Survei Publik Tunjukkan Kepuasan Tinggi Kinerja Kementan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto Kementan Bersama Presiden RI

Fhoto Kementan Bersama Presiden RI

Jakarta, iNBrita.com – Publik Apresiasi Kinerja Kementan RISurvei terbaru Litbang Kompas menunjukkan 71,5% responden puas dengan kinerja Kementerian Pertanian (Kementan). Hasil ini mencerminkan pengakuan masyarakat terhadap program-program Kementan di bawah kepemimpinan Menteri Andi Amran Sulaiman.

Peneliti Litbang Kompas, Agustina Purwanti, menyatakan, “Responden menilai Kementan serius memperkuat ketahanan pangan nasional. Program-program terkait produksi padi, menjaga nilai tukar petani (NTP) di angka 124, bantuan pertanian, hingga Petani Milenial, terlihat nyata dan berdampak langsung. Tingkat keyakinan publik terhadap kesejahteraan petani mencapai 77%.”

Selain itu, survei terkait program ketahanan pangan nasional menunjukkan 61,5% responden puas. Agustina menambahkan, “Angka ini menunjukkan publik menilai pemerintah serius menangani pangan, meski masih ada ruang untuk perbaikan.”

Prof. Lilik Sutiarso, Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM, menilai capaian Kementan sejalan dengan target swasembada pangan yang lebih cepat dari jadwal awal. Menurutnya, tren produktivitas positif, dukungan regulasi, infrastruktur, dan sinergi antar lembaga menunjukkan kerja kolaboratif yang efektif.

“Stok beras nasional mencapai 4,2 juta ton, membuktikan pemerintah berhasil menjaga ketersediaan pangan. Program cetak sawah, perbaikan distribusi, dan penyaluran beras SPHP memperkuat sistem pangan nasional,” kata Prof. Lilik.

Ia menekankan dua tantangan utama ke depan: mempertahankan swasembada di tengah anomali iklim dan menyiapkan sistem pangan menuju kedaulatan pangan 2045. Prof. Lilik menegaskan, “Kedaulatan pangan bagian dari kedaulatan negara. Kolaborasi saat ini harus terus dijaga dan diperkuat.”

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir Seluruh Jakarta Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini
Jakarta Innovation Days 2025 Hidupkan Konsep Kota 15 Menit
Tukang Parkir Mabuk Ribut di Warung Epy Kusnandar
Prabowo Tugas Brian Yuliarto Genjot Riset Swasembada
Pemerintah Siapkan Evaluasi Usai Timnas Gagal Lolos
Gempa 4,6 Melonguane Sulut Guncang Laut Dalam
Muzani Minta PIRA Awasi Program Prioritas Pemerintah
Kebakaran Hanguskan Kontrakan dan Lapak di Pengadegan Timur
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 06:41 WIB

Hampir Seluruh Jakarta Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini

Jumat, 24 Oktober 2025 - 20:00 WIB

Jakarta Innovation Days 2025 Hidupkan Konsep Kota 15 Menit

Selasa, 21 Oktober 2025 - 21:24 WIB

Tukang Parkir Mabuk Ribut di Warung Epy Kusnandar

Kamis, 16 Oktober 2025 - 18:15 WIB

Prabowo Tugas Brian Yuliarto Genjot Riset Swasembada

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:00 WIB

Pemerintah Siapkan Evaluasi Usai Timnas Gagal Lolos

Berita Terbaru

Foto sertifikat tanah milik almarhumah Sri Anteng Rahayu .

SUNGAI PENUH

Sertifikat Tanah Hilang, Khatmi Berharap Penemu Mengembalikan

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

 Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Saham BMRI Anjlok 8,54%, IHSG Ambruk 10,76%

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

BMKG Pantau Sebaran Asap Karhutla di Jakarta dan Jabar

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB

BEI menyiapkan klarifikasi dengan MSCI terkait usulan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia.(Foto : liputan6.com)

Ekonomi

BEI Tanggapi MSCI, Investor Cermati Perubahan Status Pasar

Jumat, 16 Okt 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi warga menggunakan masker di tengah kabut asap akibat karhutla.( Foto AI Inbrita)

Kesehatan

Kabut Asap Picu Lonjakan Kasus ISPA di Padang

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:00 WIB