Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Madrid membasahi topi saat gelombang panas melanda Spanyol. (REUTERS/Mohammed Salem)

Warga Madrid membasahi topi saat gelombang panas melanda Spanyol. (REUTERS/Mohammed Salem)

MADRID, iNBrita.com Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa kembali menelan korban jiwa. Pemerintah Spanyol melaporkan sedikitnya 1.028 orang meninggal dunia setelah suhu udara yang sangat tinggi memicu berbagai gangguan kesehatan selama gelombang panas berlangsung.

Institut Kesehatan Masyarakat Carlos III merilis data tersebut dan menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sebagai perbandingan, lembaga itu mencatat 407 kematian akibat cuaca panas pada Juni 2025. Artinya, jumlah korban jiwa tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat.

Suhu Spanyol Pecahkan Rekor

Selain meningkatkan angka kematian, suhu udara yang terus melonjak juga mencetak rekor baru. Badan Meteorologi Spanyol (Aemet) menetapkan enam bulan pertama tahun 2026 sebagai periode Januari–Juni terpanas sejak pencatatan iklim dimulai.

Menurut Aemet, suhu rata-rata selama enam bulan pertama tahun ini berada 1,6 derajat Celsius di atas kondisi normal. Dengan kondisi tersebut, Spanyol melanjutkan tren kenaikan suhu yang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Iran Izinkan Kapal Malaysia Melewati Selat Hormuz

Lebih lanjut, Aemet menyampaikan melalui akun resminya di media sosial X bahwa tujuh periode Januari–Juni terpanas sepanjang sejarah seluruhnya terjadi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Pernyataan itu menunjukkan perubahan pola iklim yang semakin nyata.

Sementara itu, Aemet juga mencatat suhu rata-rata sepanjang Juni 2026 mencapai 3,2 derajat Celsius di atas kondisi normal. Oleh sebab itu, Juni 2026 menjadi bulan Juni terpanas kedua dalam sejarah pencatatan iklim di Spanyol.

Meski demikian, Juni 2025 masih memegang rekor sebagai bulan Juni terpanas yang pernah dialami Spanyol.

Perubahan Iklim Jadi Pemicu

Di sisi lain, gelombang panas ekstrem juga melanda sejumlah negara Eropa. Kelompok ilmuwan World Weather Attribution menilai fenomena cuaca tersebut sebagai salah satu gelombang panas paling parah yang pernah terjadi di kawasan itu.

Bahkan, para ilmuwan menyatakan perubahan iklim akibat aktivitas manusia hampir pasti menjadi penyebab utama munculnya gelombang panas ekstrem pada bulan Juni. Tanpa perubahan iklim, mereka menilai kondisi seperti ini hampir tidak mungkin terjadi.

Baca Juga :  25 Kode Redeem FC Mobile 29 Januari 2026

Sejumlah Negara Eropa Catat Rekor Suhu

Akibat suhu yang terus meningkat, sejumlah negara Eropa memecahkan rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah. Jerman, Polandia, Republik Ceko, Slovakia, dan Hungaria sama-sama mencatat suhu tertinggi yang pernah mereka alami.

Selain itu, Inggris dan Swiss juga mencatat rekor suhu terpanas untuk bulan Juni. Sementara itu, Prancis membukukan rekor baru untuk suhu rata-rata nasional, termasuk suhu malam hari tertinggi dalam sejarah pengamatan.

Secara keseluruhan, gelombang panas yang melanda Eropa menunjukkan dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Karena itu, para ahli terus mengingatkan pemerintah dan masyarakat agar memperkuat upaya mitigasi sekaligus meningkatkan perlindungan kesehatan untuk menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan semakin sering terjadi pada masa mendatang.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta
Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil
Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi
Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal
Klopp Kritik VAR Usai Jerman Tersingkir Piala Dunia
Spanyol Menang Telak 4-0 atas Arab Saudi
Harga Minyak Dunia Naik Usai Dialog AS-Iran Batal
Cristiano Ronaldo Disorot Usai Portugal Ditahan Kongo Imbang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:00 WIB

Harga Cincin Emas Juara Piala Dunia 2026 Capai Rp196 Juta

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

Neymar Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026 Bersama Brasil

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Gerhana Matahari Total Terlama 2027 Ini Wilayah yang Dilintasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Spanyol Diguncang Panas Ekstrem, Seribu Orang Tewas

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Strawberry Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, Simak Jadwal

Berita Terbaru

Foto: Dok. Kemensos

Nasional

Kemensos Kirim 48 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi layanan BPJS Kesehatan dan penguatan fasilitas rumah sakit di Indonesia.

Kesehatan

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:00 WIB

Wali Kota Alfin menyerahkan bansos kepada panti asuhan.

SUNGAI PENUH

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bansos

Sabtu, 15 Agu 2026 - 16:00 WIB

Ketua DPRD Sungai Penuh Hutri Randa memimpin Rapat Paripurna HUT RI ke-81.

SUNGAI PENUH

DPRD Sungai Penuh Simak Pidato Presiden Jelang HUT RI 81

Sabtu, 15 Agu 2026 - 15:00 WIB

Gerai KDMP Desa Wonokerto yang kini berkembang menjadi ritel modern.(Foto : Kompas.com/MOH.ANAS)

Ekonomi

Modal Rp2 Juta, KDMP Raup Omzet Rp260 Juta

Jumat, 14 Agu 2026 - 20:00 WIB