Terungkap! Ikan Sidat Ungguli Salmon, Kaya Omega-3

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 November 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ikan Sidat. (Dok. dkpp.bulelengkab)

Foto: Ikan Sidat. (Dok. dkpp.bulelengkab)

Jakarta, iNBrita.com – Masyarakat selama ini mengenal salmon sebagai salah satu ikan dengan kandungan Omega-3 tinggi. Namun, penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) justru mengungkap keunggulan ikan sidat yang hidup di perairan Indonesia.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa ikan sidat memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi, bahkan melampaui sejumlah jenis ikan populer, termasuk salmon.

Peneliti Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Gadis Sri Haryani, menjelaskan bahwa hasil penelitian mereka menunjukkan keunggulan nilai gizi ikan sidat.

“Selama ini, kita selalu mengira salmon yang paling tinggi, ternyata sidat justru memiliki nilai gizi tertinggi,” kata Gadis, seperti dikutip dari laman resmi BRIN.

Selain mengandung Omega-3, ikan sidat juga menyediakan berbagai nutrisi penting bagi tubuh. Ikan yang memiliki bentuk menyerupai belut ini mengandung protein, vitamin A, vitamin B kompleks, zat besi, fosfor, dan kalori.

Sidat juga menyimpan dua jenis asam lemak Omega-3, yakni DHA (docosahexaenoic acid) dan EPA (eicosapentaenoic acid).

DHA membantu mendukung perkembangan dan fungsi otak. Sementara itu, EPA membantu tubuh mengendalikan peradangan serta menjaga kesehatan jantung.

Kandungan nutrisi tersebut menjadikan sidat sebagai salah satu komoditas perikanan yang berpotensi mendukung kebutuhan pangan bergizi masyarakat Indonesia.

Sidat Menjalani Siklus Hidup yang Unik

Selain menawarkan kandungan gizi tinggi, ikan sidat juga memiliki siklus hidup yang menarik. Para peneliti menyebut pola hidup sidat sebagai katadromus, yakni menghabiskan sebagian besar kehidupannya di perairan tawar sebelum bermigrasi ke laut untuk berkembang biak.

Gadis menjelaskan bahwa sidat memulai kehidupannya di laut. Setelah telur menetas, larva sidat memasuki fase leptocephalus dengan bentuk tubuh pipih, transparan, dan menyerupai daun.

Larva tersebut kemudian bergerak dari perairan laut dalam menuju estuari atau kawasan muara sungai.

Selama perjalanan, larva mengalami perubahan bentuk hingga memasuki fase sidat kaca atau glass eel.

“Kemudian selama perjalanan dari perairan laut dalam ke estuari atau badan air semi tertutup yang berada di muara sungai, di mana air tawar dari sungai bercampur dengan air laut, dia berubah menjadi sidat kaca atau glass eel,” jelas Gadis.

BRIN Ingatkan Pentingnya Menjaga Populasi Sidat

Besarnya kandungan nutrisi dan nilai ekonomi membuat ikan sidat memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai komoditas unggulan perikanan Indonesia.

Namun, masyarakat dan pelaku usaha perikanan perlu memperhatikan keberlangsungan populasinya. Gadis mengingatkan agar pengelola sumber daya perikanan menerapkan prinsip keberlanjutan dan menggunakan hasil kajian ilmiah sebagai dasar pemanfaatan sidat.

Siklus hidup sidat yang panjang dan melibatkan perpindahan antara perairan tawar dan laut membuat ikan ini membutuhkan lingkungan yang mendukung proses migrasi serta perkembangbiakan.

Karena itu, eksploitasi tanpa pengelolaan yang tepat dapat mengancam populasi sidat di alam.

Indonesia perlu mengembangkan potensi ekonomi ikan sidat sekaligus menjaga kelestariannya. Dengan pengelolaan yang bertanggung jawab, sidat tidak hanya dapat menjadi sumber pangan bergizi tinggi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi sektor perikanan nasional.

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ombudsman RI Raih Nilai 100, Perkuat Integritas Pelayanan Publik
BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya
Kapolri Minta Sindikat Siber Dimiskinkan, Aset Dilacak
Wako Alfin Dorong Investor Kembangkan Bisnis di Sungai Penuh
Demo Mahasiswa Trisakti Bawa Tiga Tuntutan untuk Pemerintah
PT Semen Padang Raih Apresiasi atas Aksi Tanggap Bencana.
Operasi Patuh 2026, Polisi Bidik 11 Pelanggaran Lalu Lintas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 03:00 WIB

Terungkap! Ikan Sidat Ungguli Salmon, Kaya Omega-3

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Ombudsman RI Raih Nilai 100, Perkuat Integritas Pelayanan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:00 WIB

BPGMN Perkuat Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Misteri Teh Berbusa Saat Demo, Polisi Selidiki Asal-usulnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kapolri Minta Sindikat Siber Dimiskinkan, Aset Dilacak

Berita Terbaru

Foto: Ikan Sidat. (Dok. dkpp.bulelengkab)

Nasional

Terungkap! Ikan Sidat Ungguli Salmon, Kaya Omega-3

Minggu, 1 Nov 2026 - 03:00 WIB

Sri Kartini Alfin dalam program Kado Sehat untuk Bunda Hebat.

SUNGAI PENUH

Pemkot Sungai Penuh Hadirkan Kado Sehat untuk Bunda Hebat

Minggu, 1 Nov 2026 - 02:00 WIB

Ilustrasi game susun buah penghasil saldo DANA dengan berbagai tantangan dan hadiah koin.

Teknologi

Game Susun Buah Penghasil Saldo DANA Gratis 2026

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:00 WIB

Ilustrasi game Free Fire dan kode redeem terbaru.

Game

Kode Redeem FF 1 November 2026, Klaim Hadiah Gratis !

Minggu, 1 Nov 2026 - 00:00 WIB

Wawako Azhar Hamzah menghadiri MoU Tani Merdeka dan BGN serta penyerahan bantuan pupuk organik.

SUNGAI PENUH

Azhar Hamzah Dukung Kerja Sama Pertanian Tani Merdeka-BGN

Sabtu, 31 Okt 2026 - 23:00 WIB