Gizmochina melaporkan bahwa Apple masih memakai material layar OLED lama dari Samsung Electronics, yaitu M12+. Samsung sebelumnya menggunakan panel ini pada iPhone 14 Pro dan Samsung Galaxy S23 Ultra sekitar empat tahun lalu.
Di sisi lain, Apple membekali Pro dengan panel OLED terbaru, yakni M16 dari Samsung. Apple menciptakan perbedaan teknologi yang cukup signifikan antara model standar dan Pro melalui keputusan ini.
Panel OLED terbaru menawarkan efisiensi daya lebih baik karena mampu menghasilkan tingkat kecerahan tinggi dengan konsumsi energi lebih rendah. Sebaliknya, penggunaan panel lama pada versi standar membuat konsumsi daya menjadi kurang efisien.
Apple juga menyematkan chip A20 berbasis fabrikasi 2nm yang lebih hemat energi. Namun, layar yang tidak sebanding membuat peningkatan efisiensi dari chip tersebut tidak bekerja optimal. Untuk mengatasinya, Apple kemungkinan meningkatkan kapasitas baterai.
Meski begitu, semua informasi ini masih berupa rumor. Apple tetap merahasiakan detail spesifikasi produknya hingga hari peluncuran resmi.
Laporan juga menyebut Apple akan merilis iPhone 18 pada musim semi atau sekitar September 2027. Jika hal ini terjadi, Apple melewatkan satu siklus tahunan tanpa merilis iPhone non-Pro baru untuk pertama kalinya.
Akibatnya, iPhone 17 bertahan sebagai lini terbaru lebih lama, yakni sekitar 18 bulan sebelum Apple menghadirkan penerusnya.
(eny)














