Home / Khasanah

Minggu, 23 November 2025 - 10:00 WIB

Rasulullah Membimbing Pengemis Bangkit Lewat Kerja dan Usaha

Ilustrasi Rasulullah SAW saat membimbing seorang lelaki Anshar untuk bekerja mencari kayu bakar sebagai jalan keluar dari kemiskinan.

Ilustrasi Rasulullah SAW saat membimbing seorang lelaki Anshar untuk bekerja mencari kayu bakar sebagai jalan keluar dari kemiskinan.

Jakarta, iNBrita.com – Anas bin Malik meriwayatkan kisah indah tentang cara Rasulullah SAW membimbing seseorang keluar dari kemiskinan dengan memberdayakan, bukan hanya memberi. Ibnu Basyar menulis kisah ini dalam Dari Kuntum Menjadi Bunga 2.

Suatu hari, seorang lelaki dari Anshar datang kepada Rasulullah SAW. Ia sudah kehabisan cara untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan meminta bantuan. Rasulullah SAW tidak langsung memberi sesuatu. Beliau bertanya dengan lembut,

“Apa yang engkau punya di rumah?”

Lelaki itu menjawab bahwa ia hanya memiliki pakaian sederhana yang ia pakai sehari-hari dan sebuah cangkir. Rasulullah SAW lalu menyuruhnya membawa kedua barang itu. Setelah lelaki itu menyerahkannya, Rasulullah SAW menawarkan barang-barang tersebut kepada para sahabat.

“Siapa yang ingin membeli barang-barang ini?”

Seorang sahabat menawar satu dirham, tetapi Rasulullah SAW kembali menawarkan hingga sahabat lain membelinya seharga dua dirham. Rasulullah SAW menyerahkan dua dirham itu kepada lelaki tadi. Beliau memberi arahan yang jelas: gunakan satu dirham untuk membeli makanan bagi keluarganya dan gunakan satu dirham lainnya untuk membeli kapak.

Setelah lelaki itu memiliki kapak, Rasulullah SAW memerintahkannya, “Pergilah. Carilah kayu sebanyak mungkin dan juallah. Selama dua minggu ini, jangan datang kepadaku dulu.”

Rasulullah SAW juga memberikan sedikit uang tambahan untuk ongkos perjalanan.

Dua minggu kemudian, lelaki itu kembali dengan wajah percaya diri. Ia membawa penghasilan sepuluh dirham dari hasil menjual kayu bakar. Rasulullah SAW menyuruhnya membeli pakaian dan memenuhi kebutuhan keluarga. Beliau kemudian berpesan,

“Ini lebih baik bagimu. Meminta-minta akan meninggalkan noda di wajahmu kelak di akhirat. Seseorang tidak pantas meminta-minta kecuali dalam tiga keadaan: kemiskinan yang sangat, utang yang tidak mampu dibayar, atau penyakit yang menghalangi seseorang untuk bekerja.” (HR. Abu Daud)

Wallahu a’lam.

(VVR*)

Berita ini 18 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Khasanah

Pemkot Sungai Penuh Optimis penurunan angka stunting secara baik

Daerah

Ketua DPRD Fajran Damping Walikota Sungai Penuh, Resmikan Pasar Ternak

Khasanah

Kuasa Hukum Alfin–Azhar: Optimis Menang Gugatan Ahmadi–Ferri Hanya Curhat
Jamaah memberi makan burung merpati di depan Masjid Quba, Madinah.

Khasanah

Madinah Menjadi Destinasi Wisata Religi Paling Diminati Dunia
Gambar simbolik bulan Syaban yang menandai waktu puasa dan ibadah sunnah.

Khasanah

Syaban, Bulan Berkah untuk Ibadah dan Amal Manusia
Ilustrasi seseorang memberikan sedekah sebagai amal jariyah dalam Islam

Khasanah

Sedekah Jariyah Amal Kebaikan yang Terus Mengalir
Siluet masjid di malam hari dengan cahaya bulan sabit dan langit bertabur bintang

Khasanah

Tiga Malam Istimewa Rajab Waktu Mustajab Berdoa Umat
Ilustrasi peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW

Khasanah

Isra Miraj 2026 Libur Nasional Long Weekend Januari