, situasi paling sulit terjadi di Kyiv dan sekitarnya, Kharkiv dan wilayah sekitarnya, serta wilayah Sumy dan Poltava,” tulis Zelensky melalui media sosial.

Ia menambahkan, kondisi juga masih berat di sejumlah wilayah Ukraina bagian tengah, termasuk Dnipro dan Cherkasy.

Zelensky mengatakan pemerintah akan mengerahkan petugas perbaikan tambahan untuk memulihkan aliran listrik. Namun, ia mengakui para petugas sudah kelelahan akibat bekerja terus-menerus.

Akibat pemadaman listrik dan cuaca dingin ekstrem, warga Kyiv terpaksa bermalam di stasiun metro. Beberapa di antaranya mendirikan tenda di peron untuk melindungi diri dari suhu yang membekukan.

Baca juga :   Safari Ramadhan di Masjid Raya Rawang, Wawako Azhar Hamzah Ajak Masyarakat Terus Pererat Nilai Kebersamaan

Pihak berwenang juga mendatangkan lebih banyak generator guna mengantisipasi pemadaman listrik berkepanjangan. Sementara itu, petugas teknis terus memperbaiki kerusakan di sektor energi.

Di Kharkiv, Ukraina timur, serangan Rusia merusak sebuah pembangkit listrik hingga tidak dapat diperbaiki. Menteri Energi Ukraina, Denys Shmyhal, menyatakan sistem energi nasional membutuhkan waktu untuk pulih. Ia menambahkan, pembangkit listrik gabungan panas dan tenaga (CHP) Darnytsia di Kyiv mengalami kerusakan parah.

(Tim*)

Berita ini 9 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pria menjual kopi di Lapangan Kelahiran Yesus saat penyalaan pohon Natal di Betlehem, Tepi Barat, 6 Desember 2025.

Internasional

Polisi Israel Tangkap Santa Claus Saat Natal Haifa
Pekerja mengenakan APD di fasilitas pengayaan uranium Iran

Internasional

Iran Kurangi Pengayaan Uranium Jika AS Cabut Sanksi
Lambang Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Logo resmi NATO

Internasional

NATO Kirim Pasukan ke Greenland di Tengah Ketegangan
Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti saat berlaga di Istora GBK

Internasional

Ganda Putri Indonesia Masih Cari Pasangan Terbaik
Lionel Messi gol untuk Inter Miami saat menghadapi New England Revolution

Internasional

Messi Cetak Dua Gol, Inter Miami Menang
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington DC.

Internasional

Donald Trump Umumkan Operasi Militer Besar ke Iran
Mobil terbakar saat demonstrasi antipemerintah di Teheran, Iran

Internasional

Korban Bertambah, 2.571 Orang Tewas dalam Demo Iran
Mantan pramugara Kanada menipu maskapai untuk terbang gratis

Internasional

Mantan Pramugara Tipu Maskapai, Terbang Gratis Ratusan Kali