Jakarta , iNBrita.com — Kota Madinah semakin mengukuhkan diri sebagai tujuan wisata religi paling diminati di dunia. Berdasarkan laporan Madinah Chamber of Commerce, sebanyak 73,7 persen wisatawan memilih Madinah sebagai destinasi utama mereka di Arab Saudi.
Wisatawan datang untuk beribadah dan merasakan suasana spiritual yang kuat serta sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW.
Menurut laporan Arab News, Senin (3/11/2025), Madinah kini berada di peringkat ke-7 dunia dalam Tourism Performance Index. Capaian ini menunjukkan kemajuan besar sektor pariwisata di bawah program Visi Saudi 2030.
Selain Madinah, dua wilayah lain juga menarik perhatian wisatawan:
Al-Ula dikunjungi 47,2 persen wisatawan mancanegara untuk melihat situs bersejarah dan budaya.
Yanbu dipilih 14,1 persen wisatawan domestik karena pantainya yang indah dan fasilitas rekreasi keluarga.
Pemerintah Arab Saudi terus memperbaiki infrastruktur dan layanan wisata di Madinah. Seorang warga Taif, Ahmad Al-Otaibi, mengatakan, “Madinah selalu damai dan menenangkan. Penduduknya membuat kota ini hidup sepanjang waktu, tetapi tetap sejuk dan tertib.”
Data Kementerian Pariwisata menunjukkan tingkat hunian hotel di Madinah mencapai 74,7 persen, tertinggi di Arab Saudi pada paruh pertama tahun 2025. Saat ini terdapat 538 hotel berlisensi dengan total 64.569 kamar, termasuk 6.628 kamar baru.
Pertumbuhan ini membuktikan bahwa Madinah berhasil menjadi pusat wisata religi dunia dengan fasilitas yang semakin modern dan nyaman.
Dalam sejarah Islam, Madinah dikenal sebagai tempat hijrah Nabi Muhammad SAW dan pusat pemerintahan Islam pertama. Dulu bernama Yatsrib, kota ini kemudian dikenal sebagai Al-Madinah Al-Munawwarah atau Kota yang Bercahaya, yang kini populer dengan sebutan Kota Nabi.
(ES*)








