Home / Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:59 WIB

Nepenthes ×taringkecil, Hibrida Alami Kantong Semar Baru

Nepenthes ×taringkecil menampilkan taring kecil khas di peristome, hasil persilangan N. bicalcarata dan N. mirabilis.

Nepenthes ×taringkecil menampilkan taring kecil khas di peristome, hasil persilangan N. bicalcarata dan N. mirabilis.

Jakarta, iNBrita.com – Tim peneliti lintas institusi menemukan spesies hibrida alami baru kantong semar (Nepenthes) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Penemuan dan Publikasi Ilmiah

Para peneliti menamai spesies baru ini Nepenthes ×taringkecil dan mempublikasikannya dalam jurnal ilmiah internasional Phytotaxa edisi Januari 2026.

Penemuan ini merupakan hasil kolaborasi Arifin Surya Dwipa Irsyam, Kurator Herbarium Bandungense di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB, bersama M. Rifqi Hariri dari BRIN serta M. Hisyam Fadhil dari IPB University.

Asal-usul dan Karakteristik Hibrida

Nepenthes ×taringkecil merupakan hibrida alami (nothospecies) hasil persilangan dua spesies kantong semar, yaitu Nepenthes bicalcarata dan Nepenthes mirabilis, yang tumbuh berdampingan di habitat alaminya di Mempawah.

Menurut Arifin, tim menamai spesies ini ×taringkecil karena memiliki ciri morfologi unik di bagian peristome atau bibir kantong. Spesies ini mewarisi karakter “taring” khas N. bicalcarata, tetapi ukurannya jauh lebih kecil.

“Kami menamai ×taringkecil karena peristome-nya memiliki sepasang gigi kecil sepanjang sekitar 0,5–0,8 milimeter. Sementara pada N. bicalcarata, panjang taring bisa mencapai 3 sentimeter,” jelas Arifin, Sabtu (24/1), dikutip dari laman ITB.

Secara morfologi, bagian atas kantong Nepenthes ×taringkecil berbentuk silindris menyerupai N. mirabilis, tetapi tetap memiliki taring yang tereduksi. Berbeda dengan N. bicalcarata, hibrida ini tidak memiliki rongga pada tendril atau sulur, yang biasanya menjadi tempat bersarang semut.

Baca juga :   Emas Antam Merosot, Pasar Kembali Bergejolak Hari Ini

Pendekatan Penelitian dan Citizen Science

Awalnya, para peneliti tidak langsung melakukan ekspedisi lapangan ke hutan Mempawah karena keterbatasan waktu. Sebagai gantinya, mereka memanfaatkan citizen science. Tim memperoleh spesimen awal dari pecinta dan pembudidaya kantong semar, Nazila dan Rais.

Baca juga :   Mediasi Gugatan Pendidikan Gibran Gagal, Lanjut Persidangan

Media sosial memantau keberadaan tanaman unik ini sejak 2024, yang memudahkan tim menemukan spesimen.

Konfirmasi Hibridisasi Alami

Warga setempat melaporkan bahwa N. bicalcarata dan N. mirabilis tumbuh berdekatan di kawasan hutan kerangas dan rawa gambut Mempawah, sehingga dugaan hibridisasi alami semakin kuat.

Analisis DNA berbasis internal transcribed spacer (ITS) menunjukkan bahwa spesimen ini memiliki kekerabatan genetik dekat dengan N. mirabilis, tetapi tetap menunjukkan pengaruh morfologi dari N. bicalcarata. Temuan ini menegaskan bahwa Nepenthes ×taringkecil memang hasil hibridisasi alami.

Proses Validasi Ilmiah

Seluruh proses validasi ilmiah berlangsung di Bogor dengan pembagian tugas yang jelas:

  • M. Rifqi Hariri melakukan analisis molekuler

  • M. Hisyam Fadhil menanam sampel hidup dan membuat ilustrasi botani

  • Arifin menyusun deskripsi morfologi spesies

(Tim*)

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Grafik harga emas Antam hari ini Selasa 27 Januari 2026

Nasional

Harga Emas Antam Turun Tipis Usai Rekor
Foto Gedung Polda Metro Jaya di Jakarta, dokumentasi Andhika Prasetia/detikcom, pusat kegiatan polisikepolisian Metro Jaya.

Nasional

Polisi Tangani Dugaan Penipuan WO Ayu Puspita

Nasional

Bea Balik Nama Mobil Bekas Resmi Dihapus
Prajurit TNI menaiki alutsista saat defile HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta.

Nasional

TNI Siaga Satu, Panglima Perkuat Pengamanan Nasional
Mobil listrik Chery J6 menerobos banjir di Jakarta

Nasional

Chery J6 Viral Terobos Banjir di Jakarta
Petugas damkar memadamkan api di lokasi kebakaran rumah di Pademangan, Jakarta Utara

Nasional

Tragedi Kebakaran Pademangan Renggut Empat Nyawa
Tim SAR melakukan pencarian korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pangkep

Nasional

Basarnas Pastikan Belum Ada Korban Selamat ATR Jatuh
Fadli Zon mencanangkan Hari Filateli Nasional 2026 di Yogyakarta bersama komunitas filateli dan pejabat terkait.

Nasional

Fadli Zon Canangkan Hari Filateli Nasional 2026