Cara Menanam Bayam di Keranjang Bekas, Mudah dan Panen Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayam yang ditanam di keranjang bekas dapat tumbuh subur dengan perawatan sederhana dan penyiraman rutin.( Foto : Gemini AI )

Bayam yang ditanam di keranjang bekas dapat tumbuh subur dengan perawatan sederhana dan penyiraman rutin.( Foto : Gemini AI )

Cara Menanam Bayam di Keranjang Bekas dengan Mudah dan Praktis

Jakarta, iNBrita,com — Bayam menjadi salah satu sayuran hijau yang banyak diminati karena mudah dibudidayakan dan cepat dipanen. Jika Anda memiliki lahan terbatas, Anda bisa menanam bayam menggunakan keranjang bekas sebagai solusi praktis untuk membuat kebun mini di rumah. Cara ini tidak hanya memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai, tetapi juga membantu menghemat biaya dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan.

Banyak orang kini menggunakan keranjang bekas sebagai media tanam karena mudah ditemukan dan memiliki sirkulasi udara yang baik untuk akar tanaman. Dengan sedikit kreativitas, Anda dapat mengubah keranjang bekas menjadi wadah tanam yang menarik dan fungsional. Bayam akan tumbuh subur jika Anda menyediakan media tanam yang tepat, menyiramnya secara cukup, dan menempatkannya di area yang mendapat sinar matahari.

Menanam bayam di keranjang bekas tidak hanya menghasilkan sayuran segar untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi aktivitas berkebun yang menyenangkan bagi keluarga. Anda bisa mengikuti langkah-langkah praktis mulai dari persiapan hingga perawatan agar bayam tumbuh sehat dan siap dipanen dalam waktu singkat.

Pemilihan Keranjang Bekas

Langkah pertama, pilih keranjang bekas yang tepat. Gunakan keranjang yang cukup besar, memiliki lubang drainase, dan kuat menahan media tanam. Keranjang plastik bekas buah atau sayuran bisa menjadi pilihan karena ringan dan mudah didapat. Bersihkan keranjang terlebih dahulu dengan air dan sabun agar bebas dari kotoran dan bahan berbahaya. Pastikan kedalaman keranjang minimal 15–20 cm agar akar bayam dapat tumbuh optimal.

Persiapan Media Tanam

Selanjutnya, siapkan media tanam yang subur. Campurkan tanah, kompos, dan sekam bakar untuk menciptakan media yang kaya nutrisi dan memiliki drainase baik. Letakkan kerikil atau pecahan genteng di dasar keranjang agar air tidak menggenang. Isi media tanam hingga beberapa sentimeter di bawah bibir keranjang. Pastikan pH tanah berada di kisaran 6,0–7,0 agar bayam tumbuh optimal.

Pemilihan dan Penanaman Bibit

Kemudian, pilih bibit bayam berkualitas. Gunakan biji dari varietas unggul yang memiliki daya tumbuh tinggi. Anda bisa merendam biji dalam air hangat selama beberapa jam agar proses perkecambahan lebih cepat. Setelah itu, Anda bisa langsung menanamnya di keranjang.

Buat lubang kecil sedalam 0,5–1 cm dengan jarak 5–10 cm. Masukkan 2–3 biji ke setiap lubang, lalu tutup tipis dengan tanah. Siram secara perlahan agar biji tidak terbawa air. Letakkan keranjang di tempat yang teduh namun tetap mendapat cahaya matahari.

Perawatan Tanaman Bayam

Lakukan penyiraman secara rutin, terutama pagi dan sore hari, agar media tetap lembap. Setelah tanaman berumur 7–10 hari, berikan pupuk organik cair atau pupuk NPK dengan dosis ringan setiap 1–2 minggu. Perhatikan kondisi daun; jika terlihat menguning, tambahkan nutrisi secukupnya.

Periksa tanaman secara rutin untuk mencegah hama seperti kutu daun, ulat, dan belalang. Anda bisa mengendalikan hama secara manual atau menggunakan pestisida alami seperti larutan sabun atau bawang putih. Jaga kebersihan lingkungan tanam agar terhindar dari penyakit.

Jika tanaman tumbuh terlalu rapat, lakukan penjarangan dengan mencabut tanaman yang lemah. Ganti bibit yang tidak tumbuh agar keranjang tetap produktif. Pastikan bayam mendapatkan sinar matahari selama 4–6 jam setiap hari.

Panen Bayam

Bayam biasanya siap dipanen dalam 25–30 hari. Anda bisa memanen dengan mencabut seluruh tanaman atau memetik daun secara bertahap. Petik daun yang sudah besar agar tanaman tetap tumbuh. Gunakan gunting atau pisau agar tidak merusak tanaman.

Setelah panen, Anda bisa langsung mengolah bayam atau menyimpannya di lemari es. Jika Anda mencabut seluruh tanaman, Anda dapat memperbarui media tanam dan menanam kembali untuk siklus berikutnya.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Azhar Hamzah Tuntut Kepala Sekolah Cetak Prestasi dan Inovasi
PASPRAM SMAN 1 Solok Selatan Ukir Prestasi FORBASI Sumbar
5 Makam Kuno Indonesia yang Menyimpan Sejarah Islam
7 Cara Merawat Anthurium agar Subur dan Berbunga
Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat
8 Cara Membasmi Rayap di Rumah Secara Efektif
Prasasti Umar bin Khattab Ditemukan di Madinah
Cara Aman Gunakan Wi-Fi Hotel Tanpa Risiko
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Azhar Hamzah Tuntut Kepala Sekolah Cetak Prestasi dan Inovasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:00 WIB

PASPRAM SMAN 1 Solok Selatan Ukir Prestasi FORBASI Sumbar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:00 WIB

5 Makam Kuno Indonesia yang Menyimpan Sejarah Islam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:00 WIB

7 Cara Merawat Anthurium agar Subur dan Berbunga

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Roster Rumah Cantik untuk Udara Sejuk dan Privat

Berita Terbaru

Honda Jazz GE8 bekas masih diminati dengan harga Rp 95 juta hingga Rp 145 juta per Oktober 2026.

Teknologi

Harga Honda Jazz GE8 Bekas Oktober 2026 Terbaru

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:00 WIB

Fitch Ratings memperingatkan potensi dampak reklasifikasi MSCI terhadap rupiah, cadangan devisa, dan risiko kredit Indonesia.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Fitch Peringatkan Risiko Pasar Saham Indonesia Akibat MSCI

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:00 WIB

Polytron FOX 350, motor listrik untuk mobilitas harian dengan pilihan sewa baterai dan beli putus.

Teknologi

Harga Polytron FOX 350 Terbaru 2026 dan Spesifikasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:00 WIB

Asisten Kesra Dianda Putra memimpin upacara Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Arafah, Kota Sungai Penuh, Kamis (22/10/2026).

SUNGAI PENUH

Hari Santri 2026, Dianda Putra Dorong Santri Berprestasi

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:00 WIB

Sekda Alpian menghadiri Festival Budaya Kerinci 2026, Kamis (22/10/2026).

KERINCI

Sekda Alpian Hadiri Festival Budaya Kerinci 2026

Kamis, 22 Okt 2026 - 18:00 WIB