Peredaran Emas Ilegal Bungo Mengalir ke Sumut

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jejak Emas Gelap di Bungo Jambi, Misteri Sungai Terpencil ke Pasar Gelap Sumut
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/Sopiant

Jejak Emas Gelap di Bungo Jambi, Misteri Sungai Terpencil ke Pasar Gelap Sumut TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/Sopiant

Bungo, Jambi, iNBrita.com  — Aparat kepolisian menghentikan sebuah mobil di Jalan Lintas Sumatera I, Kabupaten Bungo, Kamis (21/5/2026), setelah mencurigai kendaraan tersebut membawa barang ilegal. Dari pemeriksaan, petugas menemukan delapan batang e

Polisi bongkar jaringan PETI yang menyamarkan emas batangan sebelum dikirim ke pasar gelap lintas provinsi. dengan total berat 2,3 kilogram yang berasal dari aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).

Mobil tersebut tampak seperti kendaraan biasa, namun pelaku menyembunyikan emas di dalam bagian kendaraan. Untuk menghindari pengawasan, mereka juga mengganti nomor polisi mobil tersebut.

Kapolres Bungo AKBP Zamri Elfino menyebutkan bahwa para pelaku berencana mengirim emas itu ke Sumatera Utara melalui jalur darat. Polisi kemudian mengamankan tiga orang yang terlibat dalam pengiriman tersebut.

Selain itu, kepolisian mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan perdagangan emas ilegal yang beroperasi secara tersembunyi namun terorganisir.

Rantai Peredaran Emas Ilegal

Hasil penyelidikan menunjukkan emas tersebut berasal dari sejumlah titik PETI di Kabupaten Bungo. Aktivitas tambang ilegal berlangsung di kawasan hulu sungai hingga perbukitan yang sulit dijangkau.

Baca Juga :  Debut Gloria/Terry Hee di Indonesia Masters 2026

Polisi mengidentifikasi beberapa lokasi aktif, seperti Bukit Jumu’ah dan Sungai Patah di Kecamatan Bathin III Ulu, Sungai Air Hitam di Muko-Muko Bathin VII, Sungai Belo di Bungo Dani, serta wilayah Gunung Gading di Tanah Sepenggal Lintas. Aktivitas serupa juga terjadi di sepanjang Sungai Limbur di Bathin II Babeko.

Para pelaku berpindah-pindah lokasi untuk menghindari razia aparat.

Jalur Distribusi Antarprovinsi

Para penambang menjual hasil emas kepada pengepul lokal. Setelah itu, pengepul melebur dan mencetak emas menjadi batangan kecil agar lebih mudah disembunyikan serta diangkut.

Kurir kemudian membawa emas menggunakan kendaraan pribadi atau travel menuju luar provinsi. Sumatera Utara menjadi salah satu tujuan utama, selain Riau dan Sumatera Barat.

Transaksi berlangsung secara tertutup tanpa dokumen resmi, dengan sistem berpindah tangan sebelum sampai ke pembeli akhir.

Baca Juga :  Azhar Sampaikan Potensi dan Keterbatasan Daerah ke Komisi II

Pola Kasus Berulang

Dalam beberapa tahun terakhir, polisi berulang kali mengungkap kasus serupa di Bungo dengan pola yang hampir sama.

Pada 2022, aparat menyita lebih dari 1,5 kilogram emas ilegal., polisi menggerebek gudang penyimpanan emas dan peralatan PETI. Dan Tahun 2024, jaringan penjualan melalui media sosial terbongkar.

Tahun 2025, aparat melakukan penindakan besar di kawasan Sungai Belo. Sementara itu, pada 2026 kembali terungkap pengiriman 2,3 kilogram emas ilegal.

Penyelidikan Berlanjut

Hingga kini, polisi masih menelusuri sumber emas serta pihak yang mengendalikan jaringan tersebut. Penyidik juga memperluas pengembangan kasus untuk mengungkap aktor utama hingga ke jaringan lintas provinsi.

Polisi menjerat para pelaku dengan Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batubara serta ketentuan KUHP baru terkait perdagangan ilegal.

Polisi memastikan proses hukum akan terus berjalan hingga jaringan ini terungkap sepenuhnya.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemesanan Es Di Jambi Meningkat Saat Listrik Padam
Ketua Umum PWI Pusat Ajak Tertibkan Organisasi dan KTA
Kapolda Jambi Pimpin Patroli KRYD Malam Minggu
Anggota DPR Desak Investigasi Kematian Dokter Jambi
Pemprov Jambi Dukung Penuh Program MBG Nasional
Al Haris Bangga Dua Daerah Jambi Berprestasi
Walikota Alfin Hadiri HUT ke-77 Kabupaten Batanghari
Konfercab Kukuhkan Hardizal Pimpin DPC PDIP Sungai Penuh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 21:00 WIB

Peredaran Emas Ilegal Bungo Mengalir ke Sumut

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:00 WIB

Pemesanan Es Di Jambi Meningkat Saat Listrik Padam

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

Ketua Umum PWI Pusat Ajak Tertibkan Organisasi dan KTA

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:00 WIB

Kapolda Jambi Pimpin Patroli KRYD Malam Minggu

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:00 WIB

Anggota DPR Desak Investigasi Kematian Dokter Jambi

Berita Terbaru

Jejak Emas Gelap di Bungo Jambi, Misteri Sungai Terpencil ke Pasar Gelap Sumut
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/Sopiant

Jambi

Peredaran Emas Ilegal Bungo Mengalir ke Sumut

Senin, 25 Mei 2026 - 21:00 WIB

Foto Gedung MK: (Ari Saputra/detikcom)

Nasional

MK Putuskan Parpol Gugur Jika Tak Penuhi Kuota Perempuan

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi  sapi kurban Presiden ke Masjid Raya Sungai Penuh

SUNGAI PENUH

Sapi Kurban Presiden Diserahkan ke Sungai Penuh Besok

Senin, 25 Mei 2026 - 18:00 WIB

Potongan gambar pria berhelem mencuri emas dari toko Toko Mas Agung, Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan pada Sabtu (23/5/2026).(Dok akun Instagram @tkpmedan)

Daerah

Pencuri Gasak Emas Saat Listrik Padam di Medan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bupati Kerinci Monadi bersama Wakil Bupati H. Murison saat menghadiri Festival Panen Kopi Robusta Tamiai di Kerinci. (Foto khairul Eksis)

KERINCI

Bupati Kerinci Dukung Festival Panen Kopi Robusta Tamiai

Senin, 25 Mei 2026 - 16:00 WIB