Kerbau Albino Viral di Bangladesh Batal Jadi Kurban

Kerbau albino di Bangladesh viral menjelang Idul Adha 2026 setelah dijuluki “Donald Trump” karena rambut di dahinya.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan kerbau albino 'Donald Trump' di Bangladesh. Foto: REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Penampakan kerbau albino 'Donald Trump' di Bangladesh. Foto: REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Kerbau Albino “Donald Trump” Viral di Bangladesh Jelang Idul Adha 2026

Jakarta, iNBrita.com — Seekor kerbau albino di Bangladesh menarik perhatian publik menjelang Idul Adha 2026 setelah fotonya viral di media sosial. Warga menjuluki hewan itu “Donald Trump” karena rambut di dahinya tampak seperti gaya rambut pirang.

Kerbau tersebut berasal dari peternakan di Narayanganj, dekat Dhaka. Pemiliknya, Ziauddin Mridha, mengatakan keluarganya memberi julukan itu karena bentuk rambut di kepala kerbau mirip tokoh politik Amerika Serikat tersebut. Selain itu, pemilik merawat kerbau itu sebagai hewan jinak. Namun, ia juga harus memberi makan beberapa kali sehari dan menjaga kebersihannya.

Baca Juga :  Iran Kurangi Pengayaan Uranium Jika AS Cabut Sanksi

Popularitas kerbau ini naik cepat setelah warga datang langsung ke peternakan untuk melihat dan berfoto. Akibatnya, banyak pengunjung membuat video dan mengunggahnya ke media sosial.

Awalnya, pemilik menyiapkan kerbau berbobot hampir 700 kilogram ini sebagai hewan kurban. Ia bahkan sempat menjualnya kepada seorang pembeli. Namun, situasi berubah setelah kerbau itu viral. Pemerintah ikut turun tangan.

Baca Juga :  Perjuangan Painah, Penjual Daun Pisang Menuju Tanah Suci

Dipindahkan dan Dirawat oleh Pemerintah

Setelah itu, pihak terkait memindahkan kerbau tersebut ke fasilitas yang lebih aman. Petugas kebun binatang nasional lalu mengawasi kerbau itu secara ketat. Mereka juga menjalankan masa karantina selama dua minggu untuk menjaga kesehatannya.

Kasus kerbau “Donald Trump” ini menjadi fenomena unik menjelang Idul Adha di Bangladesh. Peristiwa ini juga menarik perhatian internasional karena keunikannya di tengah tradisi penyembelihan hewan kurban setiap tahun.

(eny)
Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau
Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat
Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker
Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan
Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika
Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Rumah Hijau Nepal Bertahan di Tengah Banjir Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Chelsea Berpeluang Dapat Rp 2,7 Triliun dari Penjualan Striker

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Hutan Terluas Dunia Menghadapi Ancaman dan Kerusakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Aisha Wahab Menang Pemilu Khusus DPR Amerika

Berita Terbaru

Wako Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).

SUNGAI PENUH

Wako Alfin Dorong Percepatan Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi pengguna membuka fitur DANA Kaget melalui aplikasi dompet digital DANA. ( Foto AI)

Teknologi

DANA Kaget September Kembali Diburu, Begini Cara Klaim

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

ASN Diskominfosta Kota Sungai Penuh menjalankan Program 3S untuk mendukung penanganan stunting.

SUNGAI PENUH

Diskominfosta Sungai Penuh Perkuat Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 13:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

SUNGAI PENUH

SMPN 8 Sungai Penuh Terus Dukung Program 3S

Selasa, 1 Sep 2026 - 12:00 WIB

Gerhana Matahari (AP Photo/Esteban Felix)

Internasional

September 2026 Hadirkan Fenomena Langit yang Memukau

Selasa, 1 Sep 2026 - 11:00 WIB