Jakarta, iNBrita.com – Umat Islam dianjurkan membuka puasa dengan kurma karena Rasulullah SAW mencontohkannya. Anjuran ini bukan tanpa alasan. Dari sisi medis, kurma memang memberikan banyak manfaat bagi tubuh setelah seharian berpuasa.
Dalam hadis riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:
إذا أفطر أحدكم فليفطر على تمر، فإن لم يجد فليفطر على الماء؛ فإنه طهور
Artinya:
“Apabila seorang dari kalian berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma. Jika tidak mendapatkannya, maka berbukalah dengan air, karena air itu suci.”
Lalu, apa saja manfaat kurma saat berbuka puasa? Berikut penjelasannya.
Manfaat Kurma Saat Buka Puasa
1. Mengembalikan Energi dengan Cepat
Kurma mengandung glukosa dan fruktosa alami yang mudah diserap tubuh. Gula alami ini segera meningkatkan kadar gula darah secara bertahap. Tubuh pun kembali segar dan bertenaga setelah seharian menahan lapar dan haus.
2. Melancarkan Pencernaan
Kurma kaya serat. Serat membantu kerja usus dan mencegah sembelit. Saat Anda makan kurma ketika berbuka, perut terasa lebih nyaman sebelum menyantap makanan utama.
3. Menjaga Gula Darah Tetap Stabil
Meski rasanya manis, kurma memiliki indeks glikemik yang relatif aman jika dikonsumsi secukupnya. Serat dalam kurma memperlambat penyerapan gula, sehingga tubuh tidak mengalami lonjakan gula darah secara drastis.
4. Menjaga Keseimbangan Cairan Tubuh
Kurma mengandung kalium yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit. Mineral ini juga mendukung fungsi saraf dan kontraksi otot. Setelah tubuh kehilangan cairan selama puasa, kalium membantu memulihkan kondisi tubuh dengan lebih cepat.
5. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Kurma mengandung antioksidan seperti flavonoid dan karotenoid. Zat ini melawan radikal bebas dan mengurangi peradangan. Dengan rutin mengonsumsi kurma saat Ramadan, Anda membantu tubuh tetap kuat dan menurunkan risiko penyakit kronis.
Dengan semua manfaat tersebut, Anda tidak hanya mengikuti sunah Rasulullah SAW saat berbuka puasa. Anda juga menjaga kesehatan tubuh agar tetap prima selama menjalankan ibadah Ramadan.
(Tim*)














