Iran Gelar Aksi Besar Dukung Pemerintah di Teheran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi pro-pemerintah digelar di Teheran sebagai tandingan demonstrasi antipemerintah (REUTERS/Stringer).

Aksi pro-pemerintah digelar di Teheran sebagai tandingan demonstrasi antipemerintah (REUTERS/Stringer).

Teheran , iNBrita.com — Puluhan ribu warga Iran Gelar Aksi  turun ke jalan di ibu kota Teheran pada Senin (12/1) waktu setempat. Mereka menggelar aksi pro-pemerintah sebagai tandingan atas demonstrasi antipemerintah yang melanda negara tersebut. Presiden Iran Masoud Pezeshkian hadir langsung dalam aksi itu.

Televisi pemerintah Iran menyiarkan kerumunan massa yang memenuhi sejumlah ruas utama kota. Massa kemudian berkumpul di Alun-alun Enqelab. Aksi tersebut mengusung tema “Perlawanan Iran terhadap Terorisme Amerika-Zionis”.

Ghalibaf Kecam Barat dan AS

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyampaikan pidato di hadapan massa. Ia mengecam apa yang ia sebut sebagai campur tangan Barat dalam urusan Iran.

Menurut Ghalibaf, Iran saat ini menghadapi empat bentuk perang sekaligus. Ia menyebut perang ekonomi, psikologis, militer, dan terorisme.

“Iran menghadapi perang ekonomi dan psikologis. Kami juga menghadapi ancaman militer dari Amerika Serikat dan Israel, serta perang melawan terorisme,” ujarnya.

Baca Juga :  Pesawat Militer Turki Jatuh di Georgia, 20 Tewas

Seruan Anti-Amerika dan Israel

Dalam aksiIran Gelar Aksi  tersebut, para pendukung pemerintah meneriakkan slogan bernada anti-Barat. Mereka menyerukan “Matilah Amerika” dan “Matilah Israel” dalam bahasa Persia.

Ghalibaf juga menyampaikan peringatan keras kepada Washington. Ia mengatakan militer Iran siap bertindak jika Amerika Serikat menyerang negaranya. Ia menyebut Presiden AS Donald Trump akan menerima “pelajaran yang tak terlupakan”.

Pezeshkian Hadir di Tengah Massa

Presiden Masoud Pezeshkian terlihat berjalan di tengah kerumunan massa. Sejumlah pengawal keamanan mengelilinginya. Tayangan tersebut disiarkan Al Jazeera secara langsung dari Teheran.

Media berbasis Qatar itu tetap melaporkan aksi tersebut meski pemerintah Iran membatasi akses internet selama demonstrasi berlangsung.

Dalam pernyataan yang dikutip Press TV, Pezeshkian menyebut aksi itu sebagai bukti kewaspadaan nasional. Ia menilai rakyat Iran menunjukkan tanggung jawab dalam membela nilai agama dan kepentingan negara.

Baca Juga :  Aslori : PT KMH ( PLTA) Akan Selalu Bersinergi Dengan Pemerintah Daerah

Menlu Iran Klaim Situasi Terkendali

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga hadir dalam aksi tersebut. IRIB News menayangkan Araghchi berjalan di tengah massa dengan pengawalan ketat.

Kepada para diplomat asing di Teheran, Araghchi menegaskan kondisi keamanan nasional tetap stabil. Ia menyatakan pemerintah mengendalikan situasi sepenuhnya.

Pesan Khamenei dan Klaim Jumlah Massa

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tidak hadir secara langsung. Namun, ia menyampaikan pesan melalui siaran televisi pemerintah. Ia mengatakan aksi tersebut berhasil menggagalkan rencana pihak asing yang memanfaatkan aktor dalam negeri.

Kantor berita Fars mengklaim sekitar tiga juta orang mengikuti aksi pro-pemerintah di Teheran. Pemerintah Iran menggelar aksi ini untuk menunjukkan stabilitas nasional. Aksi berlangsung di tengah gelombang protes terbesar sejak 2009.

(vvr)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Poin Penting Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Iran Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz
Pariaman Siapkan Hoyak Tabuik 2026 Bertaraf Internasional
Jaga Stamina Jemaah Jelang Puncak Armuzna
Krisis Energi Asia Akibat Perang Iran Meluas
Megawati Hangestri Pertiwi Kembali Berkarier di Liga Voli Korea
China Jatuhkan Hukuman Berat untuk Eks Menteri Pertahanan
Kapal Tanker China Diserang di Selat Hormuz
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:00 WIB

Poin Penting Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:00 WIB

Iran Izinkan Kapal China Lewati Selat Hormuz

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:00 WIB

Pariaman Siapkan Hoyak Tabuik 2026 Bertaraf Internasional

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:00 WIB

Jaga Stamina Jemaah Jelang Puncak Armuzna

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:00 WIB

Krisis Energi Asia Akibat Perang Iran Meluas

Berita Terbaru

Foto: Presiden Prabowo Subianto dalam acara peresmian Museum Ibu Marsinah, Nganjuk, Sabtu (16/5/2026). (YouTube Sekretariat Presiden)

Nasional

Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Kopdes Merah Putih

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:00 WIB

Ilustrasi. Jajanan tradisional Indonesia  (iStock/MielPhotos2008)

Ekonomi

Jajanan Khas Indonesia Tetap Eksis Di Era Modern

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:00 WIB

ilustrasi ( foto pexels)

Pendidikan

Penelitian Ungkap Kekayaan Terlihat dari Wajah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:00 WIB

Dukcapil mendorong instansi menghentikan fotokopi e-KTP dan beralih ke pembacaan chip digital

Nasional

Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Ini Alasannya Sekarang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:00 WIB

Maya Novefri Handayani ditunjuk sebagai Plt Direktur Perumda Tirta Sakti Kerinci.

KERINCI

Maya Novefri Resmi Pimpin Perumda Tirta Sakti Kerinci

Sabtu, 16 Mei 2026 - 05:00 WIB