Home / Khasanah

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:00 WIB

Syarat Sah Puasa dalam Islam yang Wajib Dipenuhi

Ilustrasi depan Ka’bah yang menggambarkan suasana ibadah umat Islam di Masjidil Haram.

Ilustrasi depan Ka’bah yang menggambarkan suasana ibadah umat Islam di Masjidil Haram.

iNBrita.com – Umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa, terutama pada bulan Ramadan, sebagai bagian dari kewajiban agama Islam. Agar puasa sah dan mendapatkan pahala, umat Muslim harus memenuhi sejumlah syarat. Umat Islam telah mempraktikkan syarat sah puasa sebagai ketentuan agar ibadah diterima oleh Allah SWT sejak zaman Rasulullah SAW dan para sahabat. Hingga sekarang, umat Islam di berbagai negara masih menjalankan ketentuan tersebut. Badan Amil Zakat Nasional menyampaikan penjelasan syarat sah puasa sebagai bagian dari edukasi keagamaan kepada masyarakat.

Berikut enam syarat sah puasa yang harus diperhatikan:

  1. Niat
    Niat menjadi syarat utama puasa. Seorang Muslim harus berniat sebelum fajar agar puasanya sah. Niat ini membedakan puasa sebagai ibadah, bukan sekadar menahan lapar. Tanpa niat, puasa tidak sah dan tidak mendapatkan pahala.

  2. Beragama Islam
    Puasa merupakan bagian dari rukun Islam, sehingga hanya umat Islam yang wajib menjalankannya. Ibadah puasa menjadi kewajiban bagi setiap Muslim.

  3. Baligh
    Seseorang mencapai baligh ketika ia memasuki usia dewasa menurut syariat. Pada laki-laki, baligh ditandai dengan mimpi basah atau keluarnya air mani, sedangkan pada perempuan baligh ditandai dengan datangnya haid. Setelah baligh, seseorang wajib menjalankan puasa Ramadan.

  4. Berakal
    Orang yang berpuasa harus memiliki akal sehat dan tidak mengalami gangguan jiwa. Ia juga harus mampu memahami kewajiban ibadahnya.

  5. Mampu
    Puasa hanya diwajibkan bagi orang yang sehat secara jasmani dan rohani. Jika sedang sakit berat atau bepergian jauh (musafir), seseorang boleh tidak berpuasa. Namun, ia wajib mengganti puasa di hari lain sebelum Ramadan berikutnya.

  6. Suci dari Haid dan Nifas
    Perempuan yang sedang haid atau nifas tidak diperbolehkan berpuasa. Puasa yang ditinggalkan harus diganti setelah Ramadan.  (Tim*)

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Khasanah

Trump Pertimbangkan Nasib TikTok, Keputusan dalam 30 Hari

Khasanah

Pemkot Sungai Penuh Peringati Hari Lahir Pancasila
Ilustrasi peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW

Khasanah

Isra Miraj 2026 Libur Nasional Long Weekend Januari
Ilustrasi niat ibadah puasa sunah Nisfu Syakban

Khasanah

Puasa Nisfu Syakban 2026 Jadwal Niat Keutamaan Amalan
Gambar simbolik bulan Syaban yang menandai waktu puasa dan ibadah sunnah.

Khasanah

Syaban, Bulan Berkah untuk Ibadah dan Amal Manusia

Covid-19

Anggota Komisi lll DPRD Kota Sungai Penuh DPT Asfar Nasir,Terapkan Protokol Kesehatan Saat Lebaran
Petugas kesehatan haji Indonesia mengikuti pengarahan resmi dari Kementerian Haji dan Umrah RI.

Khasanah

Seleksi Petugas Kesehatan Haji 2026 Resmi Dibuka Kemenhaj
Pria sedang berdoa di halaman masjid dengan kubah dan menara menjulang di latar belakang.

Khasanah

Waktu Terbaik dan Keutamaan Sholat Dhuha