Home / Internasional

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:00 WIB

Trump Bebaskan Tarif Sawit-Kakao, Minta Mineral Strategis RI

Presiden AS Donald Trump Minta Akses Mineral RI/Foto: (REUTERS/Nathan Howard)

Presiden AS Donald Trump Minta Akses Mineral RI/Foto: (REUTERS/Nathan Howard)

Jakarta, iNBrita.com  – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan hasil terbaru negosiasi perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Negosiasi ini mencapai kesepakatan yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

Airlangga menjelaskan bahwa AS mengecualikan tarif untuk beberapa komoditas unggulan Indonesia, termasuk minyak sawit, kopi, kakao, dan teh. Kebijakan ini menjadi dorongan positif bagi industri lokal yang sebelumnya menghadapi tantangan tarif resiprokal 19%. “AS memberikan pengecualian tarif bagi produk-produk unggulan kita seperti minyak sawit, kopi, dan teh,” ujarnya dalam konferensi pers virtual dari Washington, Selasa (23/12/2025).

Baca juga :   Pemkab Kerinci Gelar Pelantikan Pejabat Eselon III

Sebagai imbal balik, AS meminta akses terhadap mineral kritis Indonesia. Mineral ini sangat penting bagi ekonomi nasional, pertahanan, dan keamanan negara. Menurut Keputusan Menteri ESDM Nomor 296.K/MB.01/MEM.B/2023, mineral kritis rentan terhadap gangguan pasokan dan belum memiliki pengganti yang layak secara teknis maupun ekonomis. Contohnya adalah aluminium, nikel, litium, dan logam tanah jarang. “AS berharap bisa memperoleh akses terhadap mineral kritis Indonesia,” tambah Airlangga.

Airlangga menekankan bahwa kesepakatan ini bersifat strategis dan komersial, memberi keuntungan seimbang bagi kedua negara. Kesepakatan ini melanjutkan pernyataan bersama sebelumnya yang menurunkan tarif resiprokal Indonesia dari 32% menjadi 19%.

Baca juga :   Glasner Kecewa, Marc Guehi Resmi ke Man City

Dalam pertemuan dengan Duta Besar United States Trade Representative (USTR) Jamieson Greer, kedua pihak menetapkan tenggat waktu untuk menyelesaikan dokumen teknis perdagangan. Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump dijadwalkan menandatangani dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART) sebelum akhir Januari 2026.

Airlangga menambahkan, “Perjanjian ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi kedua negara dan segera mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.” Kesepakatan ini diharapkan meningkatkan perdagangan, memperkuat industri lokal, dan memanfaatkan mineral kritis Indonesia untuk pembangunan berkelanjutan.

(eni)

Berita ini 6 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Duta Besar AS Tom Barrack duduk di kursi tengah saat bertemu Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler di Ankara.

Internasional

Foto Dubes AS Dominasi Menhan Turki Tuai Kritik
Orang-orang berjalan melewati area gedung perkantoran yang dibatasi garis polisi.

Internasional

Rusia Tembak Jatuh 287 Drone Ukraina Semalam
Bripda Muhammad Rio, mantan anggota Brimob Polda Aceh, dipecat karena bergabung dengan tentara bayaran Rusia.

Internasional

Bripda Rio Aceh Dipecat Gabung Tentara Rusia
Ilustrasi perampok membobol brankas bank

Internasional

Perampok Bobol Tembok Beton, Rp 1,7 T Raib
Dewi Astutik buronan narkoba internasional ditangkap BNN di Kamboja

Internasional

BNN Tangkap Dewi Astutik Otak Sabu Lima Triliun
Sabar Karyaman Gutama dan Reza Pahlevi Isfahani di India Open 2026

Internasional

Sabar Reza Melaju Mulus ke Babak Kedua
Ratusan ribu warga Filipina memenuhi jalan Manila dalam aksi protes anti-korupsi terkait proyek pengendalian banjir.

Internasional

Protes Massal Filipina Meluas Usai Skandal Korupsi
Antoine Semenyo resmi bergabung dengan Manchester City mengenakan jersey klub

Internasional

Manchester City Resmi Rekrut Winger Antoine Semenyo