Home / Kesehatan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:00 WIB

Usia Muda Rentan Serangan Jantung, Mulai Hidup Sehat

Foto ilustrasi: Getty Images/twinsterphoto

Foto ilustrasi: Getty Images/twinsterphoto

Jangan Tunggu Tua: Mulai Jaga Jantung Sejak Usia Produktif

Banyak orang beranggapan penyakit jantung hanya mengancam lansia, padahal kini serangan jantung dan stroke semakin sering terjadi pada orang usia 20-40-an.

Dr. Sadiya Khan, ahli jantung sekaligus profesor epidemiologi kardiovaskular di Northwestern University, menekankan pentingnya memulai pola hidup sehat sejak dini. Menunda perubahan gaya hidup hingga usia lebih tua bisa berdampak serius pada kesehatan jantung.

“Anda tidak bisa menunggu menua untuk mulai hidup sehat,” tegas Dr. Khan, Jantung Bisa Lebih “Tua” dari Usia Anda. Dr. Khan meneliti dan menemukan bahwa jantung orang Amerika rata-rata berusia 4–7 tahun lebih tua dibanding usia mereka sebenarnya karena mereka menunda menerapkan pola hidup sehat.

Baca juga :   Pemerintah Perluas Skrining Kanker Kolorektal Nasional

Untuk meningkatkan kesadaran, Dr. Khan dan timnya menciptakan alat daring yang memprediksi risiko serangan jantung atau stroke dalam 30 tahun ke depan. Alat ini membandingkan risiko individu dengan orang lain seusia dan sejenis kelamin, memberikan gambaran peringkat kesehatan jantung secara personal.

Cara “Investasi” Jantung Sejak Dini
Meski setiap orang punya kondisi dan faktor risiko berbeda, ada langkah-langkah sederhana yang efektif melindungi jantung:

  1. Berhenti Merokok – Tidak ada toleransi, bahkan untuk sesekali. Rokok jelas merusak jantung.

  2. Tambah Aktivitas Jalan Kaki – Cukup 500 langkah ekstra per hari, atau olahraga singkat dengan intensitas tinggi untuk kebugaran kardiovaskular.

  3. Latihan Beban – Squat, push-up, dan gerakan serupa bukan hanya membentuk otot tapi juga memperkuat jantung.

  4. Konsumsi Makanan Nabati – Biji-bijian, kacang-kacangan, dan makanan tinggi serat membantu jantung sehat dan mengurangi keinginan makanan olahan.

  5. Kelola Stres – Yoga, tai chi, atau sekadar waktu di luar rumah bisa menurunkan tekanan darah.

  6. Tidur Berkualitas – Istirahat cukup secara konsisten penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Baca juga :   Kemenkes Terapkan Label Nutri-Level pada Produk

Dr. Khan menekankan, perubahan kecil tapi konsisten lebih efektif daripada usaha besar sekaligus.

“Pilih apa yang cocok dan bisa dijalankan dalam jangka panjang. Tidak perlu melakukan semuanya sekaligus, tapi setiap langkah penting,” jelasnya.

(vvr)

Berita ini 4 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Buah naga merah segar dibelah dua dengan daging berwarna cerah dan biji hitam kecil terlihat jelas

Kesehatan

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan Tubuh Optimal
Orang berjalan di bawah terik matahari di Jakarta sambil menutupi kepala dengan tangan untuk menghindari panas ekstrem.

Kesehatan

Jakarta Alami Cuaca Panas Ekstrem, BMKG Beri Imbauan
Ilustrasi penderita asam lambung memegang dada karena nyeri setelah makan

Kesehatan

Pantangan Asam Lambung: Makanan Pemicu Wajib Dihindari

Kesehatan

Air Putih Minuman Terbaik Untuk Kesehatan Ginjal
Ilustrasi pria memegang perut akibat rasa begah setelah menyantap hidangan berbuka puasa.

Kesehatan

9 Cara Meredakan Asam Lambung Tanpa Obat Secara Alami
Ilustrasi remaja sakit akibat mengikuti tren kesehatan berbahaya dengan meminum darah sendiri.

Kesehatan

Remaja Minum Darah Demi Hemoglobin, Kondisi Justru Kritis
Ilustrasi seorang anak memegang model usus besar.

Kesehatan

Kanker Usus Besar Pada Usia Muda Terus Meningkat
Seorang wanita memegang secangkir kopi panas saat pagi hari

Kesehatan

Minum Kopi Pagi Turunkan Risiko Kematian Dini