BRIN Pastikan Benda Terbang di Lampung Sampah Antariksa

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benda angkasa yang viral melintasi langit Lampung pada Sabtu (4/4/2026). ANTARA/video warga.

Benda angkasa yang viral melintasi langit Lampung pada Sabtu (4/4/2026). ANTARA/video warga.

Jakarta , iNBrita.com – Warga Lampung dan Banten heboh saat mereka melihat benda bercahaya melintas di langit pada Sabtu (4/4). Video yang viral di media sosial memperlihatkan objek itu memanjang, terbakar, dan pecah menjadi beberapa serpihan.

Profesor Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa benda itu bukan fenomena alam, melainkan sampah antariksa. Ia menambahkan, objek itu berasal dari sisa roket China CZ-3B yang diluncurkan dari India menuju Samudera Hindia.

Baca Juga :  Leonid Radvinsky, Pendiri OnlyFans, Meninggal Dunia

“Objek itu memasuki atmosfer sekitar pukul 19:56 WIB, turun hingga ketinggian di bawah 120 km, lalu terbakar dan pecah. Warga menyaksikan seluruh proses itu,” kata Thomas.

Baca Juga :  Wawako Azhar Hadiri Anniversary ke-25 Sempoa SIP

Analisis orbit dari Space-Track menunjukkan bahwa pecahan roket itu melintas di wilayah Lampung dan Banten sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Samudera Hindia di pantai barat Sumatera.

Fenomena ini menjadi viral di media sosial, sehingga warga semakin penasaran dan terkejut saat melihat serpihan bercahaya melintas di langit sore hari.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB