BEI Pastikan Saham HSC Tak Pangkas Kapitalisasi Pasar

BEI menegaskan saham HSC tetap masuk dalam total kapitalisasi pasar meski dikeluarkan dari perhitungan IHSG. Bursa juga menyiapkan mekanisme pengawasan baru untuk mengusut dugaan manipulasi harga saham.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEI memastikan penghapusan saham HSC dari IHSG tidak mengurangi total kapitalisasi pasar saham Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

BEI memastikan penghapusan saham HSC dari IHSG tidak mengurangi total kapitalisasi pasar saham Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, iNBrita.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan penghapusan saham yang masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan mengurangi total kapitalisasi pasar saham Indonesia.

Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, menjelaskan bahwa BEI hanya mengeluarkan saham HSC dari perhitungan IHSG. Dengan demikian, saham-saham tersebut tetap tercatat dalam total kapitalisasi pasar di Bursa.

“Dengan keluarnya HSC dari IHSG tidak akan menurunkan market cap secara keseluruhan. Karena saham-saham HSC tersebut hanya dikeluarkan dari perhitungan IHSG. Adapun market cap dihitung dari semua saham, termasuk saham HSC,” kata Iding dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Iding menjelaskan bahwa saham HSC memiliki kontribusi signifikan terhadap pergerakan IHSG. Saham-saham tersebut menyumbang sekitar 18% dari total bobot indeks. Sementara itu, kapitalisasi pasarnya mencapai sekitar 30% dari total kapitalisasi pasar saham di Bursa.

Perbedaan persentase tersebut muncul karena BEI menggunakan dasar penghitungan yang berbeda. Bobot saham dalam IHSG menunjukkan kontribusi saham terhadap pergerakan indeks. Sebaliknya, kapitalisasi pasar menggambarkan nilai pasar seluruh saham yang tercatat di Bursa.

“Bobot saham HSC dalam IHSG sekitar 18%, dengan market cap sekitar 30% dari total market cap,” ujarnya.

BEI Siapkan Mekanisme Baru untuk Mengawasi Manipulasi Saham

BEI juga menyiapkan mekanisme pengawasan baru untuk menangani dugaan manipulasi harga saham. Melalui mekanisme ini, BEI akan mengumumkan secara langsung dimulainya investigasi terhadap transaksi saham yang menunjukkan indikasi tidak wajar.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan bahwa langkah tersebut bertujuan memperkuat pengawasan perdagangan saham. Selain itu, BEI ingin meningkatkan efektivitas pengawasan agar pelaku pasar menjalankan transaksi secara teratur, wajar, dan efisien.

Jeffrey menjelaskan bahwa BEI akan mengurangi ketergantungan pada pengumuman Unusual Market Activity (UMA) yang selama ini digunakan untuk merespons aktivitas perdagangan tidak biasa.

“Kami perlu menghadirkan pengawasan yang lebih efektif untuk memastikan bahwa perdagangan di BEI berjalan secara teratur, wajar, dan efisien. Oleh karena itu, kami akan segera menerangkan metodologi dan prosedur pengawasan yang lebih efektif dan dapat memberikan sinyal yang kuat dan tegas kepada pasar,” kata Jeffrey dalam konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta, Senin (26/10/2026).

Melalui mekanisme baru tersebut, BEI berharap dapat memberikan sinyal pengawasan yang lebih tegas kepada pelaku pasar. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya bursa untuk menjaga integritas perdagangan saham di Indonesia.

(vvr*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Tembus Rp18.140
Harga Perak Antam Naik, Cek Harga Emas Dunia
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Tertinggi Selasa
IHSG Melemah Hari Ini, Simak 7 Rekomendasi Saham
Harga Emas Antam Naik Rp 10.000 Hari Ini, Cek Daftarnya
Harga Emas Dunia Menguat, Investor Menanti Keputusan The Fed
Lee Biscuits Tutup Pabrik Setelah 92 Tahun Beroperasi
Transaksi LCT Meningkat, Apa Dampaknya terhadap Kurs Rupiah?
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Tembus Rp18.140

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Perak Antam Naik, Cek Harga Emas Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Tertinggi Selasa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

BEI Pastikan Saham HSC Tak Pangkas Kapitalisasi Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:00 WIB

IHSG Melemah Hari Ini, Simak 7 Rekomendasi Saham

Berita Terbaru

Nilai tukar rupiah melemah pada perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026. (Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Tembus Rp18.140

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga perak Antam naik menjadi Rp 37.750 per gram pada 27 Oktober 2026.(Ilustrasi perak-silver by AI)

Ekonomi

Harga Perak Antam Naik, Cek Harga Emas Dunia

Selasa, 27 Okt 2026 - 14:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian pada Selasa, 27 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Antam Tertinggi Selasa

Selasa, 27 Okt 2026 - 13:00 WIB

BEI memastikan penghapusan saham HSC dari IHSG tidak mengurangi total kapitalisasi pasar saham Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

BEI Pastikan Saham HSC Tak Pangkas Kapitalisasi Pasar

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:00 WIB

Pergerakan IHSG berpotensi melemah, sementara analis merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk strategi trading.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Melemah Hari Ini, Simak 7 Rekomendasi Saham

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:00 WIB