Ganda Putri Indonesia Masih Cari Pasangan Terbaik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti menjalani pertandingan di Istora GBK pada ajang Indonesia Masters 2026.

Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti menjalani pertandingan di Istora GBK pada ajang Indonesia Masters 2026.

Jakarta, iNBrita.comGanda putri Indonesia masih mencari pasangan terbaik pada tahun ini. Pelatih kembali merombak dua dari empat pasangan yang sebelumnya juga mengalami perubahan pada musim lalu.

Empat pemain tersebut meliputi Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Amallia Cahaya Pratiwi, dan Lanny Tria Mayasari. Kini, Apriyani berpasangan dengan Lanny, sementara Fadia kembali dipasangkan dengan Tiwi.

Pelatih menguji dua pasangan baru tersebut di Indonesia Masters 2026 yang berlangsung di Istora GBK pada Selasa (20/1) hingga Minggu (25/1/2026).

Meski hasil turnamen ini belum menjadi patokan utama, pelatih tetap menjadikannya bahan evaluasi awal untuk menentukan masa depan ganda putri Indonesia.

Proses Pencarian Pasangan Terbaik

Fadia memahami bahwa pelatih melakukan perombakan pasangan sebagai bagian dari upaya menemukan kombinasi terbaik.

“Pelatih mungkin belum menemukan pasangan terbaik dari percobaan sebelumnya. Saya pernah berpasangan dengan Kak Apri, Lanny dengan Tiwi, lalu sekarang kami dipasangkan kembali secara berbeda. Pelatih menilai kombinasi ini yang terbaik saat ini. Kami juga sudah berkomunikasi, jadi keputusan ini datang dari kesepakatan bersama,” ujar Fadia saat ditemui di Istora GBK.

Fadia menilai pelatih tetap memasang target dalam setiap perubahan. Pelatih memberi kesempatan yang sama kepada semua pemain untuk berkembang.

“Kami memaksimalkan kondisi yang ada sekarang. Saat bermain dengan Tiwi, kami memilih menikmati prosesnya. Target kami tentu juara, tetapi kami paham semua butuh proses. Karena itu, kami fokus menjalani setiap tahap dengan baik,” kata Fadia.

Apriyani Siap Hadapi Risiko Atlet Profesional

Sementara itu, Apriyani mengakui bahwa pemain tidak pernah merasa nyaman jika harus terus berganti pasangan. Namun, ia menyadari kondisi tersebut sebagai bagian dari risiko menjadi atlet profesional.

“Tidak ada pemain yang ingin terus dipecah-pecah. Lanny pernah berpasangan dengan Fadia, lalu dengan saya. Saya juga pernah berpasangan dengan Fadia, kemudian dengan Febi, dan sekarang dengan Lanny. Situasi seperti ini memang membuat pemain tidak nyaman,” ujar Apri.

Meski begitu, Apriyani menegaskan bahwa atlet profesional harus siap menghadapi segala kondisi.

“Sebagai atlet profesional, kami harus siap dengan kebutuhan pelatih, kebutuhan tim, dan kebutuhan di lapangan. Kami tidak bisa menolak kondisi ini karena itu bagian dari risiko profesi,” lanjutnya.

Apri menilai pelatih selalu mengambil keputusan demi mendapatkan kombinasi terbaik.

“Pelatih melihat kondisi kami dan menilai kecocokan di lapangan. Jika pelatih menilai kombinasi tertentu tidak bisa berjalan, maka kami mengikuti arahannya. Kami menganggap pelatih sebagai orang tua di sini,” ucap Apri.

Target Enam Bulan ke Depan

Apriyani juga memastikan bahwa pelatih selalu melibatkan pemain dalam komunikasi sebelum melakukan perubahan.

“Pelatih selalu mengajak kami berdiskusi. Semua sudah dibicarakan dan dipertimbangkan. Kami sepakat bahwa ini jalan terbaik,” katanya.

Seperti Fadia, Apriyani juga menerima target khusus bersama Lanny untuk enam bulan ke depan, terutama dalam hal pencapaian turnamen.

“Kami sudah menerima jadwal dan target dari pelatih, lalu berupaya mencapainya. Sebagai atlet, kami siap menghadapi tekanan dan tantangan,” tutup Apri.

(Ven*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, menjadi fasilitas produksi kendaraan BYD untuk pasar Indonesia.(Foto : Arief A/Liputan6.com)

Teknologi

Harga Mobil BYD Setelah Produksi Lokal, Apakah Turun?

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:00 WIB

Hengdian World Studio menghadirkan pengalaman bagi wisatawan untuk membuat dan membintangi drama pendek sendiri.(Foto : Ilustrasi Papan Slate Film (Pixabay)

Travel

Hengdian Tawarkan Wisata Bikin Drama Pendek Sendiri

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:00 WIB

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Cek Daftar Lengkap

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Bank Sentral Borong Emas, Harga dan Investasi Jadi Sorotan

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB