Jakarta, iNBrita.com — Buka puasa bukan sekadar makan dan minum setelah seharian menahan lapar serta dahaga. Rasulullah SAW mengajarkan adab berbuka agar umat Islam menyempurnakan ibadah puasa dan meraih pahala yang lebih besar.
1. Menyegerakan Berbuka Puasa
Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk segera berbuka ketika waktu Maghrib tiba. Beliau bersabda bahwa manusia akan selalu berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka. Allah SWT juga mencintai hamba yang tidak menunda waktu berbukanya.
2. Membaca Basmalah Sebelum Makan
Rasulullah SAW selalu membaca basmalah sebelum makan. Beliau mengajarkan umat Islam untuk makan dengan tangan kanan dan mengambil makanan yang paling dekat. Dengan membaca basmalah, umat Islam memulai makan dengan menyebut nama Allah SWT.
3. Mengonsumsi Kurma atau Minum Air
Rasulullah SAW berbuka puasa dengan memakan kurma dalam jumlah ganjil. Jika kurma tidak tersedia, Beliau meminum air. Umat Islam dapat mengganti kurma dengan makanan manis lainnya sebagai pembuka sebelum menyantap hidangan utama agar pencernaan tetap sehat.
4. Berdoa Saat Berbuka
Rasulullah SAW selalu berdoa ketika berbuka sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT. Beliau menyebutkan bahwa doa orang yang berpuasa hingga waktu berbuka tidak akan tertolak. Oleh karena itu, umat Islam sebaiknya memanfaatkan waktu berbuka untuk berdoa.
5. Melaksanakan Salat Maghrib Terlebih Dahulu
Setelah berbuka dengan makanan ringan atau minuman, Rasulullah SAW segera menunaikan salat Maghrib. Setelah itu, Beliau menyantap hidangan utama. Namun, jika makanan sudah tersedia, Beliau memperbolehkan untuk makan terlebih dahulu sebelum salat agar dapat beribadah dengan tenang.
6. Memberi Makan Orang yang Berpuasa
Rasulullah SAW menunjukkan sikap dermawan, terutama di bulan Ramadan. Beliau menganjurkan umat Islam untuk menyediakan makanan bagi orang yang berpuasa. Siapa pun yang memberi makan orang berbuka akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala mereka.
Doa Buka Puasa yang Rasulullah SAW Baca
Rasulullah SAW membaca doa berikut setelah meneguk air atau makanan pertama saat berbuka:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى
Dzahaba azh-zhamau wa ibtallatil-‘urûqu wa tsabatal-ajru in syâallâhu ta’âlâ
Artinya: “Dahaga telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”
Beliau juga membaca doa:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu
Artinya: “Ya Allah, aku berpuasa hanya untuk-Mu dan aku berbuka dengan rezeki-Mu.”
Umat Islam sebaiknya membaca doa tersebut setelah mulai berbuka, sesuai dengan contoh yang Rasulullah SAW ajarkan.
(Tim*)












