9 Cara Meredakan Asam Lambung Tanpa Obat Secara Alami

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seseorang memegang perut karena terasa begah setelah berbuka puasa.

Ilustrasi seseorang memegang perut karena terasa begah setelah berbuka puasa.

Jakarta, iNBrita.com – Banyak orang mengalami masalah lambung seperti maag, GERD, dan asam lambung naik. Kondisi ini biasanya menimbulkan beberapa gejala, seperti nyeri di perut bagian atas, dada terasa panas, mual, hingga perut kembung.

Mengutip Harvard Health Publishing dari Harvard Medical School, obat memang menjadi cara paling umum untuk mengatasi asam lambung. Namun, Anda juga bisa mencoba beberapa cara alami untuk membantu meredakan gejalanya.

Ahli gastroenterologi sekaligus profesor kedokteran di Harvard Medical School, Dr. Jacqueline Wolf, menyarankan beberapa langkah sederhana untuk menurunkan asam lambung tanpa obat.

Berikut cara yang bisa Anda lakukan.

1. Makan dalam porsi kecil dan perlahan

Perut yang terlalu penuh dapat memicu asam lambung naik ke kerongkongan. Karena itu, sebaiknya makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering. Cara ini lebih aman dibanding makan dalam porsi besar tiga kali sehari.

2. Hindari makanan pemicu asam lambung

Beberapa jenis makanan dapat memicu refluks asam lambung. Jika Anda memiliki masalah lambung, sebaiknya batasi atau hindari makanan seperti mint, makanan berlemak, makanan pedas, tomat, bawang merah, bawang putih, kopi, teh, cokelat, dan alkohol.

Baca Juga :  Dahak Berdarah: Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

3. Hindari minuman bersoda

Minuman bersoda mengandung gas yang dapat menyebabkan Anda sering bersendawa. Kondisi ini bisa mendorong asam lambung naik ke kerongkongan. Sebagai gantinya, pilih air putih untuk menjaga lambung tetap nyaman.

4. Jangan langsung tidur setelah makan

Tunggu setidaknya tiga jam sebelum tidur setelah makan. Kebiasaan tidur setelah makan siang atau ngemil larut malam dapat memicu naiknya asam lambung.

5. Hindari aktivitas berat setelah makan

Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan. Karena itu, hindari olahraga berat setelah makan. Anda masih boleh berjalan santai, tetapi hindari aktivitas yang terlalu berat atau gerakan membungkuk karena dapat memicu asam lambung naik.

6. Atur posisi tidur

Posisi kepala sebaiknya lebih tinggi sekitar 15–20 cm dari kaki saat tidur. Gunakan penyangga khusus pada bagian kepala tempat tidur. Menurut Dr. Wolf, menumpuk bantal biasanya tidak cukup membantu menjaga posisi tubuh yang ideal.

Baca Juga :  Buah Terbaik untuk Energi Saat Berbuka Puasa Ramadan

7. Jaga berat badan tetap ideal

Berat badan berlebih dapat menekan otot yang menopang sfingter esofagus bagian bawah. Kondisi ini dapat mengurangi tekanan yang menjaga katup tersebut tetap tertutup. Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik. Menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

8. Berhenti merokok

Nikotin dalam rokok dapat membuat sfingter esofagus bagian bawah menjadi lebih rileks. Kondisi ini mempermudah asam lambung naik ke kerongkongan dan memicu gangguan pencernaan.

9. Periksa obat yang Anda konsumsi

Beberapa jenis obat dapat memicu refluks asam lambung. Contohnya obat estrogen pascamenopause, antidepresan trisiklik, dan obat antiinflamasi pereda nyeri.

Selain itu, obat bifosfonat seperti alendronate (Fosamax), ibandronate (Boniva), dan risedronate (Actonel) juga dapat mengiritasi kerongkongan karena biasanya digunakan untuk meningkatkan kepadatan tulang.

Jika berbagai cara tersebut tidak membantu atau gejala semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

(VVR*)

Follow WhatsApp Channel inbrita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung
Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat
Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker
Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan
Teranostik Bantu Diagnosis Kanker Tiroid Lebih Presisi
Bahaya Mikroplastik dari Dapur Ancam Kesehatan Keluarga
Risiko Penyakit Jantung Meningkat Akibat Duduk Terlalu Lama.
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bayi Berkeringat Saat Menyusu Waspadai Gangguan Jantung

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:00 WIB

Kenali 5 Gejala Awal Penyakit Ginjal Sebelum Terlambat

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:00 WIB

Dokter Harvard Peringatkan Bahaya 6 Makanan Pemicu Kanker

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:00 WIB

Dokter Ungkap Lima Gejala Kanker yang Terabaikan

Berita Terbaru

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

5 Minuman Malam Hari Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Santunan JKK TASPEN Cair Rp832 Juta untuk Ahli Waris

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (kanan) bersama jajaran saat konferensi pers memaparkan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara di Jakarta, 2026.(Foto : Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Travel

Wisatawan Mancanegara, Pariwisata Indonesia Tetap Tangguh

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Nissan Tekton tampil dengan desain SUV tangguh dan modern, resmi meluncur di India dengan harga mulai Rp 199 jutaan.(Foto: Dok. Nissan)

Teknologi

Nissan Tekton SUV Baru Irit 19 Km Dijual Murah

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:00 WIB

Tecno Pova 8 5G hadir dengan baterai 8000mAh dan fitur Alive Matrix Display yang unik.(foto : Dok.Tecno)

Teknologi

Tecno Pova 8 5G Resmi Indonesia, Baterai 8000mAh

Rabu, 15 Jul 2026 - 16:00 WIB