Kerinci, iNBrita.com – Ishak (76), warga RT 3 Desa Koto Aro, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, menjalani hari-harinya dalam kondisi yang memprihatinkan. Di usia senja, ia berjuang melawan stroke yang membatasi aktivitasnya sekaligus menghadapi kesulitan ekonomi yang semakin berat.
Karena tidak memiliki rumah sendiri, Ishak saat ini menumpang di rumah adiknya. Namun, adiknya yang selama ini membantu dan merawat Ishak juga sering sakit. Kondisi tersebut membuat kebutuhan hidup dan biaya pengobatan Ishak semakin sulit terpenuhi. Dalam kesehariannya, Ishak lebih banyak berbaring di tempat tidur karena stroke membatasi gerak tubuhnya.
Menurut keterangan warga setempat, Ishak sangat bergantung pada bantuan keluarga dan kepedulian masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi kesehatannya yang terus menurun membuatnya membutuhkan dukungan agar dapat menjalani pengobatan dan memenuhi kebutuhan dasar hidupnya.
Meski hidup dalam keterbatasan, Ishak tetap menjalani hari-harinya dengan penuh kesabaran. Warga sekitar juga mengaku prihatin melihat kondisinya. Mereka berharap para dermawan dan pihak yang memiliki kepedulian sosial dapat membantu meringankan beban hidup Ishak, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya pengobatan.
“Saya hanya berharap ada perhatian dan bantuan untuk berobat. Mudah-mudahan ada yang membantu,” ujar Ishak dengan suara pelan.
Di tengah perjuangannya melawan stroke, Ishak terus menyimpan harapan akan kepedulian sesama. Bantuan untuk kebutuhan sehari-hari maupun biaya pengobatan dapat meringankan beban hidupnya sehingga ia bisa menjalani masa tua dengan kondisi yang lebih baik.
(*)









