Cara Membuat Puding Telur Kukus yang Lembut
Jakarta, iNBrita.com — Banyak orang memilih metode kukus untuk membuat puding telur karena cara ini menghasilkan tekstur yang lembut dan mudah dipraktikkan. Puding telur atau custard memadukan telur, susu, dan gula untuk menghasilkan hidangan penutup yang halus dan lembut. Berbeda dengan puding berbahan agar-agar yang memiliki tekstur kenyal, puding telur menawarkan tekstur lembut dan lumer di mulut.
Untuk mendapatkan hasil yang lembut, kita perlu memanaskan adonan secara perlahan dan menggunakan api kecil saat mengukus. Kita juga perlu menyaring adonan telur, susu, dan gula agar menghasilkan puding yang halus tanpa gumpalan. Dengan teknik yang tepat, kita dapat menyajikan puding telur kukus sebagai camilan keluarga yang sederhana dan lezat.
Bahan-bahan
- 2 butir telur
- 250 ml susu cair
- 4–5 sendok makan gula pasir
- Sedikit vanila
Gunakan bahan-bahan bersuhu ruang agar telur, susu, dan bahan lainnya lebih mudah menyatu.
Cara Membuat
- Kocok telur perlahan
Pecahkan telur ke dalam wadah, lalu kocok menggunakan balloon whisk sampai putih dan kuning telur menyatu. Kocok secara perlahan agar adonan tidak menghasilkan terlalu banyak udara. Terlalu banyak udara dapat membuat permukaan puding berlubang. - Hangatkan susu dan gula
Tuangkan susu dan gula ke dalam panci. Panaskan sambil terus mengaduk sampai gula larut. Jangan sampai susu mendidih. Cukup panaskan susu hingga hangat dan mulai mengeluarkan uap. - Campurkan susu dengan telur
Tuangkan susu hangat sedikit demi sedikit ke dalam kocokan telur sambil terus mengaduk perlahan. Cara ini membantu mencegah telur langsung matang dan menggumpal ketika terkena susu panas. - Saring adonan
Setelah mencampurkan semua bahan, saring adonan menggunakan saringan halus. Saring kembali jika ingin mendapatkan tekstur yang lebih halus. Proses ini membantu menghilangkan gumpalan kecil dan buih dari adonan. - Kukus dengan api kecil
Tuangkan adonan ke dalam cetakan tahan panas. Hilangkan gelembung yang muncul di permukaan. Panaskan kukusan terlebih dahulu, kemudian kukus adonan selama sekitar 15–20 menit dengan api kecil. Bungkus tutup kukusan menggunakan kain bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan puding. - Periksa kematangan puding
Tusukkan tusuk gigi ke bagian tengah puding untuk memeriksa kematangannya. Jika tusuk gigi keluar bersih dan puding sudah set tetapi masih sedikit bergoyang, segera matikan api. Hindari mengukus puding terlalu lama karena panas berlebihan dapat membuat teksturnya keras dan berpori. - Dinginkan puding
Angkat puding dari kukusan dan biarkan hingga dingin. Setelah itu, masukkan puding ke dalam kulkas agar teksturnya semakin lembut dan segar saat disajikan.
Kita memang membutuhkan sedikit kesabaran saat mengukus puding dengan api kecil. Namun, teknik tersebut membantu kita menghasilkan puding telur dengan tekstur lembut, halus, dan creamy. Kita dapat menyajikannya sebagai camilan keluarga sehari-hari atau hidangan penutup yang sederhana tetapi istimewa.
Chef sekaligus ahli gizi Teresa Cutter dari The Healthy Chef menyebut custard sebagai salah satu fondasi berbagai hidangan penutup restoran. Dengan menguasai teknik dasar pembuatan custard, kita pun dapat membuat hidangan penutup yang lembut dan lezat dari dapur sendiri.
(eny)









