Sungai Penuh, iNBrita.com – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin SH, menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Semester II Tahun 2025 pada Rabu (30/7), di Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh.
Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin memaparkan bagaimana Kota Sungai penuh berupaya dalam pengendalian inflasi ,
Menurutnya, bahwa inovasi kebijakan dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci memperkuat ketahanan pangan di daerah.
“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh pihak. Kita berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi bisa kita kendalikan bersama,” tegas Wako Alfin.
Wali Kota juga menyampaikan sejumlah aksi nyata yang akan dijalankan secara terarah, antara lain :
1. Operasi pasar murah menjelang Natal dan Tahun Baru.
2.Koordinasi antar OPD dalam pengendalian inflasi daerah.
3.Evaluasi bulanan terhadap progres enam langkah konkret dari Kemendagri.
4.Pelaporan aktif melalui platform Kemendagri dan koordinasi intensif dengan Bank Indonesia.
5.Penerapan sistem peringatan dini (early warning system) serta pembagian data antarinstansi.
“Tanpa data yang akurat dan terintegrasi, kebijakan yang kita ambil akan sulit tepat sasaran,” lanjutnya.
Acara inj dihadiri Unsur Forkopimda dan Pemprov Jambi.
Mukhtamar Handi, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jambi
Warsono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi.
Serta Yupran Susanto SH MH, Plt. Kepala Datun Kejaksaan Negeri Sungai Penuh,
Yudi Friamara, Kepala BPS Kota Sungai Penuh,
Kepala Bulog, serta Para Kepala OPD Pemkot Sungai Penuh (*)














