iNBita.com — Pohon kelengkeng menjadi pilihan favorit banyak orang untuk ditanam di pekarangan karena rasanya manis dan menyegarkan. Namun, tidak sedikit yang kecewa karena pohon tak kunjung berbuah atau hasilnya minim. Untuk mengatasi hal ini, Anda perlu menerapkan teknik yang tepat agar pohon cepat berbuah lebat.
Berikut langkah-langkah praktis yang bisa Anda lakukan:
1. Pilih Bibit Unggul Sejak Awal
Anda harus memilih bibit berkualitas agar pohon tumbuh sehat dan cepat berbuah. Gunakan bibit hasil cangkok atau okulasi karena lebih cepat menghasilkan buah dibandingkan dari biji.
Pastikan bibit dalam kondisi sehat, daun hijau segar, batang lurus, dan tidak terserang hama. Pilih ukuran bibit sekitar 60–100 cm dengan diameter batang minimal 1 cm.
Gunakan varietas unggul seperti Itoh, Pingpong, Diamond River, atau New Kristal agar hasil lebih maksimal.
2. Tanam di Lokasi yang Tepat
Anda perlu menanam kelengkeng di area yang terkena sinar matahari penuh selama 6–8 jam sehari. Pastikan tanah memiliki drainase baik agar akar tidak membusuk.
Buat lubang tanam berukuran minimal 60x60x60 cm. Campurkan tanah dengan pupuk kandang atau kompos agar nutrisi lebih kaya. Jika tanah terlalu asam, tambahkan kapur pertanian.
Tanam bibit dengan posisi tegak, lalu padatkan tanah dan siram secukupnya. Gunakan ajir jika tanaman masih kecil agar tidak mudah roboh.
3. Beri Pupuk Secara Rutin
Anda perlu memberi pupuk secara teratur agar pohon mendapatkan nutrisi yang cukup. Gunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk NPK.
Pada fase awal, berikan pupuk NPK seimbang setiap 2–3 bulan. Saat pohon mulai siap berbuah, ganti dengan pupuk tinggi fosfor dan kalium untuk merangsang bunga dan buah.
Taburkan pupuk di sekeliling tajuk pohon, lalu tutup tipis dengan tanah dan siram.
4. Jaga Ketersediaan Air
Anda harus menyiram pohon secara rutin, terutama saat musim kemarau. Lakukan penyiraman 1–2 kali sehari pada pagi atau sore.
Kurangi penyiraman saat musim hujan agar akar tidak tergenang air. Gunakan mulsa untuk menjaga kelembaban tanah dan mengurangi penguapan.
5. Lakukan Pemangkasan Rutin
Anda perlu memangkas pohon untuk membentuk tajuk yang rapi dan merangsang pertumbuhan cabang produktif.
Buang cabang yang kering, sakit, atau tumbuh tidak beraturan. Setelah panen, lakukan pemangkasan produksi agar pohon cepat menghasilkan tunas baru.
Gunakan alat yang tajam dan bersih agar tanaman tidak terserang penyakit.
6. Gunakan Perangsang Buah
Anda bisa mempercepat pembungaan dengan menggunakan perangsang buah seperti Kalium Klorat (KClO3).
Larutkan bahan tersebut sesuai dosis, lalu siramkan ke area akar. Pastikan pohon dalam kondisi sehat dan tidak sedang tumbuh tunas baru saat aplikasi.
Biasanya, bunga akan muncul dalam waktu 30–60 hari setelah perlakuan.
7. Kendalikan Hama dan Penyakit
Anda harus rutin memeriksa kondisi pohon agar terhindar dari hama seperti kutu putih, ulat daun, dan penggerek batang.
Selain itu, waspadai penyakit seperti antraknosa, embun tepung, dan busuk akar.
Segera buang bagian tanaman yang terserang. Gunakan pestisida alami atau kimia sesuai kebutuhan. Jaga kebersihan kebun agar tanaman tetap sehat.
Kesimpulan
Anda bisa membuat pohon kelengkeng cepat berbuah lebat dengan memilih bibit unggul, menanam di lokasi yang tepat, memberi pupuk rutin, menyiram secara konsisten, melakukan pemangkasan, serta menggunakan perangsang buah.
Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat menikmati panen kelengkeng segar langsung dari pekarangan rumah.
(VVR*)











