Waspadai Lima Makanan Pemicu Hipertensi dan Stroke

Konsumsi berlebihan makanan tinggi garam, gula, dan lemak dapat meningkatkan tekanan darah serta memicu berbagai penyakit kardiovaskular.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Hipertensi Naik. (Pexels)

Foto: Ilustrasi Hipertensi Naik. (Pexels)

Jakarta,iNBrita.com Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak menyerang masyarakat. Selain itu, kondisi ini sering berkembang tanpa gejala yang jelas, sehingga banyak orang tidak menyadari ancamannya. Padahal, hipertensi dapat memicu berbagai penyakit serius, mulai dari stroke, serangan jantung, hingga gagal ginjal.

Pola makan yang tidak sehat menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya tekanan darah. Tak hanya itu, kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi garam, gula, dan lemak jenuh secara berlebihan juga dapat menaikkan tekanan darah secara perlahan. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih selektif dalam memilih makanan sehari-hari untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Berikut lima jenis makanan yang perlu dibatasi untuk membantu mengurangi risiko hipertensi.

1. Makanan Tinggi Garam

Makanan dengan kandungan natrium tinggi dapat meningkatkan tekanan darah. Natrium membuat tubuh menahan lebih banyak cairan sehingga volume darah bertambah dan jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Masyarakat sering menemukan kandungan garam tinggi pada makanan cepat saji, mi instan, makanan kalengan, daging olahan, dan berbagai camilan kemasan. Dalam jangka panjang, konsumsi makanan tersebut dapat meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.

Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire 13 April 2026 Hadiah Gratis

2. Daging Olahan dan Daging Berlemak

Produsen umumnya menambahkan garam dan bahan pengawet dalam jumlah tinggi pada sosis, kornet, nugget, dan daging asap. Di sisi lain, daging berlemak mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam darah.

Kolesterol yang menumpuk di pembuluh darah dapat menghambat aliran darah dan memicu kenaikan tekanan darah. Karena itu, masyarakat sebaiknya mengurangi konsumsi daging olahan dan menggantinya dengan sumber protein yang lebih sehat.

3. Makanan dan Minuman Manis

Minuman bersoda, minuman kemasan, es krim, permen, serta berbagai kue manis mengandung gula dalam jumlah tinggi. Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan berat badan, memicu peradangan, dan memperbesar risiko diabetes tipe 2.

Selain itu, tubuh harus bekerja lebih keras untuk mengatur kadar gula darah sehingga tekanan darah berpotensi meningkat. Lebih lanjut, para ahli mengaitkan konsumsi gula berlebih dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular.

Baca Juga :  Wanita Dilarikan ke RS Setelah Makan Pedas Ekstrem

4. Gorengan

Banyak masyarakat Indonesia menjadikan gorengan sebagai camilan favorit sehari-hari. Namun demikian, proses penggorengan dapat menghasilkan lemak trans dan lemak jenuh yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Lemak tersebut dapat membentuk plak pada dinding pembuluh darah dan menghambat aliran darah. Akibatnya, tekanan darah dapat meningkat seiring waktu. Sebagai alternatif yang lebih sehat, masyarakat dapat memilih makanan yang direbus, dikukus, dipanggang, atau ditumis dengan sedikit minyak.

5. Minuman Berkafein Tinggi

Kopi, minuman energi, teh berkafein tinggi, dan produk cokelat tertentu mengandung kafein yang dapat memengaruhi tekanan darah pada sebagian orang.

Pasalnya, kafein merangsang sistem saraf sehingga denyut jantung meningkat dan pembuluh darah menyempit untuk sementara waktu. Selain itu, kafein juga dapat meningkatkan produksi hormon stres seperti adrenalin yang membuat jantung bekerja lebih cepat.

Meskipun demikian, masyarakat tidak perlu menghindari kafein sepenuhnya. Yang terpenting, mereka perlu membatasi konsumsi kafein dan memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsinya agar tekanan darah tetap terjaga.

(eny)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung
Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya
Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya
Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai
Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik
Tanda Kekurangan Kalsium yang Sering Tidak Disadari
Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Payudara pada Perempuan
Minum Kopi Rutin Turunkan Risiko Penyakit Hati Kronis
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Lima Kebiasaan yang Memicu Penumpukan Kalsium pada Jantung

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Penderita GERD Tetap Bisa Diet, Begini Pola Makannya

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karang Gigi Sulit Hilang, Ini Alasan dan Solusinya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gejala ISPA Akibat Kabut Asap yang Wajib Diwaspadai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Budi Gunadi Pastikan Tarif BPJS Kesehatan Tidak Naik

Berita Terbaru

Bunda Literasi Sri Kartini Alfin mendampingi murid SD dalam kegiatan literasi di perpustakaan.

SUNGAI PENUH

Bunda Literasi Sri Kartini Ajak Anak Gemar Membaca

Sabtu, 5 Sep 2026 - 10:00 WIB

Tabungan Emas di myBCA memudahkan pengguna membeli, menjual, dan memantau transaksi emas secara digital.(Foto IKlustrasi : pichsakul/Depositphotos)

Ekonomi

Cara Investasi Tabungan Emas di myBCA untuk Pemula

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:00 WIB

Filter udara BMC untuk berbagai jenis sepeda motor dipasarkan di Indonesia.(Foto : Dok. BMC)

Teknologi

Filter Udara BMC untuk Moge, Harga Mulai Rp 1,8 Juta

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:00 WIB

Ilustrasi proses balik nama kendaraan bekas di Samsat.(Foto : Garda Oto doc.)

Teknologi

Balik Nama Kendaraan Bekas Gratis, Ini Biaya Lengkapnya

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi iPhone 17 dan bocoran iPhone 18 yang akan diperkenalkan Apple dalam Apple Event September 2026.(Foto : KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto)

Teknologi

Harga iPhone 17 Terbaru, Bocoran iPhone 18

Jumat, 4 Sep 2026 - 19:00 WIB