Harga Emas Dunia Naik, Investor Menanti Keputusan The Fed

Harga emas dunia naik 0,9% saat harga minyak melemah, sementara investor menanti keputusan suku bunga The Fed dan prospek investasi emas 2026.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas dunia naik saat investor mencermati kebijakan suku bunga AS.(Foto : by AI/liputan6.com)

Harga emas dunia naik saat investor mencermati kebijakan suku bunga AS.(Foto : by AI/liputan6.com)

Jakarta, iNBrita.com` – Harga emas dunia menguat sekitar 1% pada perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026, atau Rabu pagi waktu Jakarta. Penurunan harga minyak mendorong kenaikan tersebut. Sementara itu, investor menanti hasil pertemuan kebijakan Federal Reserve (The Fed) untuk mengetahui arah suku bunga Amerika Serikat (AS) selanjutnya.

CNBC melaporkan pada Rabu (28/10/2026) bahwa harga emas di pasar spot naik 0,9% menjadi US$ 4.051,78 per ons. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level terendah US$ 3.987,14 pada sesi perdagangan yang sama.

Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga menguat 0,69% menjadi US$ 4.066,40 per ons.

Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, menilai penurunan harga minyak dapat mendukung pergerakan emas. Menurutnya, harga minyak yang lebih rendah meredakan kekhawatiran inflasi dan berpotensi mengurangi sikap hawkish The Fed.

Grant juga menilai pelaku pasar masih merespons perkembangan terbaru di Timur Tengah dan negosiasi perdamaian yang berlangsung di kawasan tersebut.

Harga Minyak Memengaruhi Pergerakan Emas

Kontrak berjangka minyak turun lebih dari 1% pada Selasa. Pelaku pasar mulai mengalihkan perhatian ke upaya perdamaian di Timur Tengah.

Meski demikian, harga minyak masih bertahan di dekat level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Konflik antara kelompok Houthi dan Arab Saudi serta potensi serangan baru yang melibatkan AS dan Israel masih membayangi pasar energi.

Analis American Gold Exchange, Jim Wyckoff, mengingatkan bahwa kenaikan harga minyak mentah dapat memicu tekanan inflasi. Jika kondisi tersebut berlanjut, bank sentral berpotensi memperketat kebijakan moneter untuk mengendalikan kenaikan harga.

Wyckoff menilai kondisi tersebut dapat menekan harga emas. Pasalnya, kebijakan moneter yang lebih ketat cenderung mengurangi daya tarik emas di mata investor.

Investor Menanti Keputusan The Fed

Para pejabat The Fed telah memberikan sinyal bahwa mereka tidak akan menaikkan suku bunga jangka pendek AS pada pekan ini. Namun, kekhawatiran terhadap inflasi masih membayangi pasar keuangan.

Investor memperkirakan The Fed berpotensi kembali menaikkan suku bunga pada Desember. Berdasarkan perangkat FedWatch milik CME, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada bulan tersebut mencapai 83%.

Kenaikan suku bunga biasanya menekan harga emas karena meningkatkan biaya peluang dalam memegang aset tersebut. Berbeda dengan deposito atau obligasi, emas tidak memberikan bunga maupun imbal hasil rutin kepada pemiliknya.

Selain keputusan The Fed, investor juga menantikan data Pengeluaran Konsumsi Pribadi atau Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang akan dirilis pada Kamis. The Fed menggunakan indikator ini sebagai salah satu acuan utama untuk mengevaluasi inflasi dan mencapai target sebesar 2%.

Analis Menurunkan Proyeksi Harga Emas 2026

Survei Reuters menunjukkan bahwa para analis kembali menurunkan proyeksi harga emas untuk 2026. Mereka telah memangkas perkiraan tersebut selama dua kuartal berturut-turut.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tinggi, penguatan dolar AS, serta ekspektasi suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama menjadi sejumlah faktor yang menekan proyeksi harga emas.

Meski demikian, para analis masih memperkirakan harga emas akan pulih pada 2027.

Harga Logam Mulia Lainnya

Pergerakan logam mulia lainnya menunjukkan hasil yang beragam pada perdagangan Selasa.

Harga perak di pasar spot naik 0,8% menjadi US$ 54,37 per ons. Namun, sebelum menguat, harga perak sempat menyentuh level terendah dalam hampir satu tahun.

Harga platinum juga naik tipis 0,3% menjadi US$ 1.531,95 per ons. Sebelumnya, logam tersebut sempat menyentuh level terendah sejak akhir November 2025.

Sebaliknya, harga paladium turun 1,4% menjadi US$ 1.035,00 per ons. Pada sesi perdagangan sebelumnya, harga paladium bahkan sempat merosot ke level terendah sejak Juni 2025.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Melemah Hari Ini, Ini Penyebab dan Dampaknya
IHSG Anjlok 1,3%, Saham Infrastruktur Tertekan, BBCA Menguat
Harga Emas Perhiasan Raja Emas dan Laku Emas Hari Ini
IHSG Anjlok 3,03%, Saham WIFI BIPI KETR Ikut Melemah
Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Tembus Rp18.140
Harga Perak Antam Naik, Cek Harga Emas Dunia
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Tertinggi Selasa
BEI Pastikan Saham HSC Tak Pangkas Kapitalisasi Pasar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Rupiah Melemah Hari Ini, Ini Penyebab dan Dampaknya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:00 WIB

IHSG Anjlok 1,3%, Saham Infrastruktur Tertekan, BBCA Menguat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Dunia Naik, Investor Menanti Keputusan The Fed

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Perhiasan Raja Emas dan Laku Emas Hari Ini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:00 WIB

IHSG Anjlok 3,03%, Saham WIFI BIPI KETR Ikut Melemah

Berita Terbaru

 Rupiah melemah ke Rp 18.174 per dolar AS akibat tekanan global dan kenaikan harga minyak dunia. (Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah Hari Ini, Ini Penyebab dan Dampaknya

Rabu, 28 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas dunia naik saat investor mencermati kebijakan suku bunga AS.(Foto : by AI/liputan6.com)

Ekonomi

Harga Emas Dunia Naik, Investor Menanti Keputusan The Fed

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyerahkan bantuan sembako dan piagam penghargaan kepada pemuda berprestasi dalam rangka Hari Sumpah Pemuda 2026.

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Salurkan Sembako dan Apresiasi Pemuda

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:30 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026.(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

SUNGAI PENUH

Wali Kota Alfin Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:00 WIB