Air Minum Keluarga Harus Bebas dari BPA

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Shutterstock

Foto: Shutterstock

Jakarta, iNBrita.com  –  Air minum berkualitas penting untuk melindungi kesehatan keluarga. Masyarakat tidak hanya perlu memastikan air bersih dan layak konsumsi, tetapi juga harus memilih wadah serta perangkat air minum yang aman dan bebas BPA (Bisphenol A) untuk digunakan di rumah.

Produsen plastik menggunakan Bisphenol A atau BPA sebagai bahan tambahan dalam proses produksi. Zat kimia ini dapat berpindah ke dalam air minum, terutama saat pengguna memakai wadah dalam kondisi panas atau dalam jangka waktu lama. Paparan BPA dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, sehingga para ahli menganjurkan masyarakat untuk membatasi penggunaannya.

BPA mengganggu sistem hormon tubuh dengan meniru kerja hormon estrogen. Ketika zat ini masuk ke dalam tubuh, BPA memengaruhi keseimbangan hormon yang mengatur pertumbuhan, metabolisme, serta fungsi kelenjar tiroid. Sistem hormon yang sangat sensitif membuat gangguan kecil dapat memicu perubahan pada berbagai fungsi tubuh.

Anak-anak menghadapi risiko paparan yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Tubuh bayi dan anak belum mampu memproses dan membuang zat kimia secara optimal. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa paparan BPA memengaruhi perkembangan otak dan perilaku anak. Oleh karena itu, orang tua perlu melindungi anak sejak dini dengan memilih wadah dan perangkat air minum yang aman.

BPA juga meningkatkan risiko penyakit kronis. Para peneliti menemukan bahwa kadar BPA dalam tubuh meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan metabolisme, termasuk diabetes. Zat ini memengaruhi pengaturan gula darah serta penggunaan energi dalam tubuh. Meskipun penelitian masih berlanjut, masyarakat harus menerapkan langkah pencegahan sejak sekarang.

Untuk menjaga kualitas air minum, keluarga harus memastikan seluruh perangkat penyimpanan dan penyalur air di rumah aman dan bebas BPA. Keluarga perlu memeriksa galon, dispenser, dan saluran air yang mereka gunakan setiap hari. Dengan memilih perangkat yang tepat, keluarga dapat mengonsumsi air minum dengan lebih aman dan sehat.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya
Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada
Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya
SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya
Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang
Sarapan Sehat Bantu Tubuh Bugar Sepanjang Hari
7 Manfaat Teh Chamomile untuk Kesehatan dan Kualitas Tidur
Manfaat Kopi untuk Hati dan Risiko Penyakit Liver
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Vitamin Anak Palsu Berbahaya, Kenali Risiko Penanganannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Jarak Pandang Sungai Penuh Menurun, BMKG Imbau Waspada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Polusi Udara Ancam Kesehatan, Kenali Risiko dan Pencegahannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:00 WIB

SMA 1 Solsel Perpanjang PJJ Akibat Kabut Asap, Ini Jadwalnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Berita Terbaru

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB

 Pemerintah mengevaluasi penambahan kuota Pertalite akibat lonjakan konsumsi masyarakat.(foto : Liputan6.com/Lizsa Egaham)

Ekonomi

Pemerintah Kaji Penambahan Kuota Pertalite hingga Akhir 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:00 WIB

Hardizal menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Hardizal Dukung Santri Unggul untuk Indonesia Emas 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:00 WIB