Siak, iNBrita.com — Memasuki hari keempat Operasi Zebra Lancang Kuning 2025, Satlantas Polres Siak terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para pengendara. Polisi mengutamakan penindakan secara humanis dengan memberikan teguran kepada pelanggar.
Kasat Lantas Polres Siak AKP Kaliman Siregar menjelaskan bahwa pihaknya menegur para pelanggar untuk kembali mengingatkan pentingnya keselamatan di jalan.
Ia menyatakan, “Hari ini kami menegur para pelanggar agar mereka sadar bahwa keselamatan menjadi hal utama. Kami ingin masyarakat patuh bukan karena takut sanksi, tetapi demi melindungi diri dan pengguna jalan lain.”
Operasi berlangsung di Jalan Lintas Siak–Pakning dengan sasaran truk over dimension over load (ODOL), pengendara mobil, dan pengendara motor. Dalam kegiatan itu, polisi juga membagikan flyer berisi sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas.
Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 mengutamakan pendekatan humanis dan persuasif. Melalui cara ini, polisi berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas tanpa mengedepankan penindakan. Tujuan utama operasi ini yaitu menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.
AKP Kaliman menambahkan, “Kami berharap pendekatan humanis ini membuat masyarakat lebih peduli terhadap keselamatan dan mau menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.”
Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra menegaskan bahwa Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sebelum memasuki tahap penindakan.
Ia mengatakan, “Pada tahap preemtif ini kami fokus pada edukasi. Kami ingin masyarakat memahami pentingnya mematuhi aturan demi keselamatan bersama. Banyak kecelakaan terjadi karena pelanggaran, sehingga kesadaran menjadi faktor kunci.”
AKBP Eka juga menekankan bahwa operasi ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi komitmen nyata Polres Siak untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Ia menutup dengan ajakan, “Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya. Dengan disiplin berkendara, kita bisa menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di Kabupaten Siak.”
(VVR*)











