Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Innovation Days (JID) 2025 di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, pada 21–25 Oktober 2025. Festival ini menjadi wadah warga untuk mengeksplorasi ide, inovasi, dan solusi kota dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta menggagas acara ini dengan tema “15-Minute City”. Seluruh kegiatan tersebar dalam radius 15 menit berjalan kaki, menjadikan Dukuh Atas sebagai urban playground yang menampilkan berbagai solusi dan eksperimen kota.
JID 2025 lahir dari kolaborasi Bappeda DKI Jakarta dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) dengan semangat “Explore, Connect, and Impact.”
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka acara bersama Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Thamrin 9, Selasa (21/10).
“Acara ini memberi ruang luas bagi anak muda dan inovator untuk berkarya. Jakarta kini terbuka bagi siapa pun yang ingin berinovasi,” ujar Pramono.
Ia juga meninjau sejumlah stan inovasi, termasuk teknologi karya anak muda yang membantu penyandang disabilitas.
“Saya kagum melihat teknologi buatan anak-anak kita untuk tunanetra dan tuli. Setelah saya coba, hasilnya luar biasa,” katanya.
Ruang Kolaborasi dan Kreativitas
Selain pameran inovasi, JID 2025 menjadi ruang bertemunya ide lintas sektor.
Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania menyebut JID bukan sekadar festival, tetapi ruang dialog dan kolaborasi antara warga, komunitas, akademisi, dan sektor swasta.
Selama lima hari, pengunjung dapat mengikuti Innovation Talks, Rector’s Summit, dan Jakarta Innovation Awards.
Mereka juga dapat menikmati penampilan musik dari Danilla, Adrian Khalif, Wijaya 80, Lalahuta, dan musisi lainnya.
Selain itu, tersedia community event, instalasi seni, pertunjukan pantomim, open air cinema, booth inovasi, hingga creative market hasil kolaborasi Kemenparekraf RI dan Whiteboard Journal.
Apresiasi dan Antusiasme Warga
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengapresiasi dukungan Pemprov DKI dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.
“Kami berterima kasih kepada Pemprov DKI atas kolaborasinya. Tahun depan Jakarta akan menjadi tuan rumah konferensi ekonomi kreatif dunia,” ujarnya.
Pengunjung juga antusias menjajal inovasi Susur Sungai Ciliwung dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.
Peserta menyusuri aliran sungai, menikmati panorama hijau, dan belajar menjaga ekosistem sungai.
“Ini pengalaman seru. Kami belajar sejarah dan peran masyarakat dalam menjaga sungai,” ujar salah satu peserta melalui kanal YouTube Dinas SDA DKI Jakarta.
Jakarta Bergerak Maju Bersama Warga
Melihat antusiasme tinggi, Pemprov DKI akan terus membuka ruang kolaborasi warga melalui JID.
Lewat festival ini, Jakarta menegaskan komitmennya membangun kota global yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan bersama warganya.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Instagram @jakartainnovationdays.
(VVR)














