Jakarta, iNBrita.com – Honda CBR600RR masih mempertahankan mesin empat silinder segaris sebagai ciri khas motor supersport kelas menengah. Honda tetap menggunakan konfigurasi tersebut pada model CBR600RR yang saat ini dipasarkan di Jepang.
Dikutip dari Autoby.jp, Kamis (17/9/2026), Honda membekali CBR600RR dengan mesin 599 cc berkarakter putaran tinggi. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 89 kW atau sekitar 121 tk pada 14.250 rpm.
Honda Pertahankan Mesin Empat Silinder
Honda menggunakan mesin 599 cc dengan konfigurasi empat silinder segaris. Mesin tersebut memakai teknologi DOHC dan 16 katup.
Sistem pendingin cairan membantu menjaga temperatur mesin saat motor bekerja pada putaran tinggi.
Mesin CBR600RR mampu menghasilkan torsi maksimum 63 Nm pada 11.500 rpm. Honda menyalurkan tenaga dan torsi tersebut melalui transmisi manual enam percepatan.
Karakter mesin berputaran tinggi menjadi salah satu daya tarik utama CBR600RR. Konfigurasi empat silinder juga membuat motor ini memiliki karakter berbeda dari banyak motor sport kelas menengah yang kini memakai mesin dua silinder.
Honda Lengkapi CBR600RR dengan Elektronik Modern
Honda tidak hanya mengandalkan performa mesin. Pabrikan juga memasang berbagai sistem elektronik untuk membantu pengendara mengendalikan motor.
Salah satu sistem pentingnya ialah Inertial Measurement Unit (IMU). Sensor ini membaca posisi dan pergerakan motor secara terus-menerus.
CBR600RR menggunakan IMU enam sumbu. Sistem tersebut membantu elektronik motor membaca gerakan dengan lebih presisi.
Honda kemudian memanfaatkan data dari IMU untuk mengatur berbagai fitur elektronik. Sistem tersebut bekerja bersama kontrol traksi, wheelie control, pengaturan tenaga, engine brake, dan ABS.
Rangkaian fitur tersebut membantu pengendara saat melakukan akselerasi, pengereman, maupun ketika melewati tikungan.
Throttle-by-Wire dan Quickshifter
Honda juga menggunakan sistem throttle-by-wire pada CBR600RR. Sistem ini membantu menghasilkan respons mesin yang lebih presisi sesuai input pengendara.
Honda memasang quickshifter untuk mempercepat perpindahan gigi. Fitur tersebut membuat pengendara dapat melakukan perpindahan gigi dengan lebih cepat.
Selain itu, CBR600RR menggunakan assist & slipper clutch. Sistem tersebut membuat pengoperasian kopling terasa lebih ringan.
Slipper clutch juga membantu mengurangi hentakan pada roda belakang saat pengendara melakukan penurunan gigi secara agresif.
Honda Fokus pada Aerodinamika
Honda memberikan perhatian besar pada desain aerodinamika CBR600RR. Fairing depan motor ini membawa winglet untuk membantu menghasilkan downforce saat motor melaju kencang.
Downforce membantu menjaga bagian depan motor tetap stabil pada kecepatan tinggi.
Honda juga merancang keseluruhan fairing dengan mempertimbangkan aliran udara. Karena itu, desain CBR600RR tidak hanya mengejar tampilan sporty.
CBR600RR memiliki bobot isi 193 kg. Motor ini mempunyai tinggi jok 820 mm dan jarak sumbu roda 1.370 mm.
Honda menyediakan tangki bahan bakar berkapasitas 18 liter. Generasi terbaru CBR600RR juga menggunakan panel instrumen TFT berwarna.
Panel TFT tersebut menggantikan panel instrumen pada generasi sebelumnya. Honda membutuhkan layar dengan informasi yang lebih lengkap karena CBR600RR membawa semakin banyak fitur elektronik.
Gunakan Rem Cakram dan Pelek 17 Inci
Honda memasang rem cakram ganda pada roda depan CBR600RR. Sementara itu, roda belakang menggunakan satu cakram.
Motor ini memakai pelek berukuran 17 inci. Honda memasangkan ban depan berukuran 120/70ZR17.
Pada roda belakang, Honda menggunakan ban berukuran 180/55ZR17.
Kombinasi ukuran tersebut umum digunakan pada motor supersport kelas menengah. Konfigurasi itu mendukung karakter pengendalian dan performa motor.
Tersedia Dua Pilihan Warna
Honda menawarkan CBR600RR di Jepang dalam dua pilihan warna. Konsumen dapat memilih Matte Ballistic Black Metallic atau Grand Prix Red.
Honda membanderol varian Matte Ballistic Black Metallic dengan harga 1.573.000 yen. Jika dikonversikan, harganya sekitar Rp178 jutaan.
Sementara itu, Honda menjual varian Grand Prix Red dengan harga 1.606.000 yen. Harganya setara sekitar Rp182 jutaan.
CBR600RR Pernah Dipasarkan di Indonesia
Pasar motor supersport 600 cc kini tidak sebesar masa lalu. Meski begitu, Honda tetap mempertahankan formula CBR600RR.
Motor ini menggabungkan mesin empat silinder berputaran tinggi, sasis berkarakter sport, serta sistem elektronik modern.
Kombinasi tersebut membuat CBR600RR memiliki karakter berbeda dari motor sport kelas menengah dengan mesin dua silinder.
Honda melakukan pengembangan besar pada sisi elektronik dan aerodinamika. Namun, pabrikan tetap mempertahankan mesin empat silinder 599 cc.
Honda juga melakukan revisi pada mesin untuk memenuhi regulasi emisi. Revisi tersebut tetap mempertahankan karakter mesin yang mampu berputar tinggi.
PT Astra Honda Motor (AHM) sebelumnya sempat memasarkan CBR600RR di Indonesia. AHM meluncurkan motor supersport tersebut pada 2021.
Saat itu, AHM menjual Honda CBR600RR dengan harga Rp550 juta untuk wilayah Jakarta.
Kini, AHM hanya menawarkan satu model motor supersport di Indonesia. Model tersebut terdiri dari CBR1000RR-R dan CBR1000RR-R SP 30th Anniversary Edition.
Dengan mesin empat silinder, elektronik modern, dan desain aerodinamis, CBR600RR tetap mempertahankan identitasnya sebagai motor supersport berorientasi performa.
(VVR*)









