Dukun Ngaku Tuhan Kedua Cabuli Korban Modus Pengobatan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dukun cabul (Dok. Istimewa)

Dukun cabul (Dok. Istimewa)

Jakarta, iNBrita.com –Dukun  pria berinisial KS (40), ber yang dikenal dengan sebutan Jolowos, melakukan tindakan asusila di Magetan dengan menggunakan modus pengobatan alternatif. Sejak awal, ia mengaku sebagai sosok suci untuk memperdaya korban dan membangun kepercayaan melalui klaim yang tidak masuk akal.

Peristiwa ini bermula pada awal tahun 2023, ketika suami korban, LS (43), mengalami stroke. Dalam kondisi tersebut, korban berupaya mencari berbagai cara untuk menyembuhkan suaminya.

Seiring berjalannya waktu, dukun  KS beberapa kali mendatangi rumah korban untuk melakukan pengobatan. Di sana, ia memijat suami korban dan memberikan air yang ia sebut sebagai air doa. Melalui tindakan tersebut, ia secara perlahan memperoleh kepercayaan dari korban dan keluarganya.

Namun demikian, Kapolres Magetan, Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan bahwa KS menggunakan tipu daya untuk memanipulasi korban. Bahkan, KS mengaku sebagai utusan Tuhan, dan lebih jauh lagi, ia menyebut dirinya sebagai “Allah kedua” untuk meyakinkan korban atas klaimnya.

Setelah berhasil memengaruhi korban, KS memanfaatkan situasi tersebut untuk kepentingan pribadi. Ia kemudian memaksa korban melakukan hubungan intim dengan dalih sebagai bagian dari ritual penyembuhan dan penghapusan dosa. Karena terpengaruh, korban menuruti permintaan tersebut dan percaya bahwa tindakan itu merupakan bagian dari proses pengobatan.

Selain itu, KS juga meminta korban mengirimkan foto tanpa busana sebagai syarat tambahan dalam ritual yang ia ciptakan. Tindakan tersebut menunjukkan bahwa pelaku secara aktif menyalahgunakan kepercayaan korban demi memenuhi keinginannya.

Saat ini, pihak kepolisian menangani kasus tersebut dan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa serta kemungkinan adanya korban lain dalam kasus serupa.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal
BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia
Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta
Sumbar Raih Penghargaan Nasional Legislasi Daerah 2026
Kebakaran Hutan Arjuno-Welirang, Tiga Titik Api Belum Padam
Polda Bali Tangkap Tujuh Pria Terkait Penyelewengan BBM Subsidi
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Penerbangan Bandara Hang Nadim Normal, Kabut Asap Normal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Singapura Peringatkan 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:00 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:00 WIB

BMKG: Sebaran Asap Karhutla Tak Lagi Menjangkau Jakarta

Berita Terbaru

BEI mencatat tujuh IPO dengan dana Rp 2,16 triliun di tengah penurunan IHSG.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

BEI Catat Dana IPO Rp 2,16 Triliun, IHSG Anjlok

Senin, 19 Okt 2026 - 06:00 WIB

Internasional

Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Palestina serta Reformasi Global

Senin, 19 Okt 2026 - 05:00 WIB

Foto Ilustrasi balita menangis di tenda Gunung Prau.

Travel

Balita Menangis di Gunung Prau, Orang Tua Tuai Kecaman

Senin, 19 Okt 2026 - 04:00 WIB

Bupati Khairunas meninjau RTH Padang Aro.

Ekonomi

Bupati Khairunas Kembangkan RTH Padang Aro untuk UMKM

Senin, 19 Okt 2026 - 03:00 WIB

Ilustrasi kode redeem Free Fire tanggal 19 Oktober 2026 dengan tampilan karakter keren dan berbagai hadiah menarik.

Game

Kode Redeem FF Terbaru 19 Oktober 2026 Gratis

Senin, 19 Okt 2026 - 02:00 WIB