Home / Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:00 WIB

Pemerintah Diminta Perpanjang Usulan Kebutuhan CASN 2026

Sejumlah pegawai honorer berdiskusi terkait usulan kebutuhan CPNS dan PPPK 2026.

Sejumlah pegawai honorer berdiskusi terkait usulan kebutuhan CPNS dan PPPK 2026.

Jakarta, iNBrita.com — Pemerintah perlu memperpanjang jadwal usulan kebutuhan CPNS 2026 dan PPPK agar penyusunan CASN 2026 lebih optimal.

Dorong Semangat Honorer

Sekjen FHNK2I Tendik, Herlambang Susanto, menilai surat edaran MenPAN-RB Rini Widyantini mendorong semangat honorer mengikuti seleksi.
PPPK paruh waktu dan PPPK downgrade juga berharap bisa naik status.

Minta Perpanjangan Waktu

Herlambang meminta pemerintah menambah waktu pengusulan.
Batas akhir 31 Maret bertepatan dengan libur Nyepi dan Lebaran 2026, sehingga dinilai kurang efektif.

Pemda Diminta Aktif Usulkan Kebutuhan

Ia mendorong pemda kembali mengusulkan formasi ASN.
Fokusnya pada daerah yang masih memiliki banyak PPPK paruh waktu, PPPK downgrade, dan honorer PJLP.

Soroti Kesenjangan Outsourcing

Herlambang menilai kebijakan daerah belum adil.
Pemda mampu membayar tenaga outsourcing tinggi, tetapi belum mengoptimalkan kesejahteraan PPPK.

Butuh Dukungan Anggaran

Ia meminta pemerintah pusat menambah dukungan fiskal.
Langkah ini penting agar daerah mampu mengangkat honorer menjadi PPPK.
Ia juga berharap gaji PPPK bisa ditopang APBN agar setara dengan PNS.

Ketentuan Usulan ASN 2026

Pemerintah meminta instansi mengusulkan kebutuhan ASN 2026 melalui e-formasi sebelum 31 Maret.
Jika tidak mengusulkan, instansi dianggap tidak mengadakan rekrutmen ASN.

Pertimbangan Pengusulan

Instansi harus memperhatikan anggaran dengan prinsip zero growth.
Pengecualian berlaku untuk sektor pendidikan dan kesehatan.
Usulan juga harus mendukung program prioritas nasional dan sesuai aturan.

Dasar Hukum dan Penyesuaian Struktur

Pengadaan CASN 2026 mengacu pada UU ASN dan aturan turunannya.
Pemerintah juga menyesuaikan dengan Perpres Nomor 139 Tahun 2024 terkait struktur kementerian.

Setiap instansi harus menyusun kebutuhan ASN secara tepat agar target kinerja tercapai.

(VVR*)

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Prabowo Subianto duduk dengan siswa dan orang tua menyaksikan musik tradisional Kalsel

Nasional

Presiden Prabowo Hadiri Pertunjukan Sekolah Rakyat Banjarbaru
Wabup Kerinci Murison audiensi dengan pejabat Kementerian Pendidikan di Jakarta.

Nasional

Wakil Bupati Kerinci Audiensi Dengan Kementerian Pendidikan RI

Nasional

PT. Tren Gen Horizon Peluang bagi Pemilik Media Meningkatkan Pendapatan

Nasional

Tak Bisa Hadiri Pernikahannya, Karena Dipenjara, Pengganti Agus Sebilah Keris
Menteri Agama Nasaruddin Umar berbicara tentang pembentukan Ditjen Pesantren dalam konferensi pers di Jakarta.

Nasional

Presiden Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren Mandiri Tahun Ini
Warga duduk bersila menggelar tahlilan di depan rumah Presiden Jokowi di Solo

Nasional

Warga Gelar Tahlilan di Depan Rumah Jokowi
Barisan personel Polres Kerinci, TNI, Satpol PP, dan Dishub saat mengikuti apel Operasi Patuh Siginjai 2025

Nasional

Kapolres Kerinci Pimpin Apel Operasi Patuh Siginjai 2025
Pemandangan udara kerusakan bangunan dan area permukiman akibat banjir bandang di Karo, Sumatra Utara, dengan alat berat dan warga terlihat melakukan evakuasi.

Nasional

Pakar UGM Tegaskan Deforestasi Penyebab Banjir Sumatra