iNBrita.com – Umat Muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa, terutama pada bulan Ramadan, sebagai bagian dari kewajiban agama Islam. Agar puasa sah dan mendapatkan pahala, umat Muslim harus memenuhi sejumlah syarat. Umat Islam telah mempraktikkan syarat sah puasa sebagai ketentuan agar ibadah diterima oleh Allah SWT sejak zaman Rasulullah SAW dan para sahabat. Hingga sekarang, umat Islam di berbagai negara masih menjalankan ketentuan tersebut. Badan Amil Zakat Nasional menyampaikan penjelasan syarat sah puasa sebagai bagian dari edukasi keagamaan kepada masyarakat.
Berikut enam syarat sah puasa yang harus diperhatikan:
Niat
Niat menjadi syarat utama puasa. Seorang Muslim harus berniat sebelum fajar agar puasanya sah. Niat ini membedakan puasa sebagai ibadah, bukan sekadar menahan lapar. Tanpa niat, puasa tidak sah dan tidak mendapatkan pahala.Beragama Islam
Puasa merupakan bagian dari rukun Islam, sehingga hanya umat Islam yang wajib menjalankannya. Ibadah puasa menjadi kewajiban bagi setiap Muslim.Baligh
Seseorang mencapai baligh ketika ia memasuki usia dewasa menurut syariat. Pada laki-laki, baligh ditandai dengan mimpi basah atau keluarnya air mani, sedangkan pada perempuan baligh ditandai dengan datangnya haid. Setelah baligh, seseorang wajib menjalankan puasa Ramadan.Berakal
Orang yang berpuasa harus memiliki akal sehat dan tidak mengalami gangguan jiwa. Ia juga harus mampu memahami kewajiban ibadahnya.Mampu
Puasa hanya diwajibkan bagi orang yang sehat secara jasmani dan rohani. Jika sedang sakit berat atau bepergian jauh (musafir), seseorang boleh tidak berpuasa. Namun, ia wajib mengganti puasa di hari lain sebelum Ramadan berikutnya.Suci dari Haid dan Nifas
Perempuan yang sedang haid atau nifas tidak diperbolehkan berpuasa. Puasa yang ditinggalkan harus diganti setelah Ramadan. (Tim*)












