Presiden Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren Mandiri Tahun Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan rencana pembentukan Ditjen Pesantren yang akan berdiri mandiri tahun ini, Jakarta, 2025

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan rencana pembentukan Ditjen Pesantren yang akan berdiri mandiri tahun ini, Jakarta, 2025

Jakarta, iNBrita.com – Kementerian Agama sedang memproses pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren agar berdiri secara mandiri. Menteri Agama Nasaruddin Umar menargetkan proses ini selesai tahun ini sehingga Ditjen Pesantren terpisah dari Ditjen Pendidikan Islam.

Menag menjelaskan bahwa pembentukan Ditjen Pesantren bukan hanya soal restrukturisasi birokrasi. Ia ingin memastikan kebijakan pendidikan Islam dan pesantren berjalan selaras serta saling memperkuat.

Presiden Prabowo Subiyanto sudah menyetujui pembentukan Ditjen Pesantren. Melalui surat tertanggal 21 Oktober 2025, Presiden memerintahkan agar Kementerian Agama segera mendirikan Ditjen tersebut.

Menag menegaskan bahwa pendirian Ditjen Pesantren menjadi bentuk pengakuan terhadap peran pesantren sebagai pusat ilmu dan peradaban Islam. Ia menyebut pesantren memiliki kedalaman ilmu yang khas, di mana ilmu tidak sekadar diajarkan, tetapi juga dihayati dan diamalkan.

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, mendukung langkah Majelis Masyayikh dalam memperkuat posisi pesantren. Ia menyoroti rendahnya kesejahteraan guru pesantren dan meminta pemerintah memberi perhatian lebih serius.

“Semua lembaga pendidikan di Indonesia harus mendapat perlakuan yang sama. Tidak boleh ada lagi dikotomi antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan,” ujar Marwan.

Ia menambahkan, “Masih ada guru pesantren yang hanya menerima gaji sekitar Rp50 ribu. Pemerintah harus segera meningkatkan kesejahteraan mereka.”

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei
Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing
Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara
UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah
Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
Registrasi Bansos Baru 9,68%, Pemerintah Percepat Pendataan
BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Mundur, Simak Jadwalnya
Kamarudin Simanjuntak Wafat Setelah Berjuang Melawan Penyakit
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:00 WIB

SAH Tegaskan Pesan Prabowo: Kerja Nyata, Bukan Survei

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Kebakaran Gunung Sumbing, Polda Siapkan Water Bombing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kasus Korupsi Sudewo, Divonis 8,5 Tahun Penjara

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:00 WIB

UMP 2027 Naik Berapa Persen? Ini Prediksi Terbaru Pemerintah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Tambang Emas Lebong Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan

Berita Terbaru

Pemandangan Bumi yang diambil oleh astronot NASA dan komandan Artemis II, Reid Wiseman, dari salah satu dari empat jendela utama pesawat ruang angkasa Orion. (NASA/Handout via REUTERS)

Teknologi

Bentuk Bumi Berubah Satelit Ungkap Fakta Mengejutkan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 00:00 WIB

Saham SpaceX mengalami penurunan 9 persen meski analis Wall Street menaikkan target harga saham.(Foto : CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk/Dok. Angela Weiss/AFP)

Ekonomi

Saham SpaceX Anjlok 9 Persen, Analis Naikkan Target

Jumat, 23 Okt 2026 - 20:00 WIB

Rupiah melemah ke Rp18.080 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (23/10/2026).

Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp18.080, Dolar AS Makin Perkasa

Jumat, 23 Okt 2026 - 19:00 WIB

 Pemerintah mengevaluasi penambahan kuota Pertalite akibat lonjakan konsumsi masyarakat.(foto : Liputan6.com/Lizsa Egaham)

Ekonomi

Pemerintah Kaji Penambahan Kuota Pertalite hingga Akhir 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:00 WIB

Hardizal menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2026 di Kota Sungai Penuh.

SUNGAI PENUH

Hardizal Dukung Santri Unggul untuk Indonesia Emas 2026

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:00 WIB